
Mereka bertiga sarapan tanpa bicara hanya suara tabrakan antara sendok dan garpu
"Entah apa lagi yang akan terjadi huuu"gumam Natasha sembari menghembuskan nafasnya
setelah beberapa menit mereka selesai dengan sarapannya masing-masin,tiba tiba seorang anak buah Alex menghampiri mereka
"Maaf tuan dan nyonya,saya di beri perintah oleh tuan Alex agar nona lalisa segera pulang" ucap dia saat sudah berdiri di hadapan mereka
lalisa yang meneguk air, akhirnya tersedak mendengar perkataan dia
"Aku baru saja selesai sarapan,masa udah di usir sih" ucap Lalisa kesal
"nanti saja 1 jam lagi,aku masih ingin disini,lagi pula aku tidak menggangu siapapun disini"ucap lalisa
"Maaf ini perintah" ucapnya kembali
Kakek dan Natasha hanya melihat mereka berbicara tanpa membalas perkataan lalisa dan anak buah Alex
"Ok Gue pulang" ucapnya langsung pergi mengambil barang-barang dia dalam kamar,tanpa berpamitan pada Natasha ataupun kakeknya alex
"iish awas aja Lo Natasha,gue rebut Alex dari loh,tunggu aja Lo"ucap lalisa kesal dia ulang tidak mendapatkan hasil apapun
Sungguh harapanha sirna,dia ingin merayu Alex,tapi sebelum ia melakukannya dia sudah di usir duluan,kasian....
"Cik,dasar wanita tidak sopan" ucap kakeknya memalingkan wajah
Natasha hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, mendengar perkataan kakeknya itu
"Dia sangat berbeda dengan mu 100 derajat..huu untung Alex membawa mu bukan wanita itu" ucap kakeknya bersyukur
Natasha hanya tersenyum samar mendengar perkataan kakeknya
"ouhh Iyah..apa Alex akan pulang malam ini" ucap kakeknya tiba tiba
"mungkin,tapi belum pasti ke" ucap Natasha seraya memberikan tempat Sarapan mereka
"Sudah biar maid yang membersihkannya,sekarang beristirahat atau jalan jalan di sekitar Mension,aku yakin kamu bosan" ucap kakeknya
"Hmm emang boleh ke" ucap Natasha menyakinkan
"Tentu,tapi jangan jauh jauh ingat" perintahnya
"Tentu,aku hanya pergi ke taman Bunga saja" ucapnya kembali seraya menampilkan senyum manisnya
"Baiklah,kakek pergi dulu,ada urusan" ucap nya seraya pergi meninggalkan Natasha
"Baik ke" ucapnya kembali
"Huuu Akhirnya bisa Merasakan Ketenangan" ucap Natasha seraya meninggalkan ruangan makan,yang sebelumnya sudah di ambil alih oleh maid agar membersihkan bekas sarapan mereka
di sisi lain
------
Alex masih dengan posisi sama Tengah duduk di atas kursi kebesarannya
"Bagaimana?" ucap Alex seraya melihat anak buahnya melihat kondisi barang Ilegalnya,dan Kondisi anak buahnya
"Beres bos, mereka melakukan apa yang bos katakan" ucap anak buahnya
"ingat semuanya harus sesuai,saya tidak ingin mendengar kegagalan,mereka sudah membayar 2× dari harga,jangan mengecewakan nya"ucap Alex tegas terkesan dingin
"Siap bos"ucap anak buahnya
Flashback
------Alex memerintahkan anak buahnya agar menenggelamkan tubuh mereka ke laut saat polisi akan membawa untuk di periksa karena kapal Ilegalnya,dan Untungnya Alex memindahkan semua barang Ilegalnya tepat waktu,Jadi saat Polisi itu mengeledah isi dari kapal tersebut,tidak di temukan apa-apa,hanya menemukan beberapa peti ikan mati.....
........Namun polisi itu masih curiga apa yang mereka lakukan di lautan itu,dan mana mungkin hanya sebagai nelayan karena pakainya tidak kontras dengan nelayan pada umumnya,apalagi ini kapal ilegal...
