
Hazel duduk di kantin kampus sendirian, hari ini hannah meninggalkannya lagi, entah kenapa setiap makan siang daniel selalu saja ngajakin hannah makan diluar, itu membuat hazel merasa sangat kesepian.
Hazel meminum minuman jus jeruk setelah menghabiskan makanannya,
" kenyang banget " katanya dan lalu bangkit meninggalkan kantin, saat hendak keluar dari kantin matanya tertuju pada seorang pria yang amat sangat dia kenal, dia memeluk erat tubuh seorang wanita di sampingnya, ada sedikit rasa cemburu saat melihatnya namun hazel berusaha tetap bersikap wajar saat berpapasan dengan mereka.
" jangan kecewain gue entar malem ya.. " ucap ramon pada wanita yang ada di sampingnya, dan hazel bisa mendengar dengan jelas ucapan ramon pada ceweknya itu, hazel yakin ramon sengaja melakukannya.
Hazel pun keluar dengan perasaan sangat kesal.
" kampret tuh cowok, cuman di tolak aja udah kayak gitu kelakuannya, aaah syukur... Gue udah di putusin "
Sepanjang perjalan hazel terus ngedumbel sendiri.
__ADS_1
Siang ini hazel memang tak ada kelas jadi dia memilih untuk pulang ke apartemennya dan menonton habis film hentai yang baru kemarin dia download, otak hazel memang sedikit bermasalah dia sering menonton film porno tapi yang versi kartun gitu dan orang orang meneyebut itu hentai, hanya itu yang bisa menghibur dirinya, hazel tak pernah menyukai pelajaran apapun itu di otaknya hanya ada film hentai dan komik romance,
Sampai di apartemen hazel langsung merebahkan tubuhnya, selain merasa sangat lelah hazel juga merasa sangat kacau, dia mengingat kembali saat Ramon menyatakan perasaannya, itu sangat romantis, ramon nembak hazel di tengah lapangan basket saat itu, dan wow banget saat pria berani mengatakan cintanya di tempat umum, waktu itu hazel memang sangat menyukai ramon secara ramon itu cowok tajir dan juga ganteng banget, tapi ternyata ramon mutusin hazel hanya karena tak mau melakukan ****, aah cowok memang tidak masuk akal.
Tiba tiba pintu apartemen hazel terbuka, dan itu mampu membuat lamunan hazel buyar seketika,
" woy.. Siapa lo masuk sembarang ke rumah orang? " kata hazel setelah melihat daniel sudah masuk tanpa ijin kedalam kamar hazel.
" gue tanya mana jaket gue? Malah ngelamun" kata daniel yang sudah sibuk membongkar selimut kamar hazel.
" woy.. Woy.. Jadi berantakan kamar gue " hazel merasa kesal karena daniel sudah merusak kamarnya.
Dan tak sengaja tangan hazel menyentuh sesuatu yang dia yakini adalah jaket daniel, jaket itu berada tepat di bawah bokongnya.
__ADS_1
Hazel pun berdiri dan mengangkat jaket itu.
" lo cari ini,? " tanya hazel sambil memutar jaket jeans milik daniel, lalu daniel mendekat dan meminta jaket itu.
" sini balikin " pinta daniel, namun hazel memilih menyembunyikan jaket itu kebelakang.
" No, lo harus janji gak akan marah kalo gue ajak hannah ke klub malam lagi " kata hazel, dan itu sudah membuat darah tinggi daniel naik,
" sampai kapanpun gue gak akan ijinin hannah ke klub lagi, sudah cepet balikin " kata daniel yang kini sudah berada tepat di hadapan hazel, dan sepertinya kali ini hazel sedang ingin bercanda tapi daniel tetaplah daniel, dia pria dingin dan paling tak suka bercanda apalagi dengan seorang hazel.
Daniel merampas paksa jaketnya hingga membuat hazel hilang keseimbangan.
Dan hazel terjatuh tepat dia atas tubuh daniel, lama mereka terdiam menatap satu sama lain, entah kenapa kali ini daniel seakan terhipnotis dengan mata indah milik hazel, dan hazel.. Jantungnya kini berdetak tak karuan saat mereka saling bertatapan.
__ADS_1