Oh My Badboy

Oh My Badboy
extra part


__ADS_3

 "Cak kita belanja bulanan yuk, mumpung kamu libur kan" pinta Adara yg masih duduk menyender di bahu Cakra.


"Okeh tapi siangan yah, aku masih pengen tidur hehehe"


"Iyah oke"


~~


01 : 40 PM


Sesuai permintaan Adara tadi pagi Cakra menemaninya untuk belanja bulanan, Cakra mengekor di belakang Adara yg sibuk memilih belanjaan seraya menggendong Aksa yg terus memainkan wajahnya dari tadi.


"Aku pergi ambil daging dulu yah, kamu tunggu disini aja" ucap Adara dan dibalas Cakra dengan anggukan mengerti.


Cakra kemudian mengalihkan atensinya pada cemilan-cemilan yg berjejer rapi.


"Kamu pengen ini kan nak?" tanya Cakra pada Aksa yg tentu saja tidak akan di jawab. Dia menunjukkan berbagai macam cemilan pada Aksa yg sebenarnya belum bisa di makan oleh Aksa.


"Pengen kan? Yaudah beli deh" ucap Cakra seraya memindahkan cemilan-cemilan tersebut ke troli yg di tinggalkan Adara.


Saat Adara kembali troli belanjaannya sudah terisi setengah, Adara langsung menatap Cakra penuh selidik sedangkan yg di tatap hanya memasang cengirannya tanpa dosanya.


"Kamu yakin beli ini semua?" tanya Adara memastikan.


"Kata Aksa iyah" jawab Cakra asal.


"Hadeh yg makan juga kamu kali, malah bawa-bawa nama Aksa lagi!" ucap Adara lalu mengambil alih troli dari Cakra lalu melanjutkan aktivitasnya memilih belanjaan.


Dan yaa, Adara terlalu serius ketika memilih belanjaannya hingga dia  tak sadar bahwa Cakra sudah tak berada di belakangnya. Ternyata Cakra malah membawa Aksa untuk jalan-jalan keliling mall dan melihat anak-anak bermain di wahana bermain.


"Nanti kalau udah gede papa bawa kamu kesini tiap hari yah nak" ucap Cakra pada Aksa sambil memainkan pipinya.


~~


Kembali ke Adara, saat dia menyadari Cakra sudah tak berada di belakangnya dia hanya bisa mengehela nafas panjangnya dan memilih untuk tetap melanjutkan kegiatannnya.


Setelah merasa cukup Adara langsung beranjak pergi ke kasir, tapi tiba-tiba seseorang menepuk bahunya dari belakang. Saat Adara menoleh dia langsung melembarkan matanya, ternyata yg menepuk bahunya adalah Aura.


"Udah lama yah!" sapa Aura seraya mengulurkan tangannya pada Adara untuk bersalaman.


"Tenang aja, gue ga bakal apa-apain lo kok!" sambung Aura karna uluran tangannya tak kunjung mendapat balasan dari Adara.

__ADS_1


Dan akhirnya Adara mau bersalaman dengan Aura meskipun sebenarnya enggan, Adara masih belum merasa nyaman jika berada di sekitar Aura apalagi sekarang Cakra sedang tidak ada di sampingnya.


"Gue denger-denger lo udah punya anak yah?" tanya Aura dan dibalas Adara dengan anggukan datar.


"Dar gue nyapa lo bukan buat ganggu lo lagi kok, gue cuma pengen minta maaf sama lo dan Cakra. Gue tau gue banyak salah dan pasti lo ga bisa langsung maafin gue, semenjak kejadian kemarin gue milih buat pindah sekolah ke luar negri. Disana gue bisa berpikir panjang dan menyadari kesalahan-kesalahan yg udah gue perbuat. Gue bener-bener minta maaf banget sama lo, bentar lagi gue bakal balik lagi jadi pasti butuh waktu lama lagi biar bisa ketemu lo sama Cakra. Jadi mumpung ketemu disini gue bener-bener pengen minta maaf sedalam-dalamnya sama lo dan Cak--"


"Gue udah maafin lo kok, dan gue yakin Cakra udah maafin lo juga" ucap Adara memotong perkataan Aura.


"Lo beneran?" tanya Aura memastikan dan langsung di balas Adara dengan anggukan seraya tersenyum.


