Pacarku Ketua Gangster

Pacarku Ketua Gangster
Pacarku Ketua Gangster 14


__ADS_3

"TIGER BLOODS"


Aksa : helen kita harus hati hati, BROTHER WOLF dengan WOLFNIGHT sedang mengincar kita


Helen : hahaha (tertawa) kau tenang saja, sudah gwe aturrr


Aksa : oke


Tiba tiba HP helen berdering ada panggilan masuk


●panggilan terhubung●


Helen : hallo... ini siapa?


Brian : gwe Brian, jika ada keberanian nanti malam pukul 20.00 kita tempur itu juga kalau berani, kalau mau nanti gwe sama anak anak gwe mendatangi markas loe (tertawa jahat) ehh tunggu kalau loe dan yang lainnya melarikan diri, berarti WOLFNIGHT yang akan menjadi raja jalanan


Helen : (kaget) oke gwe tunggu di markas, siapa takut, tapi kalau nanti ada korban jangan lapor kedapa polisi urus saja masing masing


Brian : oke siap, sekalian bawa Preman bayaran loe itu biar ada perlawanan (tertawa lalu memutuskan panggilan)


Helen : Gawatttttttt..........


Aksa : kenapa loe (menghisap roko)


Helen : Brian dan yang lainanya akan kesini untuk menyerang kita


Aksa : Bajingannn....... (melemparkan roko)


Helen : loe beritahu yang lainnya, gwe akan siapkan barang, cepattttttt.......


merekapun bersiap siap karena WOLFNIGHT akan menyerangnya dan merekapun tidak tau bahwa TIGER BLOODS akan ikut menyerang


"BASECAMP WOLFNIGHT"


Fredi,Gery,Toni dan yang lainnya sibuk mempersiapkan untuk penyerangan nanti malam sedangkan Alvaro memberi tau rekannya


Gery : kita harus menang tempur nanti malam


Fredi : ingatt bro jangan terlalu emosi.. oke (menepuk pundak Gery)


-


-


-


-


Brian sibuk mengatur rencana, dia begitu serius berfikir sambil memhisap roko dan tiba tiba Erik menghampirinya dari belakang


Erik : jangan terlalu serius, tenanglah paman akan membantu loe


Brian : makasih paman, Brian sangat bangga pada paman


Erik : yasudah loe pergi sana, samperin teman teman loe, nanti paman akan mengikuti loe dari belakang


Brian : oke paman, Brian pergi dulu (menghampiri motornya dan melesat pergi meninggalkan rumah)


Sesampai di Basecamp, Brian di sambut oleh temannya dan mereka sudah tidak tahan ingin cepat menyerang markas BLOODS TIGER


Brian : maaf gwe telat (menghampiri Fredi)


Fredi : ohh ga papa (menepuk pundak Brian)

__ADS_1


Gery : apa kita berangkat sekarang?


Brian : kalau semuanya sudah siap ayo kita berangkat


Gery : ayoooo kawan, kita menuju medan pertempuran (sorakk bersama)


begitu mereka akan berangkat dengan tiba tiba HP Brian berdering, Brian membawa HP dari saku celananya


●panggilan terhubung●


Helen : heyy Brian, gwe tunggu loe di Gedung tidak jauh dari Basecamp gwe


Brian : oke gwe sekarang juga ke sana


Helen : oke gwe tunggu (memutuskan panggilan)


Fredi : ada apa?


Brian : mereka sudah menunggu kita di Gedung dekat markas mereka, jadi kita tidak menyerang mereka ke markasnya


Gery : ehh tunggu Brian, gimana soal Alvaro dan kawannya mereka mau ikut kagak?


Brian : mereka sudah menunggu kita di pinggir jalan yang ber arah ke Basecamp TIGER BLOODS, Jadi kita nanti akan bertemu di jalan


Gery : oke, ya sudah ayo kita berangkat


Merekapun menaiki motor dan konvoi menuju medan pertempuran, di perjalanan Brian memimpin alur konvoi, di perjalanan mereka bertemu dengan Alvaro dan yang lainya


Brian : (menghentikan motor) ayo kita mulai sekarang


Alvaro : oke (tersenyum)


-


-


-


Aksa : kenapa anak buah si Kelvin ada di sini (berbisik)


Helen : pasti datang, karena ridernya masuk rumah sakit (tersenyum)


-


-


-


Brian : plisss bro jangan bermusyawarah di sini, ini bukan waktunya (tersenyum)


Helen : hahaha, engga gwe cuma kasihan sama BROTHER WOLF ridernya masuk rumah sakit


Alvaro : yaa makanya gwe ke sini gwe akan masukan loe sama adik lo ke rumah sakit juga


Helen : kalau bisa (tertawaaa)


Brian : yasudahlah ayo kita mulai sekarang, gwe sudah gak tahan ingin menguburkan loe, SERANGGG!!!!!!!


