Pahlawan Super Didunia Nyata

Pahlawan Super Didunia Nyata
3. Misteri gedung tua dipinggir kota


__ADS_3

Butuh waktu 30 menit untuk sampai di depan gedung tua yang ayah maksud dalam buku hariannya. Gedung itu Benar-benar sudah tua. Dinding pada gedung itu sudah ditumbui lumut, dan jangan lupakan seberapa banyak tanaman yang merambat Didinding-dindingnya.


Aku mencoba untuk membuka gerbang besi berkarat itu, namun usahaku berakhir Sia-sia. Gerbang itu sangat sulit dibuka dan mengeluarkan suara yang begiu sangat nyaring. Dengan sangat berat hati aku harus memanjat gerbang


berkarat itu.


Gedung ini sungguh gedung yang sudah sangat tua. Entah sudah berapa tahun gedung ini didirikan. Ada sebuah air mancur ditengah tengah halaman, tidak terisi air, bahkan sudah dipenuhi oleh tanaman rambat. Halamannya juga dipenuhi oleh daun-daun kering yang berguguran. bagaimana pohon itu masih bisa terawat? Sudahlah itu bukan urusanku.


Sebuah pintu kayu yang sangat besar dengan ukiran yang rumit  berdiri dihadapku. Pintu itu terlihat sangat tua dan lapuk, sudah dipastikan pintu itu pernah menjadi sarang rayap.


Tangan kananku terulur membuka pintu dengan pelan-pelan, suara mendecit itu hadir saat pintu mulai terbuka. Suasana awal yang aku lihat adalah perabotan yang berserakan dimana mana. Aku tidak tahu gedung ini dulu digunakan untuk apa. didalam sana sudah tidak layak untuk dihuni.


Aku mengambil senter yang sengaja aku bawa, senter itu menerangi beberapa meter didepanku. Dari tempatku berdiri aku bisa melihat dua tangga yang mengarah kesebahlah kana dan kiri. kemudian aku mengarahkan senterku mengikuti arah tangga tersebut. Aku bisa melihat lantai dua dari tempatku berdiri, cukup aneh menurutku, mengapa lantai dua terlihat cukup bersih? Seperti ada orang yang merawatnya.


Tatapi siapa yang cukup gila untuk merawat gedung setua ini?


Kalian tahu kan jika aku orangnya sangat penasaran, sikap itu aku dapatkan dari ayahku. Aku beranjak dari tempatku berdiri menuju tangga sebelah kanan, untuk melihat ada apa dilantai dua sebenarnya.


Aku terheran-heran saat berada dilantai dua, tempat ini seperti benar benar terawat. Aku menyusuri koridor yang berada dilantai dua, ada lampu minya yang menyala setiap aku berjalar satu langkah sebelum melewatinya, dan kemudia akan mati setelah satu langkah aku melewatinya.


Karena ada pencahayaan yang cukup, aku memilih untuk mematikan senter untuk berjaga jaga jika ada situasi darurat kedepannya. Ada beberapa lukisan yang terpajang didinding koridor, aku sempat berhenti untuk melihatnya. Lukisan itu tidak terawat sepertinya, karena ada banyak debu yang menempel diatasnya


Ada satu lukisan yang sangat familiar menurutku. Aku tidak bisa melihat siapa orang dalam lukisan itu, entah kenapa aku juga tidak tahu.


Aku sampai diujung koridor. Tidak ada jalan untuk terus melangkah maju. Aku sempet memutar arahku, namun lampu minya itu tidak kembali menyala.


Aku menerka-nerka dengan keanehan pada gedung tua dilanti dua ini. Lantai ini sangat terawat, berbeda sekali dengan lantai dasar. Sepertinya gedung tua ini bukan gedung biasa, “ pasti ada mekanisme disekitar sini.” Aku berpikir dimana mekanisme itu diletakkan. Telapak tanganku meraba-raba dinding, berharap ada sesuatu yang aku temukan.


Jaman yang sudah berkembang sangat pesat, tidak mungkin jika ini hanyalah gedung tua biasa. Kakiku mengetuk lantai dengan berirama, pada arah jam lima aku menemukan lantai yang berbunyi berbeda. Tanpa berpikir dua kali aku mengahancurkan lantai itu dengan hentakan kaki yang lebih kuat.  Ini hanya terbuat dari kayu, tidak sulit bagiku.


