OM HANTU " Kamu Miliku "

OM HANTU " Kamu Miliku "
BAB 5


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, ya hari ini adalah hari pelepasan masa lajang untuk Aro dan juga Gea , keluarga Aditama telah berkumpul semua untuk meyaksikan hari bahagia salah satu anggota keluarganya.


" Aro putra mammy kamu tampan sekali nak ". ucap yura ketika berada dikamar putranya.


" Mam aku sangat gugup ". hati Aro terus berdetak tak beraturan menandakan jika dia benar-benar gugup saat ini.


" Kalian kenapa masih mengobrol ayo kita harus segera menuju hotel " zheno mengajak anak dan istrinya bergegas menuju hotel mewah miliknya tempat dimana akad nikah dan resepsi akan digelar.


" Iya pah ini juga udah siap ". jawab Aro


" Lets go, mammy udah ngak sabar bawa menantu mammy pulang ". yura begitu bahagia karena sebentar lagi dia akan punya teman dan tidak akan kesepian ketika sang suami dan anaknya pergi bekerja.


*******


Diwaktu bersamaan namun ditempat yang berbeda sang calon mempelai wanita sedang gelisah dikamarnya entah apa yang dia rasakan namun pikiranya begitu kalut.


" Kamu kenapa Ge. kayaknya tegang gitu". tanya tante Gea. " mukamu juga keliatan pucet padahal sudah di make up tebel tapi masih keliatan sayu " imbuh tante Gea.


" Tidak papa tante. mungkin efek kurang tidur ".


" Kamu jangan terlalu tegang begitu wajahmu jadi jelek ". ucap tika tante dari Gea dengan sedikit bercanda untuk menghilangkan ketegangan dari sang ponakan.


" Sepertinya Aro dan keluarga sudah sampai, kamu tunggu disini dulu tante mau nyambut mereka, nanti kalau penghulu sudah datang tente bakal jemput kamu ". jelas Tika.


Kenapa hatiku tidak tenang begini, kenapa aku takut endrick berbuat nekat dan menghancurkan acaranya. tuhan aku mohon lancarakan semuanya, aku mohon kubur semua kejadian lampau biarkan hanya aku, endrick dan tuhan yang tahu. ucap Gea dalam hati meminta pertolongan terhadap tuhanya.


Mungkin karena kurang tidur, terlalu keras berfikir dan juga rasa tegang yang bercampur menjadi satu membuat Gea merasa pusing , mual dan juga nyeri dibagian perutnya.


" Semua akan baik-baik saya , aku yakin Aro pasti bisa menerima kekuranganku ". gumam Gea menyakinkan dirinya sendiri.


*****


Dikediaman mewah milik keluarga Pradipta nampak sepasang suami istri sudah rapih dengan pakaian mahalnya mereka bersiap untuk menghadiri acara pernikahan anak dari sahabat sekaligus saudaranya.


" Mas dimana faya kenapa dia belum keluar dari kamarnya ??". tanya Nindy


" Kamu sudah katakan pada Faya kalau kita akan pergi jam 7 pagi ". tanya Aldo yang langsung diangguki oleh Nindy.


Tak lama kemudian muncullah anak yang sedang mereka tunggu sejak tadi dengan pekaian piyama dan rambut acak-acakan dia berjalan kearah dapur untuk mengambil minum melewati pasangan suami-istri yang nampak diam ditempat melihat penampilan putri mereka.


" Kenapa pada begong begitu kaya patung ?? ". tanya Faya ketika sudah kembali dari dapur, dia heran melihat kedua orang tuanya hanya diam ditempat sedari tadi.


" Faya kenapa kamu belum bersiap nak?,kita kan akan menghadiri pernikahan ponakan mommy mu ". ucap Aldo dengan lembut.

__ADS_1


" Kita ?? " Aldo dan nindy serempak mengangguk.


" Bukan kita tapi Kalian, aku bukan bagian dari mereka jadi untuk apa aku datang ?? ". ucap faya dengan sinis


" Faya mereka keluarga mommy. yang akan menikah adalah anak dari kakak mommy jadi kamu juga bagian dari mereka Sayang ". jelas nindy


" Itu artinya mereka keluargamu bukan keluargaku, masa gitu saja ngak paham ". Faya melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju kamarnya Kembali.


" cihhhh, buat apa aku datang buang-buang waktuku saja mending juga pergi ke tongkrongan ".


gumam Faya lirih


" FAYA ". panggil Aldo ia hendak menyusul putrinya nambah langkahnya ditahan oleh sang istri.


