Oh My Badboy

Oh My Badboy
E.m.p.a.t


__ADS_3

**Typo itu bakatku, maklumi yak **:)


Selesai cuci piring Cakra beranjak ke ruang tengah dan menonton tv, sedangkan Adara sudah sejak tadi pergi ke kamar.


07:34 PM


Cakra mulai bingung kenapa Adara dari tadi hanya berada di dalam di kamar terus, akhir nya dia memutuskan ke kamar mereka mengecek nya. saat Cakra langsung mengedarkan pandangan nya dan tidak menemukan sosok yg dia cari, dia mencoba membuka pintu kamar mandi dan tidak terkunci, itu menandakan Adara tidak ada di kamar mandi.


Kemudian Cakra pergi ke balkon kamar, dan dia langsung melihat Adara yg duduk termenung dengan pandangan kosong memeluk lutut nya yg di tekuk.


"Dar, lo ngapain duduk disini, ayo masuk diluar dingin" ucap Cakra yg mencoba membujuk Adara dengan lembut seraya mendekati Adara dan sekarang berdiri di samping Adara yg masih duduk diam tak membalas perkataan nya.


Cakra pun ikut diam beberapa saat, dia sempat berpikir apakah dia melakukan kasalahan atau apa tidak, untuk saat ini Cakra masih sedikit sulit memahami suasana hati Adara.


Jujur sebenarnya Cakra tidak tau cara memperlakukan wanita dengan benar karena selama ini dia jarang sekali dekat dengan yang nama nya wanita, tapi lain dengan Adara, entah kenapa kalau di depan nya Cakra melakukan apa saja sesuai arah dengan hati nya.


Merasa tak di respon, akhir nya Cakra jongkok di depan Adara yg dari tadi masih melamun.


"Dara ayoo, mikirin apa sih?! ayuk masuk" ucap Cakra lagi masih dengan nada lembut seraya memegang punggung tangan adara dan mengusap nya pelan.


Adara yg menyadari tangan nya bersentuhan dengan Cakra spontan langsung milirik mata Cakra datar, Adara masih tak bersuara. Dia masih bergelut dengan pikiran nya sendiri dan akhir nya dia berdiri hingga Cakra kembali menarik tangan nya.

__ADS_1


Adara langsung masuk ke kamar begitu saja tampa menghiraukan Cakra. Meskipun begitu Cakra mencoba untuk tetap memaklumi istri nya yg bersikap seperti itu karna keadaan mereka berdua memang masih sulit di terima oleh Adara.


Cakra memilih merokok di balkon untuk mengalihkan pikiran nya dari Adara yg entah kapan akan menerima nya.


Selesai merokok Cakra masuk kembali ke kamar mereka, "Dar lo udah lapar belum? Kita makan di luar aja yak? " ajak Cakra yg sukses membuat Adara menoleh dari handphone nya, Adara sebenar nya sudah lapar juga karna sekarang memang sudah jam 8 malam lewat.


"Gue ganti baju dulu" jawab Adara singkat lalu langsung beranjak dari kasur ke kamar mandi.


"Nih anak kalau di ajak makan ajaa baru ngeluarin suara"~ batin Cakra.


setelah Adara berganti pakaian, barulah mereka berdua pergi untuk makan di luar, awal nya Cakra bertanya pada Adara ingin memakan apa, tapi Adara menjawab nya dengan acuh tak acuh. dia menjawab 'terserah', satu kata yang paling laki-laki tidak sukai ketika bertanya.


~~


"Dar kok diem mulu sih? Gue ada salah atau begimana? Masa kita harus diem gini mulu, gak bisa apa ya lo berlaku normal, setidak nya di luar rumah?! " ucap Cakra yg sebenar nya tidak yakin akan di respon oleh Adara.


"Gue belum bisa nerima ini semua, apalagi nerima lo" balas Adara yg masih tetap menatap meja di depan nya.


"Jadi gue harus gimana biar lo mau nerima gue? Andai gue bisa ngerubah keadaan gue juga gak mau ambil kebahagian lo dar" Adara diam mendengar ucapan Cakra barusan.


"Yaudah kita pulang aja deh" ucap Cakra yg tiba-tiba berdiri, dia kesal karna dari kemarin Adara berlaku seperti dia tidak pernah ada, padahal dia sudah berusaha untuk mengerti Adara, kendatipun dia harus mengesamping kan ego dan harga diri nya.

__ADS_1


Adara mulai tidak enak setelah mendengar Cakra bicara dengan nada kesal barusan, tanpa di suruhpun dia langsung beranjak mengekor di belakang Cakra yg jalan nya super cepat membuat nya harus sedikit berlari untuk menyeimbangi langkah kaki Cakra.


Sebenarnya Adara bukan tidak mau menerima Cakra, dia hanya takut jatuh hati ke Cakra, dia takut Cakra tidak bisa menjaga hati nya, dia juga takut kalau Cakra hanya terpaksa hidup bersama dengan nya, dan masih banyak lagi alasan Adara untuk tetap mendiami Cakra sampai sekarang.


Adara hanya berusaha menjaga hati nya karna dia berpikir nanti juga akan berpisah dari Cakra, ia yakin Cakra tidak akan menyukai gadis biasa seperti dia maka nya dia memilih menutup hati nya rapat-rapat dari Cakra.


~09:13 PM


Cakra membuka pintu apartement tapi dia tidak langsung masuk dan malah berdiri di samping pintu, "Lo masuk gih" ucap Cakra datar, menandakan kalau dia masih kesal sama Adara.


"Lo gak masuk?" balas Adara menantap mata Cakra. dia heran kenapa Cakra menyuruh nya masuk sedangkan dia tidak.


"Gak, gue mau kerumah rio aja, jangan lupa kunci pintu balkon di kamar" ucap Cakra masih datar lalu berbalik ingin meninggalkan Adara.


"Pulang jam berapa?" tanya Adara lagi dan sukses membuat Cakra menghentikan langkah nya.


"Gue gak pulang, gak usah nungguin, langsung tidur aja kalau capek" balas Cakra lagi dengan nada yg masih datar. Cakra ingin melanjutkan langkah nya, tapi tiba-tiba ujung lengan baju nya ditarik, dia menengok dan sudah pasti yg menarik baju dia pasti Adara.


**Next part yak, jangan lupa like dan komen guys♡


Maafkan kalau alur nya lambat atau gak jelas,maap yee**.

__ADS_1


makasih yang sudah mau baca :)


__ADS_2