Pahlawan Super Didunia Nyata

Pahlawan Super Didunia Nyata
5. Menjemput teman: menjelajahi waktu I


__ADS_3

Hari ini kami memilih untuk beristirahat di kota tempat Red menetap. Itu semua sangat melelahkan, tetapi juga sangat menyenangkan! Keesokan harinya kami akan terbang menuju tanah Jawa. Disanalah


lokasi Yellow berada.


Mencari keberadaan Yellow itu cukup itu cukup sulit. Terkadang dia tidak bisa di deteksi dengan alat pencari tercanggih miliki organisasi tanpa nama. Diaz hanya menemukan lokasi dimana Yellow tinggal


sekarang.


Saat dalam perjalanan kami dikejutkan dengan hal yang aneh. Tiba-tiba saja sebuah cahaya berwarna kuning muncul didepan kami, cahya itu bersinar cukup lama dan kemudia terlihat sebuah portal. Itu sungguh portal! Aku sangat yakin.


Seorang keluar dari sana dengan keadaan yang sangat kacau.


“ Astaga! Siapa kalian?” Gadis itu terkejut


saat melhat kami. Bukankah seharusnya kami yang bertanya?


“ Harusnya aku yan bertanya, siap kau?” Red menujuk tepat pada wajah gadis itu.


“ Dia Yellow, orang yang kita cari.” Diaz menjelaskannya kepada kami.


“ Mencariku? Untuk apa?”


“ Tentu saja mengajakmu bergabung dalam organisasi kami.” Sepertinya diantara kami berempat Blue adalah orang yang paling bersemangat.


“ Huh, organisasi tanpa nama rupanya,” Yellow menatap jengkel kepada kami. Sedetik kemudia dia tersenyum menyerigai.


Ada apa ini? Kenapa perasaanku menjadi tidak enak.


“ Aku memiliki satu syarat,” Yellow tersenyum sangat manis kepada kami.


Red bertanya, “ apa itu?”


“ Bantu aku menyelidiki kasus pembantaian satu keluarga.”


“ Itu adalah urusan polisi,” sepertinya hari ini akan menjadi hari yang sangat melelahkan.


“ Tapi… tapi ini kasus yang berbeda,” Yellow memberikan tatapan memohon kepada kami, s*al bagaimana gadis itu menjadi sangat menggemaskan?


“ Katakan,” Sepertinya Diaz bersedia membantu Yellow untuk mengungkap kasus pembunuhan itu.


“ Waktu aku pulang les malam-malam, ada sosok hantu yang mengikutiku. Aku sudah berkali-kali mengusirnya, tapi dia selalu datang menggangguku. Lalu aku tanyakan pada temanku, apa mau hantu itu.


Ternyata dia tahu bahwa aku seorang penjelajah waktu, dia memintaku untuk menyediki kasus pembunhan pada keluarganya. Kasus itu terjadi pada sepuluh tahun yang lalu. Kasus itu masih berlaku sampai saat ini dan akan ditutup minggu depan.” Yellow menjelaskan masalahnya dengan sangat terperinci.


“ Lalu?”  Yellow menatap Red tidak percaya, apakah dia harus menjelaskan kembali?


“ Bantu aku, kumohon…” S*al! Ekspresi itu, kenapa begitu menggemaskan sekali?


“ Apa kau tidak bisa menyelesaikannya?”


Aku mendekat untuk mengusap rambutnya. Gadis kecil ini sangat menggemaskan aku tidak tahan untuk tidak mengusap kepalanya. “ Gadis sekecil aku mana paham dengan kasus pembunuhan.”


“ Berapa umur mu?” Diaz bertanya pada

__ADS_1


Yellow.


“ Bulan depan aku baru berumur lima belastahun,” Ucapnya malu-malu.


“ Lalu bagaimana kamu menyelesaikan kasus


sebelum-sebelumnya?” Blue bertanya mewakili rasa penasaranku.


Gadis ini baru berusia 14 tahun, itu juga sangat luar biasa!


