
Fredi berjalan mencari pintu masuk dari belakang di ikuti Gery, Roni, dan Virgi dengan secara tiba tiba mereka mendengar suara perempuan yang berteriak dari dalam ruangan mereka langsung masuk dari pintu belakang dan mendekati suara tersebut
Gery : Fred kita tunggu saja di sini, biarkan paman erik bersama yang lainnya masuk dulu dari pintu depan
Fredi : oke... kita diam di sini jangan brisik nanti kita ketauan
-
-
Erik bersama yang lainnya mulai memasuki halaman rumah tersebut dan di situ ada dua orang preman yang berjaga, preman itu menghadang Erik dan yang lainnya di pintu masuk depan
*mau ngapain kalian ke sini ada perlu apa*
David berjalan menghampiri dua preman tersebut
David : sini lawan gwe dua duanya
*malah nantangin kita nih orang*
dengan secara langsung David berkelahi dengan dua preman tersebut dengan hasil ahir dua preman itu kalah dan menyerah lalu Erik menghampiri dua preman itu yang sedang bergeletak
Erik : antar kami untuk menemui Elang
*iya iya aku akan antar kalian menemuinya*
Erik : paman dan paman David akan tunggu kalian di luar, kalian masuk duluan
preman itu mengantarkannya untuk menemui Elang, setelah masuk kedalam mereka di sambut oleh Elang bersama teman temannya
Elang : ahirnya datang juga kalian udah lama kita menunggu (bertepuk tangan)
Kelvin : mau loe apa hah??? dimana Keysa
Elang : apa?? Keysa?? dia ada bersamaku saat ini, kalian ingin dia kembali? coba aja kalau bisa (tertawa)
Alvaro : pengecut dasar beraninya sama peremuan, cara loe bukan seperti laki broo
Elang : widihhhh... suka suka gwe dong, ohh iya dimana Brian apa dia takut untuk datang ke sini
Kelvin : hahaha (tertawa) Brian gak bakalan takut sama pencundang seperti loe
Elang : makin ngelunjak nih apa kita harus habisin mereka kawan?
secara tiba tiba ada seseorang menuruni tangga, dia berbadan tinggi, kekar menghampiri Elang
Elang : ohh iya perkenalkan ini Gebi yang akan menghabisi Brian, ohh iyaa Geb... Brian nya gak datang lemah ya dia
Gebi : hahaha (tertawa) kita habisi aja yang ada
Elang : yasudah kalau begitu kita habisi mereka (membuka jaket dan melemparnya) pertarungan akan di mulai.... seranggggg.......
mereka mulai baku hantam sedangkan Gebi tidak ikut dia langsung menaiki tangga
-
-
-
-
-
Fredi : kayanya sudah di mulai, ayo kita cari Keysa
Virgi : kita bagi dua aja loe sama Gery gwe sama Roni
Fredi : baiklah kalau begitu...
Fredi berjalan menaiki lantai 2 sedangakan Virgi dan Roni mencari di bawah
Fredi dan Gey mendegar suara tolong tolong dari suatu ruangan dan dia mendekatinya, Fredi langsung mendobrak pintu dan di dalam ada dua preman yang berjaga
Keysa : Fredi tolong aku (menangis)
*berani raninya kalian ke sini*
Fredi dan Gery langsung baku hantam dengan dua preman tersebut
-
-
-
Erik dan David menunggu di luar dan tiba tiba Hp nya berdering
โpanggilan tersambungโ
Erik : hallo....
Brian : ini Brian paman, gimana apa sudah sampai?
Erik : sudah Brian teman teman kamu sedang baku hantam di dalam
Brian : apa????? (memutuskan panggila)
David : siapa rik?
__ADS_1
Erik : Brian, kayanya dia sangat emosi sekali
David : pasti... kita tunggu dia di sini
-
-
-
-
STOPPPPPPPPPP......
mereka yang sedang baku hantam secara langsung berhenti.....
Gebi : Perempuan itu tidak ada, salah satu dari mereka telah membawanya
Elang : ******** (mendang kursi)
Kelvin : hahaha (tertawa) baguslah kalau begitu, ayo teman teman kita cabut
Gebi : eh.... loe semua jangan pergi gwe akan tantang berantem satu lawan satu di antara kalian semua
Kelvin : ayo... loe maju sini lawan gwe (berjalan mendekati Gebi)
Gebi : oke.....
Gebi dan Kelvin baku hantam satu lawan satu, sedangkan yang lain menontoninya
-
-
-
Erik melihat Brian datang, dan langsung menghampirinya
Brian : gimana paman Keysa nya ada?
Erik : Keysa telah di bawa lolos oleh Fredi,Gery,Roni dan Virgi dan mereka telah membawanya pulang ke rumah loe
Brian : baguslah kalau begitu, aku masuk dulu paman
Erik : oke.. hati hati Brian...
pertarungan sangat sengit tidak lama kemudian Kelvin terjatuh dan Gebi memukulinya, dengan secara tiba tiba Brian datang dan berlari ke arah Elang lalu memukulnya, semua orang terdiam sambil melihat ke arah Brian
Brian : kalau emang iya loe laki, ngapain loe culik saudara gwe (memegang kerah baju Elang)
Elang : hahaha (tertawa) suka suka gwe lah kenapa loe yang repot
-
-
-
-
Fredi, Keysa, Gery, Roni, dan Virgi telah sampai di rumah Brian mereka turun dari motornya masing masing, mereka langsung masuk ke dalam rumah
Fredi : tante.... nih aku bawah siapa (menggandeng Keysa)
Dinda berjalan menuruni tangga dan terkejut melihat Keysa anaknya sudah ada
Dinda : Keysa sayang..... mama merindukanmu (berlari ke arah Keysa lalu memeluknya)
Keysa : aku juga merindukan ibu (memeluk erat dan menangis
Dinda : lain kali jangan keluar sendirian, mama tidak mau kejadian seperti ini terulang kembali (melepaskan pelukan)
Fredi : tante, Feli,adel dan mira ada ke sini tadi?
