OM HANTU " Kamu Miliku "

OM HANTU " Kamu Miliku "
BAB 2


__ADS_3

Aro dan Zam turun dari mobil untuk mengecek keadaan gadis yang tersenggol mobilnya. Terlihat gadis itu masih terduduk ditepi jalan dengan beberapa orang yang mencoba menanyakan keadaannya.


Faya yang merasa tidak Kenapa napa ingin berdiri dari posisi duduknya namun sedetik kemudian otak kecilnya berkerja dengan baik.


" Ahaa.. aku punya ide biar bisa bebas dari ulangan serta hukuman bu Surti ". Ucap faya dalam hati.


Lalu faya memasang wajah sesedih mungkin lalu beracting kesakitan sambil memegangi kakinya membuat orang yang berada disitu merasa kasihan melihat perjuangan seorang gadis yang akan berangkat sekolah.


" Maaf nona saya tidak sengaja apa ada yang sakit ". Tanya zam.


Bukanya menjawab faya justru semakin kencang menangis membuat orang-orang yang berada disitu merasa iba hingga ikut buka suara.


" Mas mas ini ganteng tapi siwer udah liat anaknya nangis sambil megangin kaki masih ditanya apa sakit ". Jawab salah satu ibu-ibu.


Tanpa banyak tanya Aro mendekati gadis itu lalu berjongkok kemudian mengangkat tubuh faya lalu berjalan kearah mobil kembali.


" Bapak ibu semua saya dan bos saya akan membawa anak itu kerumah sakit dulu. Saya permisi ". Ucap Zam Sopan.


Zam berjalan dibelakang Aro yang membopong tubuh faya , sedangkan faya terus menundukan wajahnya karena takut ketahuan kalau dirinya hanya acting.


" Zam kerumah sakit terdekat ". Perintah Aro setelah mereka berada didalam mobil.


" Om aku ngak mau kerumah sakit ". Ucap faya yang duduk persis disamping Aro.


" Lalu kemana.. saya tidak mau disalahna kalau sampai terjadi sesuatu denganmu meskipun kamu yang ceroboh ". Ucap Aro.


" Begini saya.. om telfon kepihak sekolah saja katakan kalau aku tidak bisa masuk sekolah karena tertimpa musibah ". Jawab faya memberikan usul.


" Tidak bisa. saya tetap akan membawamu kerumah sakit ". kekeh Aro.


Faya mencoba memikirkan cara jitu supaya bisa lolos dari om om yang akan membawanya kerumah sakit.


" Om saya. tidak punya biaya untuk berobat kerumah sakit ". jawab Faya memelas.


" Saya yang akan membayar tagihannya ". kata


Aro.


" Benar yang dikatakan bos saya, Nona harus kita bawa kerumah sakit demi kebaikan Nona ". Zam ikut menimpali perdebatan Bosnya dengan gadis kecil itu


" Tapi om saya tidak mau menerima balas kasihan dari orang, saya mohon om pliess, mengertilah ". ucap faya mengiba.

__ADS_1


" Huhh baiklah tapi kalau sampai terjadi sesuatu dengan kakimu jangan salahkan kami ". Ucap Aro memberikan peringatan.


" siap boss ". ucap faya semangat


Kemudian faya memberikan nomer telfon sekolahnya ke Aro,tanpa banyak tanya lagi Aro langsung menghubungi pihak sekolah. tidak menunggu lama pangilanpun diterima.


☎️" Hallo selamat siang dengan SMA pelita disini ada yang bisa saya bantu ". Ucap salah satu staff disekolah tersebut.


📱" Siang juga Maaf saya menganggu tapi saya hanya ingin mengabari kalau salah satu murid anda mengalami kecelakaan dijalan. " Ucap Aro.


☎️" Maaf tuan siapa nama murid kami yang kecelakaan lalu bagaimana kondisinya "


📱" Namanya ". Aro menjeda ucapanya lalu melirik kearah faya.


" Siapa namamu " tanya aro singkat, faya pun memberi tahu nama lengkapnya


📱" Fayarina Putri pradipta ". Ucap Aro memberitahu nama siswa yang dia serempet dan menjelaskan kronologinya.


Setelah melihat Aro mengakhiri telfonya fayapun tersenyum karena actingnya tidak sia- sia dan ternyata dirinya lumayan berbakat batin Faya.


" Om om ganteng terima kasih yah atas kerja samanya ". Ucap faya dengan tersenyum tulus


" Kalau begitu saya permisi dulu " ucap faya hendak membuka pintu mobilnya namun langsung dicegah oleh Aro.