Dinding didepanku terbelah menjadi tiga bagian, itu membentuk pola segitiga. Selanjutnya aku disugui dengan ruangan yang sangat besar, dan juga terlihat rapi.


Bukankah itu mekanisme yang sangat sederhana? Ada apa dengan gedung tua ini? Benar, ini bukan gedung tua biasa.


“  Aku baru saja ingin mengirim seseorang untuk mencarimu, tetapi kau sudah datang

__ADS_1


sendiri kesini.”  Aku menatap seorang laki-laki yang tengah terbang diatasku, dia menggunkan Sepatu terbang yang baru akan diluncurkan beberapa bulan lagi. Sepatu itu mengeluarkan hembusan angin yang sangat kencang, angin itulah yang membuatnya dapat terbang diudara.


“ Tempat apa ini?” Aku mengamati sekitarku. Oh, ternyata ini misteri dibalik gedung tua itu.


“ Bukankah kau ingin bergabung dengan kami? Seperti ayahmu dulu.” Aku seketika langsung menatap kearahnya. Aku sekarang mengerti, gedung ini memang markas organanisasi yang ayah ceritakan dalam buku hariannyanya.


“ Berminat bergabung?” Dia mendarat dihadapanku.


“ Aku tidak bisa menolanya,” dia tersenyum lalu menjabat tanganku.


“Aku Diaz, kau basti Banyu Biru bukan?” Kami berdua kembali berjalan menuju pintu yang lebih besar dari pintu yang aku lewati sebelumnnya. Ukiran pintu ini jauh lebih rumit. Didalam sana juga sangat menakjubkan, berbagai alat teknologi tercangggih ada didalamnnya.


Ini memanglah organisasi besar yang bekerja dibalik layar.


Aku kembali memasuki sebuah ruangan yang tak kalah menakjubkan dari ruangan sebelumnnya. Disana ada lima orang yang telah menunggu kehadiranku dan Diaz.


“ Apa kemampuanmu?” Salah satu dari mereka berlima bertanya kepadaku.


“ Dari hasil pencarianku,” tanganku bergerak seolah-olah aku sedang mengangkat fas bunga yang berada disudut ruangan, “ ini  disebut telekinesis.”


Dia melanjutkan ucapannya, “ Sebagian besar dari kami bekerja menggunakan otak, tidak seperti kau yang memiliki kekuatan super. Orang kami juga tengah meyelidiki dari mana datangnya kekuatan itu.” Ryan mengambil sesuata dari balik jas hitam yang dia gunakan. Aku mengenali benda itu, itu adah sebuah hologram.


Hologram itu menyala lalu menampilkan sebuah data seseorang. Jumlah keseluruhannya ada  lima data seseorang yang kedepannya akan menjadi teman satu timku. Ryan mengatakan tugas pertamaku adalah mencari keberadaan mereka ditemani oleh Diaz.


Aku juga baru tahu bahwa minggu depan gedung ini akan dirobohkan oleh pemerintah. Informasi yang aku dapat dari Diaz, bahwa kita akan beroperasi dipusat kota dengan membangun sebuah hotel berlantai 60.


Dua puluh lantai teratas akan kami gunakan sebagai markas pusat, dan empat puluh lantai kebawah akan dibuka untuk umum.


Saat ini aku tidak tau detail tentang organisasi tanpa nama. Ryan akan mengatakan detailnya saat kami berlima telah berkumpul menjadi satu.


Tugas pertamaku untuk mencari mereka berlima dipermudah oleh keadaan. Water Blue melarikan diri ke Indonesia karena sekarang dia menjadi buronan polisi. Hanya sebuah keceroboon bisa berdampat besar untuk dirinya. Blue tidak sengaja meledakan bom disalah satu kota hingga mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi negara asalnya. Itu adalah kali pertama Blue membuat bom dan berniat menguji cobanya.


