Pacarku Ketua Gangster

Pacarku Ketua Gangster
Pacarku Ketua Gangster 30


__ADS_3

Dinda : Rik kemana Fredi dan Keysa tidak kunjung pulang


Erik : saya tidak tau Bu, ibu diam saja di rumah saya akan menemui anak anak di depan, kami akan mencarinya


Dinda : Terimakasih Rik


Feli : kita berdoà saja Tan, semoga mereka baik baik saja (mencoba menenangkan Dinda)


Feli mengajak Dinda pergi ke sebuah kolam ikan yang ada di belakang rumah


Kelvin mencoba mengumpulkan anak anak di rumah Brian


Kelvin : Vir loe coba hubungi Aksa dan Helen dan yang lainnya supaya mereka segera datang ke sini kita kumpulkan semua anak anak, untum mencari Fredi dan Keysa


semua anak anak pun telah terkumpul di rumah Brian, Erik dan David berdiri di hadapan semua anak anak


Erik : Vin dmna Brian?


Kelvin : ohh iya lupa, aku tidak membangungkan nya dia tidur di dalam tunggu sebentar


tidak lama kemudian Brian dan Kelvin datang, Brian langsung duduk di tengah tengah Erik dan David


Brian : siapa lagi paman yang membuat onar


Erik : Fredi dan Keysa belum kinjung pulang, kita semua akan mencarinya sekarang


Dengan secara tiba tiba Oki datang dengan menaiki motornya lalu menghampiri Brian


Oki : hey Brian, aku dapat sms dari orang tak di kenal, pesannya adalah "tolong beri tahu Brian, nanti malam ini jam 12 malam suruh dia pergi ke stasiun kereta api yang berlokasi di daerah Timur Selatan dan ingat syaratnya datang sendirian jika dia memang lelaki"


Brian : sekarang jam berapa? masih lama ya? aku tidur dulu sebentar, ohiya tapi gwe minta tolong pada kalian semua jangan sampai Tante Dinda dan Feli tidak mengetahui semua ini (Brian dengan berlagak biasa saja masuk ke dalam rumahnya)


*dalam hati Erik*


Brian... loe sungguh lelaki yang luar biasa, meski ada orang yang menantang loe bertarung loe berlagak biasa biasa saja


Oki : ko Brian malah berlagak biasa biasa saja ya


Erik : biarkan dia masuk, sekarang tugas kita adalah memasang GPS di motornya Brian supaya kita tidak sulit melacak keberadaannya nanti


Kelvin : ide yang sangat bagus paman


Erik : yasudah.. kalian sebagian bantu Kelvin memasang GPS pada motor Brian (merekapun sigap memasang GPS pada motor Brian)


David : Vir tolong bawakan Leptop paman di dalam


Virgi : baik paman


Pukul menunjukan jam 23.15...


Brian bangun dari tidur nya dia langsung bersiap siap, sebelum dia pergi dia menghampiri kamar Dinda untuk mengecek apakah mereka sudah tidur, dan ternyata Dinda sudah tidur di temani Feli


*dalam hati Brian*


Kalian jaga diri baik baik ya, aku pergi dulu

__ADS_1


Brian berjalan menuju keluar, ternyata di sana anak anak sudah menantikan kedatangannya, semua anak anak melihat kenarah Brian


Brian : jangan melihat gwe seperti itu (memakai jaket)


Erik : pergilah dan hati hati Brian (Brian hanya tersenyum)


Brian : Paman, aku titip tante Dinda dan Feli begitu Keysa kalau sudah pulang ya


Erik : iyaa Brian


Brian menaiki motornya dan melesat pergi


Kelvin mencoba mengejar Brian namun Erik manghadangnya


Erik : diam di sini, paman tau kalian semua mengkhawatrikan Brian, bukan hanya kalian, paman juga sama hal nya seperti kalian, biarkan dia pergi sendiri


Kembali kepada Fredi dan Keysa yang sedang di ikat di sebuah kursi dengan berdampingan


Fredi : Keysa, apa kamu baik baik saja?