Brian bersama yang lainya menyarang begitu juga helen menyarang kembali dan pertempuranpun di mulai, Brian menarik Helen untuk 1 lawan 1


×


×

__ADS_1


×


Helen terjatuh Brian memukulinya hingga keluar darah, helenpun membalikan serangan Brian dan memukuli Brian hinggal keluar darah, pertempuranpun sangat sengit, ketika Brian mau mengahajar Helen kembali Helen kabur, Brian mengejarnya ketika Brian sedang mengejar Helen, Dua Preman menghadang Brian


Brian : bajingan dasar pengecut,


Brian berteriak untuk memberi tau Erik, Erik pun datang dari belakang Brian


Erik : cepat kejar Helen, paman akan urus Preman ini


Brian : oke, (mengejar Helen)


Brian mengejar Helen sampai Helen menemukan jalan Buntu


Brian : hahaha, (tertawa) mau kemana? ayo kita perang darah lagi (menghajar Helen)


Brian memukil Helen abis abisan sampai keluar darah dari mulutnya, Brianpun tidak peduli dengan keadaan Helen, Brian terus menerus memukuli Helen


Brian : loee harus mati di sini bajingan, gwe gak peduli masuk penjara, loe sudah membunuh Vareel dan loe harus mati di tangan gwe


Helen tidak berdaya, Helen batuk sambil mengeluarkan darah dengan muka yang memar, tiba tiba Erik dari belakang menarik Brian


Erik : sudah... sudahh.... loe jangan bunuh dia, nanti panjang urusannya


Brian : Biarkan Brian membunuhnya sekarang paman, dia telah membunuh Vareel, Nyawa harus di bayar Nyawa


Erik : stoppp Brian, paman mengerti loe jangan terlalu emosi (menghadang Brian yang terus ingin memukul Helen)


Brian : bajingannn loe selamat sekarang, ingat gwe akan membunuh loe bajingan !!!!!


Erik membawa Brian menghampiri Gedung, sesampai di gedung semua anggota TIGER BLOODS melarikan diri yang hanya tersisa di gedung hayanhlah Aksa yang tergeletak di tengah lapang, Fredi dan yang lainnya menghampiri Brian dan Erik


Fredi : Brian hidung loe bardarah


Brian : abaikan saja, gwe ga papa, satu lagi yang belum gwe pukul (berlari menghampiri Aksa yang sedang tergeletak dan menendang kepalanya)


Erik dan yang lainya lari membawa Brian menjauhkannya Brian dari Aksa


Erik : bawa Brian keluar paman akan menguruskan Helen dan Aksa


Fredi : siap paman


Fredi dan yang lainya membawa Brian keluar dari gedung dan mendudukan Brian di sebuah kursi


Fredi : sudah Brian tenang, kita sudah menang, tenangkan diri loe Brianda Silva


Gery : iya Brian kita menang (tersenyum)


Alvaro : Kelvin akan senang mendapatkan kabar ini, gwe sangat terimakasih kepada kalian semua, gwe sangat senang bisa membalaskan ini semua atas masuknya Kelvin ke rumah sakit


Brian : sekarang kalian semua pergi ke rumah sakit, jenguklah Kelvin gwe mau nungguin Paman Erik dulu


Fredi : kalau ada apa apa kabarin kita


Brian : oke


mereka pergi menuju rumah sakit meninggalkan Brian sendiri di depan gedung, dengan begitu semangat mereka konvoi menuju rumah sakit


UNTUK PARA PEMBACA...


TERIMAKASIH TELAH MAMPIR LAGI UNTUK MEMBACA NOVEL SAYA DAN JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DI BAWAH 👍👍👍


SATU LAGI JANGAN LUPA BERI AKU BINTANG 5😊

__ADS_1


♡selamat membaca♡


__ADS_2