Oh My Badboy

Oh My Badboy
E.m.p.a.t.p.u.l.u.h


__ADS_3

03 : 10 AM


Adara terbangun dari tidu rnya, tenggorokannya terasa kering hingga membutuhkan air. Pertama kali dia bangun dia sudah tidak menemukan Cakra yg tadi nya tidur di samping nya.


Adara mengusap mata nya sebentar lalu duduk dan mengambil botol minum pink yg berisi air di atas nakas samping tempat tidur nya.


Karna Cakra tidak berada di samping nya Adara mengurungkan niat nya untuk kembali tidur. Dia berdiri kemudian beranjak mendekati pintu balkon yg terbuka, dan benar saja Cakra suami nya tengah berdiri termenung sambil mengisap rokok nya.


"Ngapain disini? Ga pake baju lagi!?" tanya Adara seraya menghampiri Cakra yg sudah menoleh pada nya.


Cakra langsung mematikan rokoknya yg memang hampir habis di hisap nya.


"Kamu lagi banyak pikiran yah?!" tanya Adara lagi karna pertanyaan sebelum nya tak di gubris Cakra.


"Enggak, tadi ke bangun aja" balas Cakra seraya merangkul Adara yg berdiri di samping nya.


"Dar.."


"Hm?" balas Adara yg sudah mengalihkan pandangan nya ke Cakra.


"Kamu beneran pengen ikut Camping itu yah?"


"Iyah, emang kenapa? Kamu ga bolehin yah?"


Cakra menghela nafas berat nya.


"Nggak, boleh kok!"


"Terus kenapa nanya?"


"Pengen nanya aja, sapa tau kamu berubah pikiran" jawab Cakra seraya menampilkan senyum tipis nya pada Adara.


"Apaan sih ga jelas banget dah" keluh Adara.


"Ayo tidur, besok kesiangan baru tau rasa loh!" pinta Cakra seraya mendorong bahu Adara pelan agar masuk kembali ke kamar.


"Yang bangun duluan kan kamu!" timpal Adara menyalahkan.


"Iyah aku salah, ayo!" pasrah Cakra.


~~


07 : 30 PM


Hari jumat di malam hari, Pembukaan Camping SMA Bakti Jaya akhir nya di mulai, Camping tahunan ini memang tidak pernah terlewatkan sejak sekolah ini di dirikan.

__ADS_1


Semua siswa siswi terlihat bersemangat termasuk Adara Ayu dan Devi. Mereka bertiga ikut heboh ketika kegiatan Camping resmi di buka. Semua orang bersorak ria kecuali Cakra yg dari tadi hanya memerhatikan Adara dari barisan nya.


Cakra terlalu serius memandangi Adara, sampai dia tidak sadar ada seorang perempuan yg sudah berdiri di samping nya sedaritadi. Perempuan itu adalah Vanya, kaka kelas sekaligus mantan terakhir Cakra, dia juga salah satu alumni SMA Bakti Jaya jadi maklum dia bisa berada disini.


"Hallo Cak!" sapa Vanya seraya tersenyum lebar hingga menampilkan lesung pipi nya yg manis.


"Vanya?!" Cakra terbelalak kaget ketika menyadari bahwa yg menyapa nya adalah Vanya, mantan nya.


"Iyah, lama ga ketemu. Kamu apa kabar?" tanya Vanya dengan ramah.


"Baik, kirain kamu ga bakal ikut acara Camping ini nya"


"Ya ikut dong, atau kamu ga berharap aku ikut yah Cak?" tanya Vanya dengan tatapan penuh selidik pada Cakra.


"Nggak kok!" jawab Cakra canggung sembari menggaruk tengkuk nya yg tidak gatal.


"Oh yaudah, aku ke Bu Ditta dulu yah Cak, nanti kita ngobrol lagi!" pamit Vanya lalu beranjak meninggalkan Cakra yg masih dengan ekspresi kaku nya.


"Udah gue duga dia bakal ikut!" -batin Cakra.


Vanya adalah mantan terakhir Cakra sekaligus mantan yg paling sulit ia lupakan. Saat bertemu tadi pun dia sempat bingung, jantung nya yg berdetak dua kali lebih cepat karna kaget atau karna masih menyimpan rasa terhadap gadis yg satu tahun lebih tua darinya itu.


