
Suatu hari di bagian pemasaran perusahan ROBU.
"Woi, anak magang! Ke sini kamu. Ini kerjaan kamu bukan?" Tanya pria berumur 30an itu dengan posisi berdiri dan menepuk-nepuk tumpukan kertas di mejanya.
"Iya, Pak. Ada apa ya, Pak?" Jawab wanita muda yang berdiri di hadapannya dengan posisi sopan, kedua tangan berada di depan badan dan kepalanya yang sedikit tertunduk.
"Kamu dengar tidak saya mintanya apa? Saya cuman minta 5 salinan dari proposal ini. Ini judul proposal yang kamu salin dan yang saya minta berbeda" Pria itu menjelaskan sambil memegang proposal yang jumlah lembarannya jauh lebih sedikit dari tumpukan tersebut.
"Maaf, Pak, saya kurang fokus saat bapak jelaskan. Saya akan kerjakan lagi segera" Wanita itu langsung mengambil proposal dari tangan pria itu dan tumpukan yang sudah di mejanya.
"Yasudah, cepat kerjakan! Saya akan presentasi 30 menit lagi. Jangan salah!" Jawab pria itu sambil berjalan ke kursinya dan melihat wanita itu pergi.
***
Di ruangan foto copy
"Put, lo kok mau sih dimarahin gitu? Walaupun lo anak magang harusnya lo bilang dong kalau dia yang salah" Jawab seorang perempuan berambut panjang yang sambil memegang gelas.
"Jangan gitu lah, Rin. Dia kan atasan, udahlah engga apa-apa kok” Jawab perempuan berambut pendek berkacamata bulat dengan frame tipis.
__ADS_1
"Payah ah lo, Put. Kalau gue, udah gue jawab-jawabin deh tuh Pak Agus, “bapak kan yang kasih proposalnya ke saya,” gitu. Huh! Udah sini, gue bantuin biar cepet" Jawab perempuan berambut panjang itu sambil menaruh gelasnya di atas meja dan mengambil tumpukan kertas.
"Hehehe, makasih ya, Ririn cantik. Nanti kita makan malem bareng yuk, pas pulang" Jawab wanita berambut pendek itu sambil tersenyum ke arahnya.
"Au ah, ayo cepetan ini malah senyam senyum" Wanita berambut panjang itu dengan cepat membuka kertas-kertas yang salah sebelumnya.
.
.
Perkenalkan, namaku Ririn. Rambutku berwarna hitam, sedikit ikal, dan panjang hingga punggung dengan potongan poni rata di atas alis. Mataku berwarna hitam dan aku sangat menyukai lipstick berwarna merah. Saat ini umurku 25 tahun dan bagianku di perusahaan ini adalah pemasaran. Aku sudah bekerja di tempat ini selama satu tahun.
.
.
***
Jam Istirahat di kantin perusahaan
__ADS_1
"Ririn, sini!" Putri melambaikan tangannya dari kejauhan, ia duduk di dekat jendela.
"Wah! Tempat bagus nih. Pasti tadi lo breaknya cabut lebih awal ya? Ini tempat kan rebutan" jawab Ririn yang menaruh nampan makanannya sambil menarik kursi, lalu duduk.
"Tau aja, abisnya Pak Agus belum kelar juga jadinya gue izin deh buat istirahat duluan" Jawab Putri sambil melahap siomay pedas yang di-order dari kios kantin.
"Hmmm... gitu" Gumam Ririn yang tidak terlalu mendengarkan karena melahap mie ayam kesukannya itu.
"Rin! Rin! Eh cepet liat sih!" Putri memanggil Ririn sambil menepuk-nempuk lengannya namun pandangannya ke arah yang berbeda.
"Apaan deh? Sakit woy!" Ririn menengok ke arah Putri dan mendapati raut muka Putri yang nampak terpesona.
"Liat apa dah lo, segitunya?" Ririn pun ikut melihat kearah dimana putri.
"Itu... itu... ganteng... Siapa?" Putri menjawab namun sambil melihat ke arah sosok laki-laki gagah yang memakai jas dengan potongan rambut rapihnya.
"Oh.. Viki maksudnya? Ganteng? Iya, tapi ya.. biasa aja, engga tertarik," Jawab Ririn yang langsung melanjutkan makanannya.
"Viki...," Ucap Putri lagi.
__ADS_1
*****