
Siapa yang tau otak wanita sepertiku ini? otakku sangat liat dan hobiku juga sangat mengerikan,
Aku pecinta Hentai, Film porn versi kartun itu sangat membantuku dan juga menghibur tentunya, dan anehnya sampai detik ini aku masih belum pernah melakukannya padahal otakkku super duper ngerres.
jujur saja, aku hanya merasa takut saat aku harus merasakan sakit luar biasa saat selaput keperawanan itu robek, membayangkan sakitnya saja sudah membuatku mual dan merinding, aku paling takut rasa sakit apalagi sakit hati. hehehe
Aku masih berjalan menuju perpustakaan masih ada buku penting yang harus aku pinjam, kau tau di perpustakaan ini tidak hanya ada buku pelajaran membosankan , tapi juga ada beberapa buku sejarah yang menarik,
setelah sampai di perpustakaan, aku mulai mencari di antara rak buku panjang yang tingginya tak bisa kujangkau, aku harus naik tangga saat aku harus mencari buku sejarah.
Aku sudah naik , ku cari satu persatu buku yang aku tuju.
" Galileo, Sahara Nainawa, Taj ,Tajmahal, hmm sepertinya ini sebuah novel semua " lirihku , dan aku juga masih nyaman dengan posisi berdiri di atas tangga ini.
lebih tepatnya perpustakaan ini menyediakan beberapa novel sejarah yang sangat bagus dan patut kita baca, dan aku mulai tertarik dengan sebuah buku yang ada di bawah sana, buku itu sedang di pegang oleh seorang pria yang amat sangat aku kenal.
__ADS_1
" Ya Tuhan... Mahatma Gandhiku.." kataku 0, dan aku yakin dia bisa mendengarnya dengan jelas, karena kini dia berada tepat di bawahku.
Daniel mengerutkan dahinya , lalu dia menutup buku yang ia baca dan seakan ingin memberikannya padaku.
" kau ingin baca ini juga..? " tanyanya,
dan tentu saja aku sudah mengangguk mantap, aku sangat ingin membaca buku itu.
" turunlah " katanya. dan kau tau ... dia sangat pelit ekspresi.
aku terdiam karena merasa malu dengan sikap sembaranganku sendiri.
" gak masalah kan, kalau gue pinjem buku ini?" tanyaku, hehe sebenarnya aku agak menyesal karena.sembarangan mengambil buku orang lain.
" elo tertarik dengan cerita gandhi? " tanyanya sepertinya dia tak menyangka kalau wanita ***** ini juga suka mengkonsumsi buku sejarah politik dan anti kekerasan. tapi lebih tepatnya aku sangat mengidolakan Mahatma gandhi , kata kata yang beliau ucapkan membuat aku semakin bersemangat di dalam menjalani hari hariku .
__ADS_1
Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever.
" Lebih tepatnya... beliau adalah inspirasi terbesarku " jawabku sambil memeluk erat buku mungil yang penuh dengan cerita penderitaan sang gandhi selama hidup puluhan tahun di Afrika, aku memang sudah membaca buku mahatma gandhi tapi aku tetap akan membacanya lagi.
" gue pikir otak elo isinya porno semua " kata daniel, dan aku sudah melotot mendengar apa yang baru saja ia katakan... daniel ini emang bener bener pengen gue banting.
" woy.. gak salah nih..? sepertinya yang otaknya porno semua itu elo deh, lo gak gak nyadar kalo elo itu seorang hypersex yang gak tau tempat untuk melakukan haa...mmmppp.."
aku tak bisa melanjutkan perkataanku karena daniel sudah menutuo mulutku dengan tangannya yang besar.
aku menjadi terdiam dan tak bisa berkata apapun lagi, tapi kali ini dia sedang menghimpitku di antara rak buku, matanya menatap dalam bola mataku, dan sepertinya dia sangat marah karena perkataanki barusan, aku mencoba mendorong tangannya yang masih membekap mulutku dan juga hidungku, aku benar benar.tak.bisa bernafas dengan baik.
tak lama kemudian dia sudah melepaskan tangannya di mulutku, aku pun bisa bernafas dengan lega.
" sekali lagi elo bicara sembarangan, elo akan tau akibatnya " katanya dengan sinis, dan ia sudah pergi begitu saja tanpa merasa bersalah sedikitpun, sepertinya dia tidak sadar kalau dia baru saja mencoba untuk membunuhku.
__ADS_1