"mereka sedang dalam perjalanan bos" Ucapnya anak buahnya kembali
"Baiklah,aku akan pergi,sudah lama aku tidak melihat Perusahaan ku" ucapnya bangkit dari kursi,seraya di ikuti beberapa anak buahnya
"Dengar aku akan kembali,dan ya aku harus mendengar berita kalau senjata dan barang ku sudah ada di tangan mereka,karena mereka pelanggan tetap kita" ucapnya kembali seraya menjauhi ruangan itu
"Baik Bos" ucap mereka menundukkan badan mereka tanpa penghormatan
Alex berjalan Dengan anak buahnya yang setia ada di belakangnya,dia menjauhi markasnya dan masuk ke dalam mobil Lamborghini hitamnya dengan di ikuti oleh anak buahnya memakai mobil sedan Corolla Altis hitamnya
Alex melanjutkan perjalanannya menuju perusahaannya,sudah beberapa hari ini ia tidak melihat para pegawai apakah becus atau tidak menangani perusahaan,di taman lagi sander memilik beberapa pekerjaan tambahan dari nya,dan dia tidak mau membebani terlalu berat sander,jadi dia Akan mengurus perusahaan yang ia kelola secara Baik
----Dia Sudah berhenti di halaman parkiran VVIP perusahaannya,lalu ia pergi ke dalam perusahaannya dengan di temani oleh anak buahnya yang sedari tadi ada di belakangnya
semua karyawan berdiri dan tertunduk hormat saat atasan sedang berjalan menuju lift VVIP
Alex tidak memedulikan mereka,dia kembali dengan sikap tegas dan berwibawa nya masuk ke dalam lift tersebut
------Mension Alex
Natasha sedang Menikmati pemandangan indah di taman bunga dengan ketenangan dan kesunyian yang ia ingin dapatkan selama ini,Dia memetik beberapa bunga untuk merangkai nya sebagai hiasan di atas meja,namun saat dia sedang Melakukan Itu terdengar ada seseorang yang memanggilnya,dan ternyata itu adalah maid
__ADS_1
"Nyonya....."ucap maid itu
"Ya apa?" ucapnya tanpa melirik maid tersebut,ja masih fokus pada Bunga Nya
"Tuan menelpon,dan ingin berbicara dengan nyonya"ucap maid nya
"Iiish dasar tak bisa membuat orang tenaga sebentar saja" gerutu langsung mendekati maid itu ,seraya mengambil telpon itu.
"Apa?....." ucap Natasha agak membentak
"Aku merindukanmu" ucap Alex dalam telpon itu
"Dih belum satu hari aja,udah rindu" gerutu Natasha
maid yang mendengar percakapan mereka,hanya tersenyum seraya menjauhkan dirinya agar tidak menggangu kedua pasangan itu
""Aku belum makan" ucap Alex kembali
"Ya makan lah,bukan nelpon,lagi sibuk nih" gerutu Natasha seraya mengambil keranjang bunganya
"Aku ingin kamu memasak dan mengantarkan padaku" ucap Alex
"Dih...Idih Manja Sekali anda tuan'" ngomel Natasha
"Aku Tunggu Di kantor santu jam lagi baby, I Love You" ucap Alex seraya mematikan telpon itu secara sepihak
"Ni Orang gue gentok juga palanya,seenak jidat kalau ngomong"gerutu Natasha Tampa henti sembari memberikan telpon dan keranjang bunganya kepada maid tersebut
"Bersihkan Bunganya,setelah itu taroh di atas meja" ucap Natasha pada maid tersebut
"Baik Nyonya" balasnya
"Dan Ya,tolong katakan pada sopir aku akan ke kantor Alex satu jam lagi" ucapnya kembali seraya menjauhi maid tersebut
"Baik Nyonya" balasnya
Dia sudah sampai di Dalam kitchen ,dia hanya memasak makan sederhana karena takut tidak cukup waktunya di tambah lagi perjalanan,dia tidak mau melihat Alex mengomel karena ia telat membawanya makan
setelah 30 menit ia memasak,dia bergegas pergi menaiki tangga untuk pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya, meskipun memakai celemek,tapi bau masakan itu menempel pada bajunya,tidak epik kalau ia pergi ke kantor Alex dengan bau masakan itu
Dia sudah bersiap,lalu kembali menuruni tangga mengambil makan yang sudah di wadahi oleh maid,baru ia meninggalkan Mension itu dengan mobil sedang berwarna putih dengan empat anak buah Alex dengan mengendarai mobil yang berbeda tepat di Belakan mobil Natasha
Di dalam perjalanan ia hanya melihat pemandangan di balik kaca mobil yang belum ia lihat beberapa hari ini karena ulah Alex
"Huuuu sudah lama aku tidak berjalan menyusuri jalan,melihat pohon²berguguran, berbelanja, Ngumpul² sama temen,ah aku ingin merasakan lagi bekerja,tapi sekarang jangan harap bisa seperti itu,keluar sejengkal saja dari penthouse sudah ada 3 orang yang ngikut,apalagi keluar ada kali nya 10,ke presiden aja"gumam Natasha dalam hati
Huu kasian .....