Keysa : aku baik baik saja, tapi aku takut


Fredi : si Elang memang keterlaluan, tunggu aja loe Lang gwe akan membalasnya


dengan secara tiba tiba Elang datang menghampiri dengan membawa makanan untuk mereka


Elang ; makanlah, gwe tidak mau kalian mati kelaparan (memberikan makanan namun Fredi menendang makanannya)


Fredi : mau loe apa sih? kalau loe emang laki jangan gini caranya, pengecut..... bisanya dengan cara begini


Fredi : maksud loe apa bajingan!!!!


Elang pergi meninggalkan Fredi dan keysa sambil tertawa keras


Keysa : Fred... apa yang akan terjadi, aku takut


Fredi : aku juga tidak tau Keysa, ini salahku membawa kamu keluar, maafkan aku Keysa


Keysa : Bukan... ini bukan salah kamu Fred, jangan menyalahkan diri kamu sendiri


Brian telah sampai di lokasi tersebut, dia menuruni motornya lalu berjalan mendekati seseorang yang sudah menunggunya, dan secara tiba tiba di belakang Brian ada seseorang yang.......


Brrrukkkk!!!!!!!!


Erik bersama anak anak sedang memperhatikan keberadaan Brian dengan cara mengintai GPS nya


Virgi : paman... sebaiknya kita temui Brian sekarang


Erik : jangan dulu, kita sebaiknya di sini saja


Virgi : tapi paman....


David : sudah Vir, kita tunggu saja di sini


Waktu telah menunjukan jam 01.00 Erik dan yang lainnya masih memperhatikan keberadaan Brian

__ADS_1


Kelvin : Aku sudah tidak bisa lagi diam di sini paman, aku akan menyusul Brian


Erik : Vin...........


Erik mencoba menghalangi Kelvin, tetapi Erik gagal untuk menghalangi Kelvin


Erik : yasudah..... Virgi, Aksa, Helen, dan alvaro ayo ikuti paman dan paman David


David : Rik jangan terlalu sedikit membawa anak anak, bukannya aku meremekan kalian, jumlah mereka pasti banyak


Erik : yasudah 5 orang jaga di sini, kalau Dinda dan Feli menanyakan kita, bilang saja kita sedang mencari Fredi dan Keysa


*Baikkkk paman*


Sampailah mereka di lokasi tersebut, mereka melihat motor Brian dan Kelvin yang berada di dekat Rel Kereta Api, mereka menghampirinya, Virgi melihat Kelvin yang sedang menangis lalu menghampirinya


Virgi : (teriak) Briannnnnn......... (semua anak anak terkagetkan dengan teriakan Virgi..... Erik dan yang lainnya menghampirinya)


Erik : Brian.....


David : Brian.....


Aksa : Brian.....


Helen : Brian.....


Alvaro : Brian.....


anak anak semua terdian tidak bisa berkata apa apa, melihat kondisi Brian yang telah di tusuk dengan sebuah pisau


Kelvin : Paman........... (Kelvin memukul Erik) kata aku juga apa, Alasan paman apa dari awal mengahalangiku untuk menyusul Brian, coba katakan Paman.......... (Erik terdiam)


Helen mencoba menghubungi ambulan agar Brian bisa di selamatkan......


Ambulan pun datang, Brian segera di bawa menuju rumah sakit


☆RUMAH SAKIT☆


Situasi di rumah sakit sangat hening, semua di antara mereka tidak ada yang berbicara, begitu Kelvin yang terus menerus meneteskan air matanya, Erik mencoba mendekatinya dan memeluknya


Erik : Vin.... maafkan paman yang telah menghalangi loe dari awal, paman tidak tau ahirnya akan begini


Kelvin : akhhhhhhhhhh.... kenapa semuanya jadi begini (pergi meninggalkan Erik dan yang lainnya)


☆SCORPION SWORD☆


mereka sedang mendapatkan hall bahagia buat mereka, karena sasaran mereka telah takluk di lumpuhkan


UNTUK KALIAN YANG SUKA MEMBACA NOVEL SAYA🤗🤗🤗


TERIMAKASIH TELAH MAMPIR LAGI UNTUK MEMBACA NOVEL SAYA JANGAN LUPA KASIH LIKEEE 👍👍👍


DAN KOMENTAR DI BAWAH 👇👇👇


DAN SATU LAGI JANGAN LUPA KASIH AKU👉☆☆☆☆☆👈

__ADS_1


__ADS_2