“ Kakak yang membantuku, tetapi beberapahari ini kakak sedang sakit.” Yellow menjelaskan kondisi kakanya.


Kami meminta Yellow untuk menjelaskan kondidisi sepuluh tahun yang lalu. Entah pembantaian seperti apa hingga saat ini kasus tersebut belum terselesaikan.


Setelah cukup paham dengan situasi yang ada, kami segera mengikuti Yellow untuk membuat portal kemasa sepuluh tahun yang lalu. Ini adalah pengalaman pertamaku menjelajahi waktu, mengobati rasa penasaranku dengan pintu kemana saja milik doramon.


oOo


" Kenapa tiba-tiba aku merasa merinding?” Kita berlima telah sampai pada masa sepuluh tahu yang lalu. Tetapi aku merasa aneh dengan keadaan disekitar. Aku tidak tahu jam berapa sekarang, sinar matahari tidak sepenuhnya menyinari, dan juga jam tanganku tidak berfungsi.


Aku melihat diaz mengamati sekitarnya, “ Sepertinya kita berada di hutan.”


“ Kita memang berada di hutan,” Red melirik Yellow dengan tajam.


“ Coba jelaskan kepada kami,” Aku dan yang lainnya perlu penjelasan bukan? Kenapa kita bisa sampai dihutan seperti ini.


“ Maaf, aku lupa bilang, portalnya tidak sempurna.”


“ Jadi?” Aku kembali bertanya.


“ Kau mendengarnya, Bi?” Blue memeluk tanganku, mungkin dia sangat ketakutan berada ditengah hutan seperti ini. Aku juga mendengar suara aneh dibelakang sana, tidak hanya aku, kita semua mendengarnya.


“ Hitungan ketiga kita lihat apa yang ada dibelakang.” Diaz mengomandani.


“ Satu…”


“ Dua…”


“ Tiga…”


Kami menoleh bersama, dan apa yang kalian tahu? Itu sungguh hal yang berbahaya.


“ Satu, dua, tiga, empat…” Red menghitung berapa banyak bahaya yang ada.


“ Apa yang harus kita lakukan?” Tubuh Yellow begetar, itu benar-benar hal yang sangat berbahaya. Bukan hanya yellow kami berempat juga merasa ketakutan. Kenapa berempat? Karena Red terlihat sangat bahagia saat bertemu dengan bahaya itu.


“ Apa yang sedang kau lakukan Red?” Blue berteriak pada Red saat dia melihat teman satu timnya mendekat pada arah bahaya berada.


“ Aku hanya ingin melihat mereka lebih dekat lagi!”


“ Itu berbahaya red!”


“ Tidak!”

__ADS_1


“ Berbahaya!”


“ Tidak!”


“ berbahaya!”


Blue dan biru terus saja berdebat sampaimereka tidak tahu bahwa hariamu itu berlari ingin menerjang Red yang membelakanginya.


“ AWAS!” Hanya posisiku yang berada dekat dengan temat Red berdiri. Aku memeluk Red, membiarkan punggungku terkena cakar hariamu yang sangat tajam. Darah segar mengalir dari punggungku, itu adalah rasa tersakit yang pernah kudapatkan selama aku masih hidup.


Harimau itu memberi celah padaku untuk melarikan diri. Dalam dekapanku aku bisa mendengar isakan tangis Red, mungkin dia merasa bersalah dengan apa yang menimpaku saat ini.


Aku membawa Red menuju empat di mana yang lainnya berada, mereka berada cukup jauh dari tempat awal kami sampai.


Aku melihat Yellow yang terus menangis dalam pelukan Blue. “ Kita tidak bisa melukai para harimau itu, mereka termasuk dalam hewan yang dilindungi.” Diaz tampak berpikir bagaimana cara melarikan diri dari kejaran hewan buas tersebut.


“ Blue keluarkan air sebanyak banyaknya!” Aku memeberi perintah kepada Blue.


“ Untuk apa? Itu tidak banyak membantu!”