dan sekarang masuk ke dalam parkiran VVIP,Lalau sopir membukakan pintu mobil
dengan beberapa anak buah Alex sudah keluar dari mobil masing masing, Natasha keluar dari mobil Menampakan perusahaan yang super besar,berlipat lipat besar dari perusahaan ayahnya
"Mari Nyonya saya antar"ucap penjaga kantor itu yang sudah ada di dekat mobil Natasha
"Tidak Usah,nyonya akan kami antar" ucap anak buah Alex dengan tatapan datarnya
Mereka Memakai pakaian serba hitam dengan kacamata untuk pelengkap tampilannya
------Sungguh Natasha kaya artis papan atas,yang harus di jaga ketat-------
-
-
-
Natasha Hanya menatap mereka dengan tatapan
"malasnya,tinggal masuk apa susahnya sih,heran gue" Gumamnya
"Mari Nyonya"Ucap Salah satu anak buah Alex
"Ya" ucapnya dengan malas
Natasha masuk ke dalam perusahaan yang besar dan megah itu
banyak karyawan yang berlalu lalang di depannya,sesekali Membungkuk badan mereka tanda hormat kepada calon istri bos mereka
Natasha yang melihatnya hanya tersenyum kecut
Tapi Natasha aga risih,karena ada beberapa karyawan menatap sinis,mungkin iri dengki karena Natasha wanita biasa dapat seorang bos miliarder
Sungguh dia malas masuk ke dalam perusahaan Alex, Natasha yang di ikuti oleh anak buahnya Alex membuat beberapa pegawai wanita berbisik-bisik tentangnya
"Wah tambah cantik saja" ucap salah satunya
"Tentu, bagaimana tidak perawatan juga pasti mahal" timbal dari yang lain
"Tuan pasti sangat mencintainya dia"Ucap mereka yang terdengar oleh Natasha namun samar samar
Natasha tidak memperdulikan perkataan mereka,entah kenapa dia sangat malas,harunya dia menikmati ketenangannya Bukan di sini bertemu si mesum itu.
__ADS_1
Natasha masuk ke dalam Lift VVIP,sedang para penjaga Natasha masuk ke dalam Lift yang ada di sebelahnya,karena mereka tidak di izinkan untuk berdekatan dengan Nyonya apalagi satu Lift bersamanya,bisa bisa mereka menjadi santapan serigala tuanya.....
Beberapa menit mereka keluar bersamaan, Natasha dengan Langkah elegannya memasuki ruangan Pegawai dengan jabatan tertinggi karena berdekatan dengan ruangan Alex
Beberapa orang Membukukan badan mereka,menyambut calon nyonya besar bos mereka, Natasha hanya menganggukkan kepalanya,lalu ia menjalankan kembali kaki jenjangnya yang mulus,karena dia memakai dress selutut dengan bagian tertutup namun menampilkan pundak mulus Natasha
"Sungguh cantik" itulah yang di ucapan beberapa pegawai Alex yang melihat Natasha,apalagi dengan rambutnya sedikit bergelombang dengan jepit rambut berbentuk Bunya mawar dengan berlian, menambah kesal mahal dan elegan
akhirnya Natasha sudah berada di depan pintu yang bertulisan CEO,dia masuk tanpa mengetuk terlebih dahulu yang memperlihatkan Alex yang sedang fokus pada Berkas berkas yang menumpuk di samping kanan dan kirinya,sampai sampai tak sadar bahwa Natasha ada di depannya.
Sementara itu anak buah Alex yang mengantar dan menjaga Natasha tidak masuk ke dalam ruangan yang bertengger kan nama CEO,karena ingin menjaga privasi sang Bos Besar
"Apa dia sangat fokus, Sampai tak sadar aku ada di sini" ucap Natasha mendekati Alex
Natasha melirik Alex sekilas lalu melihat beberapa berkas yang Alex bukan tutup itu dengan, mendongokan badannya.
sementara Alex yang fokus pada dokumen,masih tidak sadar bahwa sekarang Natasha,sangat dengan dengannya.
