Ombak Yang Tak Pernah Padam

Ombak Yang Tak Pernah Padam
Mencoba terus bertahan


__ADS_3

Hari demi hari yang ku lewati penuh rasa kesepian....tak ada lagi senda gurau bersama mamah dan papah dan tak ada lagi aku mendengar panggilan mereka dengan kecerewetan mamah ku, sungguh tak ada hari yang mampu membuat aku tersenyum saat ini "Ya....Tuhan....tolong aku agar aku mampu bangkit dari semua ini!". Bukan hanya sekali aku mencoba bangkit dari keterpurukan ini namun aku tak bisa, kehidupan ku hancur dari yang awalnya aku bisa hidup bahagia tanpa merasa kekurangan akhirnya hidup ku bagaikan orang yang terjatuh lalu terhempas dengan hebatnya, aku kadang berpikir apa aku bisa menyelesaikan sekolah ku hingga pergiruan tinggi sebab aku tak punya semangat lagi, keesokan harinya aku bangun pagi-pagi dan berangkat ke sekolah dan di umumkan oleh guru ku kalau tak lama lagi kami akan ujian try out di sekolah sebelum kami ujian nasional, rasa hati berdebar karena aku tau keadaan ku masih belum stabil sebab tergoncang karena lecelakaan itu...otak ku sungguh sulit mencerna apa yang aku pelajari saat itu. Pada suatu hari aku menutup rumah orang tua ku pergi ke rumah kakek ku, di sana aku bertemu tante ku dan kami pun berbincang


kata tante ku "Oh ya Ra kamu mau ga Hp?"


kata ku "Emangnya hp yang seperti apa te...?"


tante "ya....hp Nokia 1600 Ra...hp tante, kebetulan tante lagi butuh uang Ra rp800.000 aja, gimana mau ga Ra kamu beli hp tante?"

__ADS_1


kata ku "ya udah aku beli te....kebetulan aku lama pengen punyq hp tapi belum-belum kebeli"


setelah perboncangan itu aku membeli hp tante ku dan berhubung aku masih baru make hp itu jadi aga gaptek saat itu, lalu no pertama ku masukkan ke hp ku adalah no sepupu ku baru yang lain menyusul, ketika aku sedang memasukkan no hp lalu


kata sepupu ku "eh Ra....kok kamu ga mau pacaran sih?, padahal banyak cowok-cowok suka sama kamu tapi kenapa kamu selalu menolak mereka....apa kamu lesbi ya...?"


kata ku "kamu jangan gomong begitu itu karena mereka itu bokan tipe ku..., aku masih waras ya...meski aga setwngah sinting heheeeee"

__ADS_1


kata ku "jangan....aku ga butuh laki-laki buaya darat yang ga jelas status kehidupannyabTika..., aku lebih senang sendiri dari pada diusik sama cowok ganjeng ga jelas".


lalu aku pu segera bangkit dari tempat duduk ku dan pergi meninggalkan sepupu ku, aku pulang kerumah dan melakukan aktifitas ku sore itu, tibalah malam hari setelah aku makan aku menonton tv dan tiba-tiba ada yang aneh dirumah, entah dari mana ada hembusan angin yang sedingin es melewati samping tubuh ku dan membuat horden kamar sampe melambai-lambai, karena aku kaget lalu aku bangun dari tempat ku berbaring dan melihat sungguh aku tak melihat siapa-siapa, dalam hati aku bergumam "apa itu tadi ya...hantu atau arwah mamah dan papah pulang ke rumah" setelah itu aku kembali menonton tv dan lewat samping mata ku aku melihat bayangan ibu ku yang sedang sibuk ingin mempersiapkan sesuatu, dengan jelas aku melihatnya dan ketika aku menoleh bayangan itu tak ada tapi ketika aku melihat ke tv bayangan itu ada lagi namun aku hanya bisa melihat lewat samping mata ku saja....lalu aku berguman "Mah, mamah sedang apa di dapur....? aku sudah makan kok mah, jangan kawatir Dira bisa kok mengurus diri sendiri" dan tiba-tiba bayangan itu menoleh ku dan berlahan menghilang dari dapur, sampai tak ada sedikit pun rasa takut waktu itu dan aku pun kembali mengambil hp yang aku beli melihat-lihat apa saja kegunaan fitur yang ada di dalamnya dan kembali lagi aku merasakan ada yang aneh tiba-tiba ada angin dingin sedingin es kembali melewati samping ku dan kembali membuat horden kamar melambai, aku pu bergumam "mah pah, jangan kawatir aku akan berusaha untuk hidup baik sama seperti kalian masih ada, aku akan menjadi anak yang kuat dan terkuat suatu saat nanti jadi jangan kawatirkan diri ku, aku tau kalian tak tenang karena harus meninggalkan kami tapi tolong doakan kami supaya kami mampu melewati ujian ini", setiap aku mengalami hal itu pasti aku selalu berbicara di rumah, aku kadang berpikir jangan-jangan tetangga ku mengira aku betul sinting ah....masa bodoh inikan belum 40 hari ya pastilah mamah dan papah masih bisa pulang ke rumah menemani ku. Setibanya waktu pengumuman untuk kelas kami di istirahatkan sebelum ujian, aku pun ikut berbaris saat itu dan aku berpikir...."ya ampun....bisakah aku....Tuhan menghadapi libur dan ujian nanti?" terasa denyut perih di hati ku....memikirkan nasip ku yang hanya sendiri di rumah, waktu kami pulang sekolah


