
sepulang dari rumah Feli, Brian mampir ke Basecampnya untuk mengasih tau kapada temannya karena dia telah bebas dari tahanan, sesampai di basecame aku turun dari mobil dan melihat kilas mobil dan aku senang kakek memberikan mobil kepadaku dan uang jajanku karena dia tau semua pasilitas ku di sita sama ayahku.
Akupun masuk dan ketika aku masuk Basecamp sangat berantakan di dalamnya seperti kapal pecah aku kaget dan apa yang terjadi, aku bertanya kepada Fredi aku sangat marah dengan semua ini, teman temanku kesakitan karena habis pukulin
Brian : siapa yang telah melakukan ini bilang kepadaku (duduk jongkok dan bermuka kesal menghadap Fredi yang berbaring)
Fredi : gwe tidak tau mereka memakai topeng (berbaring kesakitan memegang erat perut)
Brian : mereka berapa orang? ciri ciri mereka apa? (membangunkan Fredi dan melihat sekitar)
Fredi : mereka hanya dua orang, ciri cirinya badan nya biasa biasa,tinggi, umurnyasih gak jauh dari kita kita kayanya lebih tua mereka dan di tangan mereka dua duanya ada bekas jaitan (bersender di tembok)
Brian : bajingann!!!! (menendang kursi) gwe akan cari orang itu sekarang juga aku penasaran (mengepalkan tangan)
Fredi : lo yakin ?? (membangunkan teman temannya yang lain berbaring)
Brian : ya gwe akan membalasnya, gwe harus memberi pelajaran kepada orang itu (melirik Fedi)
Fredi : (melihat Brian senyum) ambilah alat jika kau menginginkannya
Brian : gwe pinjam motor loe bisakan? motor gwe di sita ayah (memakai jaket)
Fedi : iya ambil saja(melemparkan kunci ke arah Brian dan Brian menangkapnya)
teman teman yang di sekelilingnya terbangun mereka sangat terkejut dengan sikap Brian sekarang sekarang ini sangat berani tidak memikirkan sesiko yang akan dia terima
Brian : kenapa kalian melihatku seperti itu? (bingung)
Fredi : tidak.,, aku hanya kagum, kita beruntung mempunyai ketua seperti loe dan WolfNight akan selalu hidup (Fredi dan teman teman tersenyum ke arah Brian)
Brian : jangan memuji gwe, gwe gak suka pujian (memalingkan wajah)
__ADS_1
Fredi : hahaha (tertawa) yasudah loe jaga dirilo baik baik (Fredi melemparkan keling ke arah Brian dan Brian Menangkapnya memasukan ke saku jaketnya)
Brianpun langsung menaiki motor Fredi (Satria FU)
dengan begitu semangat Brian untuk mencari orang yang telah memukili Fredi dan teman temannya, di perjalanan Brian berhenti sebentar untuk membeli roko dan selesai membeli roko Brian lanjut pencarian lagi Jam sudah menunjukan Pukul 20.00 dan menelpon Fredi.
Brian : Fredi jika loe mau pulang pakailah mobil gwe, ambil kuncinya di saku jaket gwe
Fredi : iya siap.. loe hati hati, bila ada sesuatu kabari kita disini
Brian : oke (mengahiri panggilang)
Brian berjalan lagi mengelilingi kota dan Brian belum menemukan orang orang itu, di jalan yang sepi aku menghentikan motor dan membakar rokoku
*dalam hati Brian*
siapa yang sudah mukulin teman temanku dan dimana mereka sekarang berada andai saja mereka datang menghampiriku akan ku hajar mereka melebihi mereka mengahajar teman temanku.
kakek Tua : heyy nakk jangan diam di sini malam hari, disini sarangnya para gangster, selamatkan nyawamu dan pergilah
Brian : oh yaa.. iyaa siap kakek, kakek aja duluan nanggung nih aku lagi meroko (manawari roko kepada kakek dan kakek menolaknya karena tidak meroko)
Brian kaget ketika kakek itu mengatakan ini sarang para Gangster begitu tidak lama Brian pergi untuk pulang karena sudah menunjukan pukul 11.00, Brianpun langsung menyalakan dan membalikan motornya ketika Brian membalikan motor nya ada banyak Orang orang yang menghadangnya sambil duduk di motor nya masing masing, Brian kaget dalam pikiran nya aneh aneh Brian mematikan motornya lagi Brian Bertanya
Brian : ada masalah? kenapa kalian mengahadang gwe ? (turun dari motor)
salah satu mereka turun dari motor dan menghampiri Brian berdiri tegak di depan Brian sambil tersenyum
Brian : loe siapa ?? ada urusan apa dengan gwe?? (saling tatap muka)
Brian dan lelaki itu saling tatap dan orang itu mengepalkan tangan, di saat dia mau memukul Brian ada orang yang menangkisnya dari samping Brian, brian meliriknya ke samping
__ADS_1
Brian : Kelvin (kaget)
Kelvin : jangan pukuli dia, dia adalah adik Varrel (lelaki yang mau memukul Brian Kaget) lindungilah dia seperti lo dulu yang di lindungi Vareel (menatap orang orang yang di sekitar) secara langsung orang yang tadi mau memukul Brian langaung berlutut minta karena dia tidak tau bahwa Brian adik dari Varrel yang sudah meninggal
Brian : jangan berlutut seperti ini (membanhungkannya)
Kelvin : nama dia alvaro dia pindahan dari inggris (menepuk pundak alvaro)
Alvaro : gwe minta maaf, gwe tidak tau kalau loe adik varrel
Brian : iya ga papa (tersenyum)
Kelvin : loe lagi apa di sini malam malam gini, apalagi di tempat sepi gini, tempat ini berbahaya buat loe (menatap Brian) mengajak duduk Brian di suatu kursi pinggir jalan
Brian : aku cuma kesal Vin, teman teman gwe di pukulin dan basecamp gwe di acak acak, entah siapa aku tak tau, kata teman teman gwe katanya mereka pake topeng, saat itu gwe tidak ada di lokasi, gwe baru saja keluar dari tahanan polisi (menundukan kepala)
Kelvin : loe baru keluar dari penjara? (muka kaget) kenapa loe bisa masuk penjara??
Brian : aku menghajar abis abisan si Aksa (tersenyum)
Kelvin : aduh emang lo gak beda jauh dari kaka lo Varrel, yasudah loe sekarang pulang gwe akan cari orang itu sama teman gwe, Brian memotong upacan Kelvin *Sungguh?* ya sekarang loe pulang jaga diri baik baik (menepuk pundak Brian dan tersenyum)
Brian : ya udah gwe pulang duluan (Brian bersalaman tangan ke semua yang ada di sekitar terutama ke Kelvin dan Alvaro)
Brianpun langsung menghidupkan motornya dan pergi meselsat untuk pulang, sesampai di rumah Brian berbaring di atas ranjang dan tertidur pulas
UNTUK PARA PEMBACA...
TERIMAKASIH TELAH MAMPIR LAGI UNTUK MEMBACA NOVEL SAYA DAN JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DI BAWAH 👍👍👍
SATU LAGI JANGAN LUPA BERI AKU BINTANG 5😊
__ADS_1
♡selamat membaca♡