Jika Water blue adalah buronan polisi maka berbeda dengn Red evil. Red adalah bantuan terbesar bagi polisi untuk menangkap buronan kelas tinggi. Red bekerja sendiri tanpa ingin bergabung kepada pihak manapun, sepertinya hal ini akan sulit jika harus mengajak Red bergabung dengan organisasi tanpa nama.


Red datang ke Indonesia karena menerima job dari sebuah perusahaan besar untuk mencuri datang rahasia. Dari yang aku tahu, data tersebut sangat bebahaya jika eksperimen para ilmuan itu berhasil.

__ADS_1


Ini adalah Yellow claw, si penjelajah waktu seperti pintu kemana saja milik doraemon. Yellow datang ke  Indonesia karena memiliki janji dari seseorang untuk memperbaiki masa lalu dikehidupan sebelumnya. Aku heran kepadanya, kenapa dia sangat suka bahkan senang hati mengurusi hidup orang lain.


Mungkin bagi laki-laki sepertiku, kemampuan White saiger sangat menguntungkan. White memiliki kemampuan menembus dan ditembus. Kalian paham tidak di sebelah mana kemampuan white menguntungkan bagi para laki laki? White adalah salah satu mata-mata yang terkenal, dia mengunakan nama Eyes untuk nama samarannya. Alasan white datang ke Indonesia tidak lain hanyalah untuk berlibur?


oOo


Hari ini aku berencana untuk mengundurkan diri dari café tempatku bekerja.


Ini akan menjadi hari yang sangat melelahkan nantinya. Beberapa hari aku akan dilatih untuk lebih bisa menguasai kekuatan super ini. Tidak hanya kekuatan super, aku juga akan dilatih bagaimana cara mejadi penembak yang jitu.


Aku tidak sabar untuk menjalankan tugas-tugas selanjutnya, dan melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda.


“ Berangkat bi-!” aku menoleh saat mendengar ajakan Diaz untuk segera menaiki mobil yang dia kendarai


Tujuan pertama kita adalah Water blue, dia berada dilokasi yang cukup dekat dengan markas cabang organanisasi tanpa nama yang berada di Indonesia.


Mobil yang kami kendarai melesat degan cepat membelah keramaian jalan Ibu Kota. Lokasi Blue berada menunjukkan bahwa dia sedang berada disalah satu pantai wisata yang berada di Ibu Kota. Perempuan ini cukup aneh, para polisi sibuk mecari, dia malah dengan santai nya berlibur. Buronan internasional memanglah berbeda.


Diaz memberhentikan mobilnya ditepi jalan. Tempat yang kita tuju masih kurang kebih 2 km lagi.


“ kenapa?” Alisku terangkat, meminta penjelasan kenapa kita behenti disini.


“ Blue bukan orang biasa, kita butuh persiapan jika dia memberi perlawanan. Lagi pula kia tidak bisa menampakkandiri didepan umum.”


Diaz memberiku satu stel jubah bewarna hitam dan juga topeng lambang organisasi tanpa nama dan jangan lupakan sepatu terbangnya.


Sesuai rencana yang telah kita susun saat perjalan menuju lokasi Blue berada, kita akan membawanya paksa menuju salah satu tempat yang sepi baru berbicara baik-baik denganya. Kami berdua juga memakai satu alat berbentuk kaca mata untuk memudahkan menemukan target.


Kami tidak bisa menemukan keberadan Blue meski sudah menggunaka alat berbentu kacamata itu.


Keberadaan kami tida mungkin bisa dilihat oleh manusai biasa, terbang cukup tinggi itu adalah pilihan satu-satunya saat ini.


Kaca mata yang digunkan Diaz menunjukkan bahwa saat ini Blue sedag berada dikedalam air, mungkin wanita itu sedang menyelam.  Karena ini keadaan yang cukup penting maka kami berdua memilih untuk menyusul perempuan itu dan segera membawa nya pergi.


Aku menemukan titik dimana Blue berada sekarang. Diaz mengeluarkan dua botol porselen, dalam botol itu berisi cairan yang bisa membuat manusia bernapas lebih lama didalam air. Kemudian kami mematikan sepatu terbang dari ketinggian dan meluncur bebas menuju lautan.

__ADS_1


__ADS_2