sepupu ku berkata "oh ya Ra aku pulang kampung hari ini...selamat bertemu lagi ya...."


kata ku "ia....aku tau....selamat jalan ya....moga libur mu bahagia karena meninggalkan aku sendirian"

__ADS_1


kata sepupu ku "ah kamu ini nanti ku sms deh kamu kalau aku sampai"


lalu setibanya waktu pulang sekolah kami pun segera ke kelas dan mengemaskan buku-buku ke dalam tas, di tengah perjalanan sepupu ku berkata "oh ya Ra nanti kamu bisakan ke rumah kakek menemani ku, karena aku akan mengemasi barang-barang ku" kata ku " ia....". Lalu sesampainya aku dirunah aku pun segera ke rumah kakek ku tuk menemuinya dan mengantarnya berangkat pulang kampung. Hari libur yang menyebalkan sekali rasanya semua teman pada pulang kampungtinggal aku sendiri dengan kesepian ku, setibanya kami masuk sekolah lagi dan sepupu ku pulang kami pun segera meneruskan perjuangan di SMP, kata sepupu ku waktu kami di sekolah "Ra no hp mu ku kasih lo....ke teman ku yqng jomblo, moga aja ada salah satunya yang bisa jadi pacar mu", kata ku "kita lihat aja apa ada kira-kira, sudahlah lebih baik kita mempersiapkan tuk ujian besok...", hari yang melelahkan itu kami lewati dengan penuh semangat dan setibanya kami pulang hp ku entah kenapa selalu berdering dengan no hp yang berbeda-beda sungguh bikin pusing, ketika ku angkat pasti laki-laki terus bikin mumet saja...ya itulah kerjaan sepupu ku yang menyebarkan no hp ku dan mengumumkan kejombloan ku yang tak pernah pacaran hah....cape...., bergonta ganti orang menyatakan cinta lewat telepon selalu ku tolak hingga pada saatnya karwna aku cape di sms dan di telepon terus ada salah satu no hp yang aku kerjain, ku beri harapan palsu hahaaaaa sungguh pikir ku kejamnya aku. Besoknya aku pun melewati hari dengan penuh semangat menhadapi ujian, setibanya kami hendak ujian nasional kami pun di istirahatkan lagi dan libur lagi....sewaktu libur aku meliangkan waktu ku tuk menjenguk kakek ku di ladang, ya...sambil memancing....dan belajar menyedap karet di kebun orang tua ku yang pastinya di temani om dan tante ku juga...aku senang sekali melewati hari itu, karena bisa selalu bertemu kakek ku dan suatu saat aku bertemu seseorang yang hendak memancing dan laki-laki berkulit putih dengan senyup ya...menurut ku cukup manis menatap ku, aku pun langsung buang muka sebab aku jengkel karena mereka hendak memancing di sungai yang sama dengan ku, lalu aku bersama om dan tante ku pergi menyedap karet, setelah itu seperti biasa aku langsung ke pondok kakek ku....dan bersenda gurau disana....mendengar dongeng dari kakek ku lalu menikmati masakan kakek ku yang sangat nikmat, berlahan-lahan ternyata luka ku sudah berhenti berdarah.


__ADS_2