"Hah apasih yg gue pikirin!"Cakra mengusap wajah nya frustasi, bagaimana bisa dia sekarang bingung dengan perasaan nya dengan Vanya, padahal sudah jelas sekarang dia adalah milik Adara istri nya.


"Hey bruhh, maap telat" sapa Dion dan disusul Azka dan Rio di belakang nya.


"Eh Cak, tadi gue liat Vanya. Lo udah ketemu belum?" tanya Rio tiba-tiba.


"Udah" jawab Cakra malas.


"Beneran lo Cak? Terus dia ngomong sesuatu ga? Minta maaf atau apa gitu?" timpal Dion.


"Kagak ellah! Nanya kabar doang"


"Lo bedua ga usah bahas Vanya deh, udah lewat juga!" tambah Azka tiba-tiba menengahi.


"Ya kan sapa tau tuh senior minta maaf ke Cakra, secara yg dia lakuin ke Cakra sadis begete!" ucap Dion dengan santai nya.


"Udah ah, gue ke Adara dulu. Sana cari makan, bentar lagi di suruh kumpul di lapangan!" ucap Cakra lalu beranjak meninggalkan tiga teman nya itu.


~~


"Udah makan belum?" tanya Cakra  sukses membuat Adara yg sedang mengobrol langsung menoleh.


"hm? Belum" balas Adara masih dengan ekspresi kaget nya.

__ADS_1


"Yaudah sini!" Cakra langsung menarik tangan Adara pergi dari teman-teman nya. Sedangkan Adara hanya bisa melambaikan tangan nya seraya tersenyum memberi kode pada Ayu dan Devi bahwa dia akan pergi bersama Cakra.


Setelah berjalan cukup jauh dari lokasi camping barulah Cakra menghentikan langkah nya dan langsung menyuruh Adara duduk di kursi yg sudah tersedia dengan meja nya itu.


"Kok makan disini? Kenapa gak gabung sama yg lain di dekat lapangan?" tanya Adara dengan tatapan keheranan.


"Makanan disana ga bagus buat kamu, ga sehat! Aku bawain makanan khusus dari luar" jelas Cakra seraya manaruh paperbag yg dia bawa dari tadi dan ternyata isi nya makanan yg dia beli sebelum menemui Adara.


Fyi lokasi Camping mereka memang di adakan di dalam sekolah, karna jika di adakan di luar sekolah akan banyak mendapat tentangan dari orang tua murid. Lokasi tenda mereka di taruh di sekitar lapangan bola agar bisa muat banyak tenda. Sedangkan tempat makan Adara dan Cakra sekarang ada di taman sekolah, jadi lokasinya cukup jauh dari pusat Camping dan suasana nya pun remang-remang membuat Adara sedikit was-was takut ketahuan guru dan panitia camping.


"Kamu ga takut apa ketahuan guru kalau kita beduaan trus gelap-gelapan disini?" tanya Adara seraya mengedarkan pandangan nya ke sekeliling taman yg minim pencahayaan.


"Gak" jawab Cakra singkat seraya menyodorkan makanan di depan Adara.


"Cepet makan!" sambung nya lagi.


Adara mengambil sendok makan nya lalu ingin menyendok makanan nya tapi dia urungkan, sendok kembali dia letakkan ke tempat nya semula.


"Mood kamu masih belum baikan yah? Ketus banget sama aku! Segitu ga suka nya yah ikut Camping?"


Cakra diam tak menjawab, dia malah melanjutkan aktivitas makan nya membuat Adara mendengus kesal.


"Yaudah habis makan kita pulang aja!" kesal Adara lalu menyendokan makanan ke mulut nya kasar.


~~


Setelah mereka selesai makan Cakra langsung berdiri membuat Adara menatap nya keheranan.


"Kamu mau kemana? Kok buru-buru!" tanya Adara.


"Pulang lah, tadi katanya mau pulang!" balas Cakra dengan santai plua ekspresi datar nya.


"Ih kok di sanggupin beneran! Aku ga beneran mau pulang tau, kamu mah jahat banget Cak!" keluh Adara sedikit merengek.


Cakra mendengus pelan kemudian menangkup pipi Chubby Adara lalu mencium kening nya lembut.


"Yaudah kalau gitu ayo ke lapangan" ajak Cakra dan sukses membuat Adara mengukir senyum nya kembali.


♡♡


(・'з'・)


Gemes sendiri aing sama Adara wkwkwk..


makasih sudah mau baca :)

__ADS_1


__ADS_2