OM HANTU " Kamu Miliku "

OM HANTU " Kamu Miliku "
BAB 3


__ADS_3

Melihat keduanya terdiam Aro kembali bertanya sambil menatap Gea dan endrick secara bergantian.


" Ada Masalah apa ?? ". Tanya Aro kembali


" Emmm.. bukan masalah besar ko, tadi endrick cuma nasehatin aku supaya aku bisa lebih tegas kesalah satu temenku ". Jawab Gea.


" Iya.. Gea terlalu baik jadi dia sering tidak enak hati untuk menegur temannya ". Jawab endrick membenarkan ucapan Gea.


" Ohh.. aku fikir masalah serius kalau begitu ayo kita berangkat sekarang ". Aro menggandeng tangan Gea menuju mobilnya.


" Ati- Ati kalian ". Teriak endrick ketika melihat mobil Aro telah melaju.


" Sorry Ar,, gue tidak bermaksud hianatin bertemanan kita ". Ucap endrick dalam hati kemudian melangkah masuk menuju ruangannya.


Sesampainya didalam ruang kerja miliknya endrick duduk dikursi kebesaranya. Matanya menerawang jauh kejadian beberapa waktu lalu, rasa menyesal dan bersalah terus menghantui pikiranya.


" Sampai kapan kalian berdua akan menyembunyikan hubungan ini tuan ". Perkataan asisten pribadi endrick membuyarkan semua lamunan endrick.


" Entah lah ren,, saya benar-benar pusing memikirkan ini ". Jawab endrick frustrasi.


" Berani berbuat maka anda harus berani bertanggung jawab tuan,, saya sudah pernah mengingatkan anda untuk tidak bermain Api tapi tuan tidak mendengarkan saya ". Ucap rendy tegas.


Rendy adalah orang kepercayaan keluarga endrick yang di tugaskan menjadi asisten pribadi endrick oleh orangtua endrick. Tugas dia selainnya membantu pekerjaan endrick adalah menasehati dan membimbing endrick supaya lebih bertanggung jawab. Usia yang terpaut lumayan jauh diatas endrick membuat dia tidak sungkan menegur semua kesalahan endrick begitupun endrick yang tidak bisa semena-mena terhadap rendy.


" Iya saya tahu,, lebih baik carikan solusi terbaik untuk Masalah ini " ucap endrick dengan lesu.


" Hanya satu jalan keluarnya tuan. Minta maaf dan akui semua kasalahan tuan sekarang, jangan biarkan masalah ini terlalau lama karena dia akan semakin merasa tersakiti jika tahu kalian sudah terlalu lama bermain hati dibelakangnya " . Rendy terus berusaha memberikan masukan terbaik untuk tuanya itu.

__ADS_1


######


Ditempat lain Aro dan Gea sedang melihat lihat contoh baju pengantin disebuah butik mewah dikota tersebut.


" Tuan nyonya bisa lihat disana ada beberapa contoh gaun pengantin mewah saya rasa akan sangat cocok untuk pernikahan kalian nanti ". Ucap salah satu karyawan butik.


" Emmmm..tapi aku ingin gaun yang simpel saja aku tidak suka gaun yang terlalu glamour, tidak apa kan aro ??". Gea meminta pandapat dari sang kekasih.


" Tentu, kenyamananmu yang terpenting ". Jawab Aro begitu pengertian membuat Gea tersenyum bahagian.


" Terimakasih kasih Aro, kamu selalu menuruti kemauanku ". Gea begitu mencintai Aro karena bersama Aro Gea merasa dirinya begitu istimewa.


" Tentu karena aku mencintaimu ". Aro memengang kedua tangan Gea lalu mengecup singkat tanganya sebagai tanda jika Gea wanita istimewa dihati Aro.


Hal itu tentu saya membuat Gea merasa sangat beruntung dicintai oleh seseorang yang begitu sempurna baginya tampan,kaya dan tentunya selalu mengerti apa yang dia rasakan.


Tapi bukan hanya itu yang Gea rasakan saat ini , Rasa bersalah dan takut kehilanganlah yang mendominasi isi kepala Gea setiap Aro memerlukanya bak seorang Ratu.


Mereka selesai melakukan fitting baju tepat pukul 15.00 , mereka segara kekantor masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan mereka yang tertunda,


####


Ditempat lain nampak seorang wanita paruh baya yang sedang mondar mandir dirumahnya dengan raut wajah cemas menantikan kepulangan anak semata wayangnya.


" Faya kamu kemana sih, hari sudah gelap tapi belum pulang juga ". ya wanita paruh baya itu adalah nindy sosok wanita cantik dan lembut yang tak lain mommy Faya.


Diluar rumah terdengar suara deru mobil yang berhenti menandakan Aldo suami dari nindy sudah pulang dari kantor, Nindy langsung bergegas keluar rumah untuk menyambut suaminya.

__ADS_1


" Muka kamu kenapa kaya orang cemas gitu ". tanya Aldo ketika melihat istrinya menyambut kepulangananya dengan wajah penuh kecemasan.


" Gimana tidak cemas mas , ini udah jam 7 malam tapi faya belum pulang ". jawab nindy


" Faya belum pulang ??, kamu sudah coba hubungi nomer telfonya atau teman-teman faya ??". Aldo manarik nafasnya dengan kasar. menghadapi sifat Faya yang Urakan memang memerlukan kesabaran tingkat tinggi.


" Sudah mas tapi mereka bilang Faya tidak masuk sekolah " .


' Anak itu selalu membuatku cemas ". ucap Aldo


Ketika kedua orang tua faya sedang cemas memikirkan dimana keberadaannya Justru Faya sedang Asik bercanda gurau dengan Anak-Anak disebuah panti Asuhan tempat dimana dulu Faya menghabiskan masa kecilnya.


" Faya ini sudah malem sebaiknya kamu pulang pasti orangtuamu sangat cemas saat ini ". ucap Bunda sahra dengan lembut.


Sahra adalah salah satu pengurus Panti Asuhan


" Muara hati " dia adalah sosok ibu sekaligus ayah untuk semua anak panti. ditempat ini Faya tumbuh dewasa terhitung sejak lahir hingga usia faya 12 tahun dia ditumbuh dan berkembang tampa kasih sayang kedua orangtuanya.


" Huhhhh.. aku masih kangen kalian semua ". desah Faya enggan untuk pulang sungguh dia lebih nyaman tinggal dipanti dari pada dirumahnya sendiri.


" Kamu bisa main kesini sepuasnya tapi kamu tidak boleh lupa kalau sekarang kamu sudah punya kehidupan yang baru, mereka menghawatirkanmu ". imbuh sahra mencoba membujuk Faya supaya mengerti akan kondisi yang sudah berubah.


" Iya bunda aku mengerti, Faya pulang dulu yah besok aku kesini lagi bawain adik-adik makanan yang banyak ". ucap Faya dengan senyuman yang dipaksa.


" Dadah Bunda , Dadah Adik-adik kak Faya pulang dulu ya ". pamit Faya


" Hati-hati nak. " saut Bunda Sahra.

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mau mampir


jangan lupa like and coment yah♥️♥️


__ADS_2