
kringgggggggggg ( bunyi alarm )
" berisik " teriak Faya sambil meraih jam alarm yang berada dinakas lalu membantingnya ke lantai.
jam sudah menunjukan pukul 06.30 tapi belum ada tanda-tanda jika faya akan bangun dari tidur nyamannya.
" Bi apa Faya belum bangun juga ??" tanya nindy yang tak lain ibu dari Faya.
" Belum nyonya " jawab salah satu Art dirumah Faya.
kemudian nindy berjalan kearah kamar Faya dengan sedikit ragu-ragu karena Faya tidak suka kamarnya dimasuki oleh orang lain termasuk ayah dan ibunya hanya Art yang bertugas membersihkan kamar fayalah yang diizinkan masuk kamar Faya ,nindy membuka kamar faya lalu berjalan kearah ranjang.
" Faya bangun nak, sudah siang nanti kamu telat berangkat sekolah". ucap nindi dengan lembut.
merasa tidurnya terganggu Fayapun membuka matanya, ketika melihat siapa yang membangunkan dia Faya memasang wajah masamnya seperti biasa.
" Faya mandi dulu sana mommy akan siapin sarapan buat kamu ". ucap nindi sambil tersenyum.
" Aku kan sudah sering bilang ngak usah sok peduli dan perhatian sama aku ". jawab Faya ketus lalu berjalan kearah kamar mandi.
" Satu lagi.. jangan pernah menginjakkan kaki dikamarku, aku ngak suka ada orang asing masuk kamarku ". imbuh Faya kemudian masuk kedalam kamar mandi.
__ADS_1
Melihat faya yang meninggalkan dirinya membuat hati nindi lagi dan lagi hancur. perhatian dan kasih sayang yang sering dia tunjukan untuk faya selama ini benar-benar tulus dari hatinya dia menyayangi faya sepenuh hati meskipun kehadiran tidak pernah dianggap oleh faya.
" Sabar nindy suatu saat Faya pasti bisa berdamai dengan masa lalu. anggap saya ini balasan dari semua kesalahan yang pernah kubuat " ucap nindi menenangkan dirinya sendiri. meskipun begitu, tak terasa air matanya kembali menetes .
######
Di pagi yang cerah terlihat seorang gadis berseragam putih abu-abu sedang berlari kencang dipinggir jalan. Saat itu jam menunjukan pukul 06.50 WIB.
" Ahhhh sial gara-gara semalem nonton drakor nih jadi kesiangan". Gerutu gadis itu yang tak lain adalah faya dengan berlari kencang menuju sekolah.
" Motor juga pake acara ngambek segala ngak bisa apa mogoknya nanti kalau udah nyampe tujuan. mau naik angkot lupa ngak bawa duit ". Gerutu faya lagi .
Yah begitulah faya memiliki hobi nonton drakor hingga Lupa waktu dan berakhir bangun kesiangan, kalau Saja tidak diancam akan tinggal kelas jika bolos sekali lagi dan tidak mengikuti ulangan oleh bu surti bisa dipastikan faya lebih memilih nongkrong dengan teman-temanya dari pada harus berlomba dengan waktu untuk menuju sekolah.
Disisi lain seorang laki-laki berpenampilan rapih sudah siap meninggalkan halaman rumahnya untuk menuju kekantor bersama sang asisten pribadinya.
" Aku berangkat dulu mam " ucap Aro lalu mencium tangan mamy yura.
" iya sayang,,Zam bawa mobilnya hati-hati,,Awas yah sampe anak mamy lecet ! ". Ucap yura yang tak lain mamy Aro.
" Siap mamy,, saya akan mengemudi dengan kecepatan 60 kg/jam sesuai peraturan standar kecepatan dari momy dan saya pastikan Aro selamat sampai tujuan tanpa lecet sedikit pun ". Ucap Zam asisten pribadi Aro seperti bisa jika akan berpergian.
__ADS_1
" Bagus.. " ucap mamy yura dengan mengacungkan 2 jempolnya " Aro sayang jangan lupa pasang sabuk pengaman okee". Lanjut mamy yura pengingatkan Aro.
" Hahhh,,Udah selesai dramanya.??" tanya Aro sambil menghela nafas panjang. " buruan berangkat Zam ini udah siang kalau sampai saya telat maka gaji kamu saya potong 99% ". Lanjut Aro jika tidak begini maka drama mamy serta asisten pribadinya akan terus berlajut.
Dimata yura dan zheno,,Aro tetaplah seperti anak kecil menggemaskan berusia 5 tahun yang segala sesuatunya harus diingatkan oleh sang mamy padahal usia Aro saat ini sudah menginjak 30 tahun bahkan sebentar lagi akan menikah.
" Ett dah jadi bos tega amat. Kalau dipotong 99% gimana caranya saya beliin scincare buat ayang bebeb " jawab zam, jangan heran kenapa zam bisa bicara bebas dengan Aro dan keluarganya karena memang hubungan mereka sudah sangat dekat bahkan seperti keluarga sendiri. Aro dan Zam sudah berteman dari smp sampai akhirnya Aro memberikan posisi asisten pribadinya kepada Zam 5 tahun yang lalu menggantikan asisten yang lama karena sudah tua dan waktunya pensiun.
" Scincare di online shop banyak tuh yang 50 ribu udah dapet sepaket". Jawab Aro dengan entengnya. mobil yang ditumpangi oleh Zam dan Aro melaju meninggalkan kediaman keluarga aditama.
Zam mengemudi dengan kecepatan Sedang, sampai disebuah persimpangan jalan Zam dikejutkan dengan seorang gadis yg tiba-tiba muncul tepat didepan mobilnya.
" Chittttt ( anggap suara rem ) ". Zam langsung menginjak rem lalu membanting stir menghindari gadis itu namun karena posisi yang sudah terlalu dekat sehingga mobil itu menyenggol sedikit tubuh gadis itu.
" Boss kita nabrak orang ". Ucap Zam panik.
" Kamu ini bagaimana Zam cepat turun cek keadaan orang itu ". perintah Aro.
terimakasih sudah mampir
jangan lupa like and coment ya♥️♥️
__ADS_1