OM HANTU " Kamu Miliku "

OM HANTU " Kamu Miliku "
BAB 7


__ADS_3

" Zam bagaimana, apa kamu sudah berhasil mengejar Aro?? ". tanya yura lewat panggilan telfon.


" Maaf mam, aku kehilanganmu jejak mobil Aro tapi aku dan lainya masih berusaha mencarinya mam " . pandangan Zam terus fokus melihat sekitarnya ia berharap menemukan sosok yang dicarinya.


" Baiklah Zam. hati-hati jika ada sesuatu segera hubungi kami ".


Yura dan yang lainya benar-benar cemas saat ini bagaimana tidak Aro Pergi dengan keadaan emosi bisa dipastikan Aro akan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


" Mam, pah ,om,tante maafin aku ". Gea terus saja menangis , ia sungguh menyesal telah melukai hati Aro.


" Kamu sudah bikin om dan tante malu Gea ". maki Tika.


" Gea apa endrick tahu?". tanya yura lalu dijawab dengan gelengan kepala oleh Gea.


Sementara itu Aro terus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi entah ia akan kemana, hati dan pikirannya saat dipenuhi oleh amarah serta kekecewaan terhadap dua orang terdekatnya.


Pikirannya kacau hatinya remuk sungguh dia ingin menghajar endrick saat ini. melampiaskan kekesalannya rasa sakit hatinya, sudah Aro putusnya untuk mendatangi apartemen tempat dimana endrick tinggal, Aro tahu endrick berbohong tentang dimana ia saat ini dia hanya ingin menghindarnya, Aro ingin penjelasan dari Endrick.


" kau berbohong tentang kepergianmu keluar negeri, kau ingin menghindariku, Dasar penghianat ". Aro terus meluapkan emosinya seorang diri.


" Aku aku akan menghajarmu, menghabisimu tidak peduli meskipun kau memohon ampun padaku ". ucap Aro sambil memukul-mukur setir kemudinya.


Karena diselimuti oleh rasa kebencian pikiranya tidak terfokus pada kondisi jalan saat ini. Aro terus menaikan kecepatan mobilnya hingga diatas batas kecepatan aman ia tidak peduli dengan kondisi sekitar dan keselamatannya yang Aro pikirkan agar segera sampai tempat tinggal endrick lalu menghajarnya. bahkan Aro beberapa kali menerobos lampu merah membuat emosi pengendara lainya.


Tiba di perempatan lampu merah berikutnya lagi-lagi Aro tidak memperdulikannya sialnya saat Aro menerobos dengan kecepatan penuh, dari arah kanan ada sebuah truck besar yang melaju dengan kecepatan tinggi juga.


tiiiin...tiin...tiiin ( anggap suara klakson ).


Sang sopir truck dan Aro tentunya sangat terkejut, namun mereka hanya bisa pasrah mereka tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, karena mobil Aro yang mucul tiba-tiba saat truck melaju dengan cepat serta jarak mereka terlalu dekat sehingga sopir truk tidak bisa mengerem mendadak.


Aro paham apa yang akan terjadi saat ini ia memejamkan matanya lalu menitikkan air" Aku benci kalian ". sesaat kemudian terdengar suara benturan yang sangat keras " jedaaarrrrrrr brukkkk ". suara itu terdengar sangat keras membuat orang-orang datang untuk melihat kejadian tragis itu.


Mobil yang dikendarai Aro ringsek parah karena terguling beberapa kali dan membuat kecelakaan beruntun dengan beberapa mobil lainya, sampai akhirnya mobil Aro berhenti dengan kondisi terbalik. Aro masih sempat membuka matanya namun untuk mengeluarkan suaranya sedikitpun ia tidak mampu " Maafkan aku mam pah, sepertinya aku akan pergi ". ucap Aro dalam hati , Aro hanya bisa menangis dalam diam bahkan untuk mengerakan tangannya ia tidak sanggup lagi. kondisi sungguh memperihatinkan wajah dan tubuhnya dipenuhi oleh luka goresan serta darah yang bercucuran.


Orang-orang semakin banyak berkerumun membuat jalanan macet total. suara sirine mobil polisi serta ambulance terus bersaut sautan menjadikan suasana begitu mencekam. Bahkan beberapa Wartawan sudah mulai berdatangan untuk meliput peristiwa itu.

__ADS_1


Saat itu Faya sedang berjalan seorang diri melewati jalan tikus untuk menuju panti asuhan. kebetulan hari ini Faya sudah diberi ijin tidak masuk sekolah karena rencana awalnya Faya akan menghadiri pesta pernikahan keluarga mommy nya .


Namun ketika keluar dari gang kecil dan memasuki jalan raya faya melihat kondisi jalanan yang masih macet total.


" Tumben jam segini sudah macet parah begini, untung jalan kaki coba kalo bawa motor pasti sudah jemper pantatku ".


Faya terus melangkahkan kakinya menyusuri trotoan sambil bersenandung kecil, saat tiba diperempatan matanya terbelalak melihat kondisi sekitarnya yang sangat kacau. Berapa mobil yang saling berciuman ada mobil yang terbaik lalu truck yang terguling membuat Faya bergidik ngeri membayangkan kondisi orang-orang didalam mobil itu.


Faya memilih bergegas pergi meninggalkan lokasi kecelakaan, sungguh faya tidak sanggup melihat peristiwa itu . namun rasa penasaran Faya tiba-tiba muncul ketika melihat beberapa tim medis dan polisi berusaha mengeluarkan korban dari mobil mewah yang terbalik serta wartawan yang terus merekam proses evakuasi.