Seketika Natasha memiliki pikiran jail yang terpikir dalam otaknya saat ini
Dia meniup tiup kertas dokumen itu,dan beralih meniup rambut Alex,karena posisi mereka sangat dekat dengan Natasha yang mendongokan badannya hingga posisi Alex ada di bawah wajahnya,yang terhalang menjaga,dengan sedikit menjijitkan kedua kaki jenjangnya
Alex yang merasakan tiupan itu langsung beralih ke atas kepalanya karena merasakan tiupan itu
"Honey" ucap Alex Terkejut
"Hahahaha" ucap Natasha puas melihat Alex terlihat karenanya
"Kenapa baby mengangetkan ku"ucapnya menutup kertas dokumen itu,lalu meletakan dia atas meja kerjanya
"Kau terlalu fokus,sampai Samapi tak menyadari ku,sudah ada di sini" ucapnya masih dengan tawanya
"Baby Jangan tertawa,tidak lucu" ucap Alex memelas
"Tapi menurutku lucu" balasnya dengan tawa
"Berhenti,atau aku akan meraut bibirmu lagi baby" ucapnya berhasil membuat Natasha berhenti tertawa saat itu juga
"Dasar mesum" ucapnya lagi
"Kau harus di ancam,baru patuh" ucap Alex berdiri mendekati Natasha lalu memeluknya
"Hey apa yang kau lakukan" ucapnya seraya Melepaskan pelukan Alex
"Aku merindukanmu baby" ucapnya seraya mencium pundak Natasha yang tak tertutup itu
"Baru satu hari aja,udah Rindu" ucap Natasha tak percaya dengan apa yang di katakan Alex
"ya aku juga bingung,tapi aku tak bisa menahan rindu ini" ucap Alex mengigit kecil leher jenjang Natasha
"Awww sakit tau" cicit Natasha menepuk pundak Alex
"sorry honey,aku merindukan mu"ucapnya lagi mempererat pelukannya
"Ya tapi lepaskan dulu pelukan,aku sesat" ucap Natasha kembali
"Hmm baiklah"balasnya seraya melepaskan pelukannya
"Ni aku udah bawain makan untukmu" ucap Natasha seraya memberikan kotak makan itu
"Suapin" ucap Alex manja
"Dih makan sendiri" ucap Natasha dengan tatapan malasnya
"Suapin" ucap Alex seraya menyeret tangan Natasha dengan lembut menuju sofa yang ada di sebelah kanan ruangan alex
"Cik Manja sekali" ucap Natasha seraya mendudukkan bokong nya ke atas sofa,dengan Alex
"Mungkin Ini,efek merindukan mu" balas Alex dengan nada manjanya
--- seumur-umur Alex yang memiliki sikap dingin dan Cuek,seketika menjadi lemah lembut bahkan sekarang manja,dan ya dia akan takluk jika berhadapan dengan gadisnya alias Natasha sang penakluk pria dingin dan angkuh itu-----
"Ini Hanya sehati Alex,jangan berlebihan deh" ucap Natasha heran dengan apa yang Alex katakan rindu,seraya menyendok makan itu ke dalam mulut alex
"Rindu apaan baru gak ketemu satu hari aja Dah rindu"Ucapnya tak merasa percaya
"Tapi menurutku seperti tak bertemu bertahun tahun" ucap Alex seraya mengunyah masakan Natasha
"Dih jangan gombal deh" ucap Natasha memutar bola matanya malas'
"Aku Tidak berbohong benar" ucap selesai mengunyah makanannya
"Terserah" balasnya seraya menyendok lagi makanan itu ke mulut alex
"Selasa dengan Makana itu, Natasha hanya bersandar sembari membaca beberapa buka yang ada di rak sebelah kiri Alex,sisi lain Alex sedang memeriksa semua berkas itu,karena Natasha tidak di ijinkan pulang,ya terpaksa Natasha harus menunggu Alex hingga selesai
lama kelamaan Natasha merasa ngantuk menerjangnya,lalu ia memperbaiki posisi tubuhnya lalu tertidur dengan kepala di atas leher sofa
Alex yang melihat Natasha tertidur,karena menunggunya hanya tersenyum simpul,seraya berdiri membuka jas nya lalu menyelimuti tubuh Natasha dengan jas mahalnya
"good afternoon baby " ucap Alex seraya mengecup kening Natasha,lalu berbalik mendekati meja kerjanya,ia ingin membereskan semua perkejaan dengan cepat,agar Natasha tidak tidur di atas sofa dengan lama,tapi dia juga bisa memindahkan Natasha ke dalam ruangan rahasia,yang berguna untuk dirinya beristirahat saat waktunya si sita oleh pekerjaan,namun karena dokumen saham yang ia haru periksa dengan segera,jadi dia membiarkan Natasha sementara tidur di sana
__ADS_1