“ Keluarkan saja! Aku akan mengendalikannya.untuk membuat dinding pelindung, lalu pikirkan rencananya!” Kemudian aku melihat banyak air yang tiba-tiba muncul di udara.


Setidaknya ini bisa menahan mereka untuk tidak mendekat kearah kami. Dibelakang sana mereka bertiga sedang membuat rencana untuk melarikan diri. Diaz meminta Blue untuk mengeluarkan beberapa


bendan untuk mendukung rencana melarikan diri ini.


Seperti yang dijelaskan Diaz saat ini, kita akan melarikan diri lewat udara. Diaz menyuruh kami memasang peer besar pada sepatu kami, dan juga meminta kami untuk mengenakan baju wingsuit. Itu adalah baju khusus untuk terjun dari ketinggian, kita seolah sedang terbang saat menggunakannya.


Kami dengan bersamaan melompat, itu adalah lompatan yang cukup tinggi!


Kami sampai dipinggiran hutan setelah kurang lebih dua puluh lima menit menit berada di udara. Aku merasa tidak bertenaga setelah kejadian ini semua. Huh, rasanya aku sudah tidak kuat menampung tubuhku sendiri. Melihat aku yang sudah tidak berdaya, Blue dengan cekatan segera merawat luka yang aku dapatkan.


Mungkin luka ini harus segera dijahit. Mulai sekarang aku harus terbiasa melihat barang-barang yang muncul tiba-tiba, contohnya seperti sekarang banyak sekali peralatan mesdis yang muncul tiba-tiba disekitar kami.


Tubuhku mati rasa saat ini, mungkin itu adalah efek obat bius yang diberikan oleh Blue. Butuh beberapa jam untuk menyelesaikan jaitan pada luka yang aku dapatkan. Untung saja ada Blue yangh paham dengan hal seperti itu. Bayangkan saja jika tidak ada dirinya seperti apa aku sekarang? Mati konyol dimasa lalu? Itu sangat tidak lucu!


Usai membereskan peralatan medis kami berlima segera berjalan keluar dari hutan. Aku dipapah oleh Diaz dan juga Red, itu benar benar rasa sakit yang luar biasa.


Beberapa meter dari hutan kami melihat perkampungan. Lebih baik singgah disana untuk beberapa hari baru kita pergi ke kota untuk mencari bukti pembantaian satu keluarga.


Kami merasa tidak perlu khawatir untuk kebutuhan kami disini, keberadaan Blue itu sudah lebih dari cukup.


Kami disambut dengan baik setibanya diysana.


Mengunakan alasan berkemah mungkin itu terlihat masuk akal. Sebelumnya kami digiring ke rumah Pak Lurah untuk melapor. Setibanya dirumah Pak lurah Blue langsung melakukan perawatan pada luku dipunggungku. Dia mengeluarkan botol yang


berisi cairan penyembuh, cairan itu berguna untuk mempercepat penutupan pada luka. Cairan itu sangat berguna bagi dokter di sepuluh tahun kemudian.


Ini adalah sepuluh tahun yang lalu bukan? Apakah aku masih bisa melihat ayahku? Tapi itu adalah urusan pribadiku, tidak baik jika dilakukan saat kami sedang melakukan misi. Lain kali saja aku memita Yellow


untuk menemaniku menjelajahi waktu.


Selama satu hai disana kami disibukan dengan rencana yang akan dilakukan oleh Yellow. Sedangkan Diaz disibukan dengan membuat kamera kecil yang akan memantau pergerakan Blue dalam menyelidiki kasus. Rekaman itulah yang akan kami serahka pada kepolisian.

__ADS_1


Agar mereka tidak bisa menemukan data pribadi Yellow, Diaz membuat data pribadi paslu yang akan selalu terganti setiap satu sampai lima menit sekali.


Kami juga akan membuatkan Yellow kartu identitas palsu dan semua perlengkapan untuk mendaftar sekolah agar lebih mudah dalam penyelidikan.


__ADS_2