"Makasih yah Dar!"


"Sama-sama!"


Adara bisa melihat ketulusan Aura ketika meminta maaf, penyesalan Aura benar-benar telihat dari tatapannya hingga membuat Adara langsung memaafkannya.


"Gue harus segera pergi tadi mampir kesini karna pengen belanja keperluan buat di bawa besok, sekali lagi makasih yah Dar udah maafin gue!" ucap Aura lalu beranjak pergi dan di balas Adara dengan senyumannya. "Andai aja ada Cakra"- batin Adara.


Setelah membayar semua belanjaannya Adara segera menghubungi Cakra agar segera datang untuk membantunya, dan tak berapa lama Cakra datang dengan menggendong Aksa yg terlihat begitu bahagia.


"Sini Aksa biar aku yg gendong" ucap Adara seraya mengambil alih untuk menggendong Aksa, Cakra pun langsung segera mengangkat semua belanjaan yg di beli dan mereka memutuskan untuk segera kembali ke apartement.


~~


Adara pun dengan sigap dan langsung menggendong Aksa.


"Anak mama lapar yah?! Sini ***** dulu yah!"


Adara segera membawa Aksa ke kasur untuk menyusuinya, dia membangun Cakra agar segera berpindah tempat.


"Cak bangun.. kamu pindah dulu yah, Aksa mau *****!" pinta Adara seraya membangunkan Cakra dengan lembut.


Cakra pun langsung bangun tanpa harus di bangunkan berkali-kali seperti biasa, untuk kepentingan sang anak dia pasti akan langsung bangun dari tidurnya jika di suruh. Cakra langsung beranjak ke sofa dan melanjutkan tidurnya.


Sekitar setengah jam Adara menyusui Aksa hingga akhirnya dia tertidur kembali. Adara kemudian memindahkan Aksa kembali ke box bayinya.


Setelah memastikan sang anak dalam posisi nyaman barulah Adara beranjak mendekati Cakra yg sudah tertidur di sofa.


Adara hendak membangunkannya untuk kembali tidur di kasur tapi tiba-tiba terhenti, melihat Cakra yg tertidur sangat pulas membuat Adara tidak tega membangunkannya.


Dan akhirnya Adara memutuskan untuk tidur di sofa bersama Cakra, dia langsung mengambil tempat di samping Cakra dan langsung masuk ke pelukannya.

__ADS_1


"Kamu tidur di kasur aja sayang, nanti leher kamu sakit tidur disini"


"Gapapa, kalau sama kamu ga bakal sakit kok" balas Adara makin merapatkan pelukannya.


"Cak..?!" panggil Adara seraya mendongak menatap Cakra.


"Hm?"


"Tadi aku ketemu Aura!" Cakra langsung membuka kemudian matanya menatap Adara.


"Dia bilang apa lagi?" tanya Cakra.


"Katanya dia minta maaf, dia sekarang kuliah di luar negri"


"Oh yaudah!"


"Ih kok gitu sih responnya" keluh Adara.


"Ya mau gimana lagi sayang, masa aku harus susulin dia keluar negri"


"Ga gitu Cakra, setidaknya kamu bilang kek kalau kamu udah maafin dia"


"Ih males banget maafin uler kayak dia!"


"Ga boleh gitu Cakra!!" peringat Adara kemudian mencubit ** Cakra yg memang tak memakai atasan.


"Aduh..iyah-iyah aku maafin, yg penting kamu juga maafin aku pasti maafin kok!" pasrah Cakra.


"Gitu dong!"


"Yaudah tidur lagi yah sayang besok aku kerja soalnya! " ucap Cakra sambil mengusap-ngusap rambut Adara agar segera tidur kembali.


~~


Udah yah guys, extra part nya sampai sini aja. Semoga semuanya udah clear dan jelas. Maaf kalau extra part feel nya lempeng-lempeng aja, soalnya ga tau ga mood buat nulis extra part kali ini.


Akhir cerita saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya untuk para pembaca sekalian. Maaf kalau ada salah-salah kata dalam penulisan di cerita saya.


Terimaksih juga buat yg setia nunggu extra part yg tak seberapa ini, nantikan cerita baru dari saya :)


Sayanghee💕💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2