" Tidak perlu om.. kalian tidak perlu khawatir ". kata faya lagi lalu membuka pintu mobil tersebut.


" Dasar keras kepala ". gerutu Aro


Faya kemudian turun dari mobil ketika hendak menutup pintunya kembali , Faya membungkukan badanya lalu menatap Aro yang berada didalam mobil lalu berkata.


" Maaf ya om saya terpaksa bohong, kalian tidak perlu khawatir karena saya baik-baik saja ". ucap faya lagi dengan tersenyum lebar memperlihatkan gigi putihnya lalu berlari kecil menjauh dari mobil.


" Boss sepertinya kita tertipu gadis kecil ". Ucap Zam sambil geleng-geleng kepala.


" Dasar anak nakal menghambat waktuku saja ". Gerutu Aro kesal sambil trus memandang keluar dari kaca mobil melihat gedis kecil itu menjauh sambil berlari kecil.


####


Mobil mewah yang ditumpangi oleh Aro telah sampai di area perusahaan aditama group. Zam turun lebih dahulu lalu membukakan pintu mobil untuk Aro.


" Silakan boss ". Ucap Zam

__ADS_1


Aro terus melangkahkan kakinya memasuki gedung perusahaan diikuti oleh Zam dibelangkanya disepanjang seluruh karyawan yang berpapasan dengannya memberika ucapan selamat pagi sebagai tanda hormat.


Aro dan Zam menaiki lift khusus ceo menuju lantai teratas dimana ruang ceo berada.


" Apa jadwalku hari ini " tanya Aro.


" Hari ini kita memiliki beberapa janji bertemu dengan pempinan dari perusahaan xx pukul 08.00-09.30 dan perusahaan AA pukul 10.00-12.00 ". Jawab zam


" Dan jangan lupa bos hari ini anda harus datang kebutik kencana pukul 13.00 untuk melakukan fitting baju pengantin bersama nona Gea ". Lanjut zam .


Hari Pernikahan antara Aro dan Gea memang hanya tinggal menunggu beberapa bulan lagi. hal itu membuat Aro makin sibuk karena harus membagi waktu kerja dan mengurus persiapan pernikahannya dengan Gea wanita yang sangat dia cintai.


Gea wanita yang sangat mandiri , bekerja keras , perhatian dan juga sosok yang lembut hal itulah yang membuat Aro begitu nyaman selama 7 tahun menjalin hubungan dengan Gea.


" Oke nanti biar saya pergi sendiri sekalian jemput Gea ". Ucap Aro


Jam sudah menunjukan pukul 12.30 Aro bergegas menuju tempat dimana Gea berkerja, Gea bekerja sebagai sekertaris diperusahaan Anggara group milik endrick Anggara yang tak lain sahabat Aro sendiri. Hal itu yang membuat Aro tenang membiarkan Gea bekerja tanpa dirinya kareana sahabatnya pasti akan menjamin keamanan Gea sesuai permintaanya.


Setibanya diperusahaan tempat Gea berkerja Aro melihat Gea sudah berdiri diluar gedung menunggunya sambil mengobrol dengan sang sahabat endrick.


‌Aro tidak dapat mendengar pembicaraan mereka tapi dilihat dari mimik wajah mereka sepertinya mereka sedang membicarakan hal serius , karena Aro bukan sosok pria kepo ataupun posesif terhadap pasangannya,


jadi bagi Aro itu bukanlah sesuatu yang perlu di pertanyakan.


" palingan juga Masalah kerjaan ".


Aro keluar dari mobil lalu mendekat kearah Gea dan endrick namun karena mereka terlalu serius hingga tidak menyadari kedatangan Aro.


" Maaf aku ngak bisa lakuin itu rick ". Ucap Gea dengan wajah sedihnya.


" Lalu sampai kapan kita bergini, kita harus jujur Ge, dia perlu tau ". Ucap endrick


" Tapi rick,,Aku ngak bisa nyakitin perasaannya, dia terlalu baik " ucap Gea lagi.


" Aku paham Ge,, tapi ". Ucapan endrick terhenti ketika mendengar suara deheman dari seseorang yang mereka kenal tepat disampingnya.


" EHemmm,,Apa ada ?? apa kamu punya Masalah dengan seseorang sampai takut menyakiti perasaan orang itu ". Tanya Aro penasaran, khawatir ada sesuatu Masalah yang terjadi pada kekasihnya.


hal itu membuat Gea maupun endrick terkejut ketika melihat Aro sudah berada disamping mereka.


terimakasih sudah mampir

__ADS_1


jangan lupa like and coment ♥️♥️


__ADS_2