
Cih" ucap kakeknya sembari berdiri ingin melangkah kakinya menuju pintu
"Mau kemana" ucap Alex bingung
"Bertemu calon Menantu cucuku" ucapnya seraya pergi untuk bertemu Natasha
"Aihhhhh Dasar kakek tuan" ucap Alex mengejek
"Diam Kau juga sudah tua" balasnya dengan nada ejekan
"Aku masih muda..ingat!" ucap Alex membela diri
"Ouh iya 29 tahun sudah tua" Balasnya seraya menutup pintu
"Cik" ucap Alex menyusul sang kakek tuanya itu
Kakeknya menuju ke kitchen
dia baru melangkah kakinya menuju kitchen sudah Menghirup aroma sedap dari masakan
"Wahh aroma nya sangat menggiurkan" Ucap kakeknya masuk ke dalam Kitchen set
melihat Natasha sedang berkutik dengan alat dapurnya,memang tidak se profesional chef tapi dia paham dengan beberapa alat masak ,yang ada di kitchen set Mension Alex
Kakeknya mendekati Natasha
"Wah Menantu idaman,Sedang Buat Apa" ucap kakeknya antusias
Natasha merasa malu,pipinya sedikit merona mendengar pujian kakek Alex
"Eh kakek,udah selesai bicara sama Alex nya" ucap Natasha sekilas melirik kakeknya lalu melanjutkan masakannya
"Hm sudah" ucap kakeknya seraya duduk di kursi,dekat meja marmer granit itu
"Aku sedang buat Dimsum dan broket (kalau di indonesia nya itu kaya risol ya?" ucap Natasha masih sibuk dengan Masakannya
Di sisi lain Alex yang sedang menuju kitchen set mencium aroma harum,yang membuat perutnya itu merasa Lapar
"Aihhh aku baru Saparan tadi ,dan kenapa kau ini lapar lagi" gerutu Alex pada Perut sixpack nya
dia masuk ke dalam Kitchen set melihat Natasha yang sedang berkutik dengan alat masaknya,dengan tampilan simpel namun masih terlihat sexy apalagi dengan rambutnya di Gelung hanya menyisakan anak rambutnya di leher jenjang Natasha
"kenapa dia tambah cantik saja,membuat Diri ini tak tahan"kekehnya Langsung mendekati Natasha
"Hey baby" ucap Alex sembari memeluk Natasha dari belakang
pelukan Alex membuat Natasha terkejut dan akhirnya tangan kanan Natasha tergores oleh pisau
"Auww" pekik nya karena telunjuk tangan kanannya terkena sayatan pisau
",Maaf Baby" ucap Alex langsung menarik telunjuk Natasha dan mencium nya,untuk memberhentikan aliran darah Natasha
__ADS_1
Natasha semakin terkejut atas perilaku Alex yang dia berikan
"Hy apa yang kau lakukan" ucap Natasha
"Diam" Ucap Alex
Natasha melirik Masakannya, Langsung mematikan kompor karena takut gorong
"Ayo......"ucap Alex menarik lembut tangan Natasha menuju kursi marmer itu
"Bawakan Kotak P3K cepat" ucap pada maid yang ada di sampingnya
"Baik tuan" balasnya
Maid itu mengambil kotak P3K di Dalam Laci dekat meja tersebut
dia menyerahkan kotak itu pada sang Tuan
Alex Langung mengambil kotak itu,lalu mengambil beberapa Barang di dalam kotak itu seperti Betadine dan plester luka
Alex dengan hati-hati menutup luka itu dengan alat medis itu,sesekali meniup luka itu
setelah selesai Alex menutup luka Natasha
ia langsung pergi meninggalkan Alex untuk melanjutkan Masakannya
"Hey, terimakasih dulu baby,kau ini Langsung pergi begitu saja" edus Alex kesal
"Aish dasar Kakek mu ini ada di sini,jangan kalian anggap aku ini kamcong ya"ucap kakeknya masih memperhatikan kedua kekasih ini,yang membuatnya merasa iri dengki hahaha
Makanya jangan ada di sini" ucap dingin Alex
"Cik,kau ini mengusir ku ha" ucap kakeknya tak mau kalah
