
baru saja dia ingin menjelaskan semua yang terjadi antara dirinya dan gladis , tiba tiba telpon Tiara berdering dan tanpa berlama lama dia segera mengangkatnya .
Tiara :" ya halo ada apa nesya "
Nesya :" gini tadi pak Gibran bilang kalau Lo harus revisi skripsinya karena ada beberapa yang salah "
Tiara :" harus banget hari ini ya "
Nesya :" iya soalnya dia ada kepadatan acara dan gak bisa datang beberapa hari ini "
Tiara :" oke kalau gitu , gue kesana sekarang makasih infonya bay "
setelah menerima telepon itu Tiara segera pamit dan meminta maaf pada Galang karena dia ada acara mendadak dan mengangu acara mereka berdua .
Tiara :" aduh maaf banget kak Galang aku tiba tiba ada acara ini tadi temen aku bilang harus segera revisi scripsinya maaf ya , jadi ganggu acara kita aku janji kalau semua udah beres kita omongin ini lagi kita masih punya banyak waktu untuk bicarain Banyak hal kalau gitu aku pamit dulu "
__ADS_1
Galang :" hati hati atau perlu aku antar aku takut kamu kenapa kenapa "
Tiara :" no aku tahu kamu sibuk sayang , kalau gitu aku pergi dulu "
Galang hanya mengangguk dan menatap kepergian Tiara dengan pandangan sandu
Galang :" aku takut waktu kita udah gak banyak karena cepat atau lambat hubungan kita pasti kan berahir maaf Tiara aku memilih mengakhiri hubungan ini karena aku yakin gladis sedang mengandung anakku dan aku gak mau anak itu lahir tanpa seorang ayah "
Galang pun ahirnya memilih untuk pergi dari tempat itu dan memilih menenangkan dirinya ditaman jujur masalah dan beban pikirannya ahir akhir ini sungguh berat .
Galang :" gladis "
mendengar namanya di sebut membuat dia menoleh dan saat melihat siapa yang memangilnya membuat gladis malas karena terahir mereka bertemu pasti akan ada perdebatan .
gladis :" ngapain kamu kesini "
__ADS_1
Galang :" ini tempat umum , siapa aja berhak untuk datang dan menikmati suasana taman ini "
setelah itu hanya ada keheningan antara kedua orang itu hingga akhirnya Galang membuka suaranya
galang :" keputusan gue udah bulat gue bakal putusin pertunangan gue dan Tiara karena gue bakal tangung jawab gue bukan cowok pengecut "
gladis :" aku gak butuh tangung jawab kamu kak , aku gak mau kak bikin Tiara sedih dia sahabat aku dan aku merasa selama ini selalu hutang Budi sama Tiara dan aku gak mau jadi orang ketiga di hubungan kalian "
Galang :" oke aku tahu ini bakal bikin Tiara sedih dan bakal buat hubungan kalian gak sama kayak dulu tapi gue mohon gladis sekali aja Lo egois pikirin hidup Lo juga dan bayi yang ada di perut Lo apa Lo tega hah buat dia tumbuh tanpa sosok ayah "
gladis :" lebih baik begitu seandainya aku hamil aku akan membesarkanya sendirian dan kami bisa lanjutin hubungan sama Tiara lagi pula aku gak bisa menikah sama laki laki yang engak aku cinta dan gak mencintai aku "
Galang :" apa kamu masih menyangkal bahwa kamu ini tidak hamil gladis atau kamu hanya pura pura tidak tahu agar aku tidak memaksa untuk bertanggung jawab oke kalau gitu ikut aku sekarang kita buktikan agar semua jelas "
setelah mengatakan itu Galang menarik tangan gladis untuk pergi ke suatu tempat dan gladis mencoba melepaskan cekalan tangan Galang yang begitu kuat
__ADS_1