Dinda : mereka belum ke sini
dengan secara tiba tiba Feli, Adel, dan Mira datang, begitu melihat Keysa mereka berlari lalu memeluknya
Feli : apa kau tidak apa apa Keysa? (melepaskan pelukan)
Keysa : aku baik baik saja ko
Feli : syukurlah, kami semua mengkhawatirkanmu, ohh iya anak anak yang lainnya pada kemana?
Fredi : mereka masih di sana di tempat Keysa di culik
Feli : lalu Brian ada?
Fredi : gwe tidak tau, pass gwe tadi di situ Brian tidak ada
Feli : Brian pergi dari sekolahnya tanpa mengasih tau dulu ke gwe, gwe khawatir sama dia
Dinda : Feli tenang saja Brian tidak akan kenapa, tante percaya sama dia
Feli : iya tante, semoga Brian tidak kenapa napa
Fredi : yasudah Fredi ke luar dulu ya, teman teman Fredi ada di depan
Dinda : iya Fredi, tante juga mau masakin makanan buat kalian semua, keburu yang lainnya pulang
__ADS_1
Fredi : iya tante, terimakasih (pergi menuju halaman rumah)
Dinda : kita masak makanan buat teman teman kalian sekarang yuk
Feli : iya ayo tante, ehh Keysa kamu kalau cape tidur aja, nanti kamu sakit, kalau enggak tidak tunggu saja sama mira dan Adel
Adel : iya Keysa, kamu istirahat aja yuk, aku dan Mira akan menemani kamu
Keysa : yasudah kalau begitu, aku istirahat dulu
Dinda : ibu masak sulu sama Feli ya
Keysa : iya bu... (pergi menuju kamar)
-
-
-
-
Brian : maksud loe ngapain menculik saudara gwe (memukul Elang berkali kali dan menggusurnya ke luar ruangan)
Elang : Gebi gwe di sini tolong gwe (Gebi datang dan berlari lalu memukul punggung Brian)
Erik dan David melihat Brian yang sedang bertarung melawan dua orang
David : rik, kita bantu Brian lawannya tidak seimabang mereka berdua, malahan yang satu lagi tuh badannya kekar
Erik : jangan bantu Brian, dia suka marah besar kalau di bantu lagi bertarung seperti itu (menahan David)
David : baiklah kalau begitu
Brian terjatuh dan di pukul berkali kali oleh Gebi, dengan secara tiba tiba Kelvin datang dan berlari lalu memukul kelapa Gebi dari bekalang
Kelvin : ******** loe, sini lawan gwe ngapain dua lawan satu pencundang dasar
Gebi : hahaha (tertawa) nih bocah masih gak kapok kapok (memukul Kelvin dan baku hantam)
Brian dia tega melihat Kelvin bercucuran darah di daerah wajah, Brian terus memukuli Elang berkali hingga sama bercucuran darah
Brian : mati kau pengecut (berteriak)
begitu Gebi melihat Brian yang sedang memukuli Elang, Gebi berlari dan memukul Brian tetapi Brian menangkisnya
Erik dan David masuk ke dalam ruangan tersebut dan melihat anak anak yang lainnya baku hantam dan sebagian dari anggota si Elang habis di pukuli oleh Helen dan yang lainnya
Erik : Helen sini (berteriak) Kita cabut sekarang
Helen : oke ayo paman (berjalan keluar dari ruangan)
mereka keluar dari ruangan tersebut bersama sama, begitu mereka melihat Brian yang sedang baku hantam sama Gebi begitu Kelvin yang sedang terbaring bersama Elang mereka langsung menghampirinya namun Erik menahannya
Erik : kita pulang saja, biarkan mereka bertarung
Alvaro : tapi paman, kita harus menolongnya..
Erik : Paman percaya pada dua bocah itu Brian dan Kelvin, ayo kita cabut
mereka pergi meninggalkan tempat tersebut munuju rumah Brian
-
-
-
-
Fredi : siapa ya orang yang berbadan tigggi dan kekar itu kayanya orang baru, apa Brian ada di sana?
Gery : Brian pasti ada di sana, kayanya pas kita meninggalakan tempat itu Brian datang
Virgi : gwe ambil minuman dulu ke dalam
Fredi : ohh iya Vir silahkan
tidak lama kemudian Erik bersama anak anak datang lalu menuruni motornya masing masing
Fredi : ahirnya kalian pulang juga
Gery : paman, dimana Kelvin?
Erik : dia masih di sana bersama Brian (duduk di kursi dan membakar roko)
Feli : Fredi mana mana Brian? (bermuka cemas)
Fredi : Brian masih di sana Fel (berjalan mendekati Feli lalu Feli memeluk Fredi)
Feli : bantu dia Fredi, aku tidak mau Brian kenapa napa (meneteskan air mata)
UNTUK KALIAN YANG SUKA MEMBACA NOVEL SAYA๐ค๐ค๐ค
TERIMAKASIH TELAH MAMPIR LAGI UNTUK MEMBACA NOVEL SAYA JANGAN LUPA KASIH LIKEEE ๐๐๐
DAN KOMENTAR DI BAWAH ๐๐๐
DAN SATU LAGI JANGAN LUPA KASIH AKU๐โโโโโ๐
__ADS_1