" Tidak apa-apa mas,tidak perlu diperpanjang, lebih baik kita berangkat sekarang ". nindy berusaha berucap setegar mungkin padahal hatinya sangat sedih mendengar penolakan faya.


" Maafkan ucapan Faya tadi jangan bersedih ".


" Dia anak kita mas jadi tentu saja aku sudah memaafkannya ". nindy tersenyum kearah Aldo.


" kamu memang wanita yang hebat, ayo berangkat"


Aldo mengecup tangan nindy lalu mereka segera memasuki mobil mewahnya yang dikemudikan oleh Aldo menjelajah kepadatan jalan raya untuk menuju hotel dimana acara berlangsung.


Tidak perlu memakan waktu lama keduanya telah sampai dihotel yang telah didekor begitu megah. suasana hotel tersebut sudah sangat meriah dengan begitu banyak tamu undangan kelas atas Serta banyaknya media yang akan meliput berlangsungnya acara pernikahan.


" Iya kenapa anakmu tidak diajak kesini Al ". zheno ikut menanyakan dimana kopanakanya berada.


" hmmm, aku sudah berusaha mengajaknya kesini tapi kalian tahu sendiri bagaimana hubungan kami ". ucap Aldo sambil menarik nafas panjang sangat terlihat jelas raut kesedihan diwajahnya.


" Padahal aku ingin sekali mengenal keponakanku ". ucap yura.


" Nanti kalau anakku sudah luluh pasti akan aku kenalkan pada kalian semua ". yura berucap sambil tersenyum seperti biasanya padahal dirinya juga tidak yakin akan hal itu.


" Om tante kalian sudah datang ". Sambut Aro mendekati keluarganya.


" Keponakan Tante yang paling ganteng bentar lagi bakal jadi laki orang ". ucap nindy yang ditanggapi cengiran oleh Aro.


" Bagaimana perasaanmu nak " tanya Aldo


" Sangat gugup Om ". jawab Aro


" Bukan gugup lebih tepatnya sudah tidak sabar pengin main kuda lumping ". saut zheno menggoda anaknya yang langsung disambut gelak tawa.

__ADS_1


" Ehh sepertinya penghulu sudah datang, Aro kembali ketempatmu " suruh yura. " kalian ayo duduk ". sambung yura mempersilakan tamunya.


" Jeng Tika cepat panggil Gea kemari ".Tika langsung berjalan menuju kamar dimana ponakannya berada.


" Gea ayo, penghulu sudah datang ". ucap tika lalu menuntun Gea menuju kursi pelaminan.


" hehh.. kenapa lemas begitu terus kenapa tanganmu dingin sekali ".


" Tente perutku sakit sejak tadi ". keluh Gea


" Makanya rileks jangan tegang yang bakal ngucap ijab qobul itu Aro bukan kamu. jadi jangan panik cukup duduk manis disamping Aro. paham ". terang Tika.


Gea berjalan didampingi sang Tante menuju kursi tepat disamping Aro.


" kamu cantik sekali ". puji Aro


Namun Gea tidak fokus, pandanganya menelisik kesana kemari mencari sosok yang dia abaikan beberapa hari ini namun matanya tetap tidak menemukan sosok itu.


" Aro apa endrick tidak datang ". Gea berbisik memberanikan diri untuk bertanya.


" Yah Dia keterlaluan sekali, sahabatnya menikah dan dia tidak hadir tapi dia sedang ada masalah pribadi dengan keluarganya jadi terpaksa harus pulang kampung keJerman ". jelas Aro dengan suara pelan.


" Ohh begitu ". Gea mengangguk paham ia sedikit lega setidaknya acaranya akan berjalan lancar namun entah mengapa kepalanya justru semakin terasa berat lalu perutnya juga semakin terasa sakit.


" Baiklah apakah mempelai laki-laki sudah siap ". tanya penghulu.


" Siap " . jawab aro


" Lalu bagimana dengan mempelai perempuan apakah sudah siap ". tanya penghulu lagi.


" Siap pak ". jawab gea lemah menahan rasa sakit yang ia rasakan.


Acara ijab Qabul dimulai.


Bismillahirrahmanirrahim .


Saya nikahkan *********************** dibayar tunai.


Saya terima nikahnya*****************************************************************************************************


Terima kasih yang sudah mampir


jangan lupa like and komet ya.

__ADS_1


maaf kalau ceritanya berantakan masih pemula. hehehhe😁😁😁


♥️♥️♥️♥️♥️


__ADS_2