"Ya mungkin seperti itu" ucap Alex seraya memperbaiki duduknya
"Dasar Cucu Laknat" ucap kakeknya seraya menyuruh maid untuk Mengambilkannya minum,Ocehan Alex membuatnya merasa tenggorokannya terasa kering
Natasha yang melihat dan mendengar kedua Laki laki itu hanya menggelengkan kepalanya
"Kakek dan cucu,sama saja keras kepala" gumam Natasha dalam hati
di tempat lain yaitu di keberadaan keluarga Natasha
Lalisa menangis dan frustasi di dalam kamarnya
"Mommy katanya Alex akan membuang Natasha setelah dia bosan dengan anak itu,tapi kenyataannya dia malah akan menikahi nya,iiish" ucap Lalisa menangis sesenggukan mendengar ucapan anak buahnya Alex yaitu sander
Alex sengaja memerintahkan sander untuk pergi ke hunian Natasha memberitahu pernikahan dengan Natasha,yang membuat ayahnya Natasha terkejut bukan main apalagi dengan ibu dan anak tiri itu
lalisa yang jatuh hati pada Alex saat pandangan pertama,merasa marah dan kecewa karena tidak sesuai ekspektasi dia
__ADS_1
Karena Bagi dia, Natasha hanya wanita pembangkang dan keras kepala,mana mungkin Alex tahan dengan sikap dia,pasti Natasha akan di buang oleh Alex seperti kupu-kupu malam (******),dan dia akan masuk ke dalam kehidupan Alex
tapi semuanya sudah pupus karena si Natasha gila itu,pupuslah impian dia memiliki kekasih milyuner tampan di tambah dia seorang mafia,sungguh keren jika dia bersanding dengan Alex.
tapi Takdir tidak mendukung impian gadis itu
"Mommy aku lebih cantik,lebih sexy dari pada dia,tapi kenap dia memilih Natasha gila itu" ucapnya seraya memeluk erat Mommy itu (ibu tiri Natasha)
"Tenang kan dirimu nak,kau akan mendapatkan yang lebih dari alex" ucap ibunya menenangkan anak nya itu
"Gak,gak bisa tenang,siapa lagi yang bisa ngalahin Alex,gak da Mommy" ucap Lalisa menjauhkan pelukannya
"Tapi kita tidak bisa apa apa,dia seorang mafia, apapun yang membuat hidup nya terusik,dia bisa membunuhnya seperti kecoa, Mommy tidak mau kamu kenapa Napa" ucap mommy nya menasihati lalisa
"Apa yang Aku ingin kan,akan menjadi milikku titik" ucap nya seraya pergi keluar kamar
"Mau kemana" ucap mommy nya
"Ada Urusan sebentar,mungkin aku gak akan pulang" ucap Lalisa sudah bersiap dengan pakaian sexy nya
"Dasar Anak itu" ucap mommy menggelengkan kepalanya,dengan obsesi sang putri nya itu
Di sisi lain
Natasha sudah membereskan Masakannya,lalu ia menyajikan masakan tersebut ke atas meja makan
" kakek Alex coba lah,apa enak aku tidak tau" ucap Natasha kikuk
"Masakan kekasihku pasti enak" Ucap Alex bangga serta menduduki bokongnya di atas kursi makan
"dari aromanya saja sudah menggiurkan,apalagi rasanya" kakeknya tak mau kalah memuji Natasha
Natasha hanya duduk di dekat Alex dia merasa Malu hingga pipinya sedikit merona,karena pujian Mereka berdua
mereka menyantap masakan Natasha
"Wahh perfect " ucap kakeknya seraya mengunyah dimsum buatan Natasha
"very perfect" ucap Alex seraya Mengecup kening Natasha
Natasha tambah merasa malu dengan pujian mereka
"Apakah seenak itu" ucap Natasha melihat mereka dengan lahap memakan makanan buatan ya
" heel goed lieverd" ucap Alex dalam bahasa Belanda
"bedankt voor het compliment " balas Alex tersipu malu
" Cucuku,tidak akan kekurangan gizi saat kau bersama nya" ucap kakeknya masih mengunyah makanan itu
"
__ADS_1