Bukanya pergi menjauh , justru kaki Faya semakin melangkah mendekati kerumunan tersebut. Faya bisa melihat dengan jelas dengan jarak lumayan dekat bagaimana para polisi serta tim medis berusaha begitu keras untuk mengeluarkan seorang korban dari dalam mobil. kondisi mobil yang ringsek serta terbalik membuat mereka kuwalahan melakukan proses evakuasi.


" Kasian sekali orang itu pasti sangat sakit ". ucap faya " Andai aku bisa menolongnya ". gumam faya.


Setelah sekitar satu jam akhirnya korban berhasil dievakusi, orang-orang yang melihatnya bergidik ngeri melihat kondisi korban yang begitu parah,


Disaat korban akan dimasukan kedalam ambulance Faya tidak sengaja meihat wajah orang tersebut dengan jelas, meskipun dipenuhi oleh luka dan darah tapi faya masih bisa mengenali wajah itu.


" Ya Tuhan,,, Bukanya Dia yang dulu pernah menyerempetku ". Faya begitu terkejutnya melihat wajah itu , ditambah dia mengingat perlakuanya terhadap Aro diawal bertemu.


Ambulance yang membawa para korban telah meninggal lokasi, begitupun dengan Faya yang melanjutkan perjalanannya.


Disisi lain Zam yang masih terjebak macet semakin frustasi , sebab anak buahnya belum memberikan informasi apapun. namun dilihat dari rute jalan yang dilintasinya Zam bisa menebak kemana Aro Pergi.


" Sebenarnya apa yang membuat macet sampai sejam lebih seperti ini, tidak tahu apa aku sedang buru-buru ". Gerutu Zam karena posisinya benar-benar terjepit ingin memutar balikpun tidak ada celah sama sekali.


Tiba-tiba ponsel Zam berdering menandakan ada panggilan masuk. ketika dilihat teryata dari anak buahnya.


📱 : hallo,, bagaimana apa ada informasi??


➡️ : begini tuan Zam dari tadi saya dan yang lain terjebak macet. tapi karena saya penasaran saya coba cek ada apa sebenarnya . Jeda sejanak , Zam mendengar anak buahnya menarik nafas dalam-dalam sebelum menceritakan semuanya.


📱 : lalu apa yg terjadi ? ceritakan dengan jelas.


➡️ : pas saya lihat teryata diperempatan jalan ABC terjadi kecelakaan beruntun antara beberapa mobil dan truck.

__ADS_1


📱 : Lalu ??. Entah mengapa jantung Zam tiba-tiba berdetak tak beraturan mendengar setiap kata yang dwiucapkan anak buahnya.


➡️ : Saat saya melihat lebih dekat lagi. saya terkejut karena dari beberapa mobil itu ada satu mobil sport mewah yang sangat mirip dengan mobil milik tuan Aro dengan kondisi ringsek parah dan terbalik. Saya coba melihat siapa pemilik mobilnya Tapi kata orang korban sudah dibawa kerumah sakit xx.


📱 : Coba kau foto no plat mobil itu lalu kirim padaku. Tidak lama muncul notifikasi diponsel Zam yang membuat nafasnya tiba-tiba sesak air matanya mengalir begitu saja ketika melihat kondisi mobil tuanya, hanya dengan melihat mobilnya Zam bisa membayangkan bagaimana kerasnya benturan terjadi.


📱: Itu memang mobil milik Tuan Aro, aku akan kerumah sakit, kau segera beritahu tuan dan nyonya. Zam mengakhiri Panggilan tersebut lalu melajukan mobilnya perlahan karena kemacetan berangsur normal kembali.


Keluarga Aro saat ini masih berada dihotel, sejak tadi yura terus menatap layar ponselnya berharap ada yang menghubunginya dan memberi informasi tentang Aro karena perasaan tidak enak sedari tadi.


" Mam duduklah jangan seperti ini, Aro pasti baik-baik saja ". ucao zheno menenangkan istrinya padahal sejak tadi hatinya pun begitu kalut.


" Lebih baik nonton tv supaya tidak terlalu tegang jeng ". ucap Tika karena suasana diruangan itu sangat tegang bahkan rasanya begitu panas padahal Ac sudah diyalakan. Tika menyalahkan televisi namun semua chenel televisi menyiarkan berita yang sama yaitu sebuah kecelakaan tragis.


" Lagi tegang begini , kenapa acara tv nya begini semua ". Gerutu Tika, Saat Tika mengganti chenel lainya , Disitu terpapang begitu jelas jenis mobil serta no plat mobil yang mengalami musibah tersebut.


Sontak Yura menjerit histeris ketika melihat berita itu, Begitupun dengan Gea dia tidak mampu menahan isak tangisnya. Yura yang Menangis diperlukan Zheno serta Gea yang menangis dipelukan sang Tante.


" Pah itu Mobil Aro pah ". Teriak yura sambil menangis histeris tubuhnya terasa begitu lemas saat ini. Tak lama kemudian datanglah beberapa Orang yang tak Lain adalah Anak buah Zam.


Mendengar informasi dari anak buahnya membuat Yura Dan Gea semakin histeris. Sementara Zheno ia berusaha setenang mungkin meskipun sebenarnya ia ingin menangis saat ini.


" Ini salahmu kalau saja kamu tidak menghianti anakku. Aro tidak akan seperti ini ". Teriak yura menunjuk-nunjuk Gea.


" Maafin Gea Mam. aku salah ". ucap Gea sambil Menangis.


" Jangan panggil aku Mammy, Aku bukan mammy mu ". teriak Yura lagi.


" Sudah-sudah jangan bertengkar lebih baik kita kerumah sakit sekarang ". Zheno menghentikan pertikaian antara Gea dan istrinya.


**********


TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR


♥️♥️♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2