papaku seorang idola

papaku seorang idola
chap 2 (surat cinta untuk bayi..)


__ADS_3

Suasana sangat menyenangkan melihat bayi gemuk itu minum dengan lahap.


Kevin yang yang sepertinya memikirkan sesuatu, tiba-tiba mengambil sesuatu dalam keranjang bayi. Lebih tepatnya sebuah surat, eh ternyata banyak surat didalam sebuah amplop.


"mom, ada surat yang ditinggalkan disini"


"oh syukurlah, ayo cepat buka dan baca biar kita bisa mendengar"


"tapi... " kevin bingung harus bicara apa.


"tapi apa? "


"sangat banyak, bahkan lihat. Ini surat apa sebuah novel"


Kevin mulai sakit kepala melihat tumpukan kertas itu.


Hei, apakah pengirim bayi seorang penulis.


"sudah jangan hanya dilihat cepat baca, mom sangat pemasaran"


"iya, kakak juga penasaran"


"..." pria tua hanya melirik dengan dingin, tapi juga tidak menyembunyikan tatapan ingin tahu"


"oh baiklah, halaman pertama"


*tanggal lahir bayiku.


Hallo, aku adalah ibu bayi.


Sebut saja saya mawar (nama samaran). Tidak perlu mencariku. Maaf aku tidak bermaksud membuang dia. Hiks.. Aku terpaksa melakukan ini. Aku belum memberi dia nama. Bayi adalah keluarga hans. Tolong beri dia nama. Aku ingin dia mempunyai keluarga yang memcintainya, untuk itu aku memberikan dia kepada keluarga ayahnya.


Dia lahir tanggal 12 april 20XX. Sekarang dia berusia 4 bulan,


Bayiku sangat manis dan baik. Bahkan kentutpun sangat imut. Aku yakin kalian akan mencintai dia sama besarnya dengan cintaku*


"lihat, dia benar keluarga kita. Oh.. cucuku yang malang, masih sangat kecil, bahkan dia belum bisa makan nasi dan belum bisa merangkak. Kamu pasti bangga pada nenek mengenali dari pertama lihat, benar. "


Ibu hans menatap dan mengelus pipi bayi dengan kasihan.


"..."


"..."


"..." kita tidak pernah tidak mengganggap dia bukan keluarga, kenapa seolah-olah menyindir.


"baiklah kita lanjut surat ke dua"


*surat cinta untuk bayiku.


Anak ku yang ku cintai dan ku sayangi. Hikss..


Apakah kamu tahu nak, sebenarnya mama menulis surat ini sambil menangis. Lihat surat ini masih ada bentuk-bentuk awan.


Tapi mama tidak ingin kamu melihat mama menangis, mama takut kamu juga sedih. Jadi saat mama menulis ini, mama harus menulis ditoilet. Hiks..


Sayang, jangan benci mama. Mama sangat mencintai kamu. Tapi keadaan mama tidak mungkin untuk melihat kamu tumbuh dewasa. Mama akan melihatmu dari jauh. Bukan mama tak ingin bersama kamu, tapi kamu akan berbahaya bersama mama. Lebih baik kamu bersama papa idiotmu itu. Kamu harus hidup bahagia. Mama ingin mendengar pertama kamu bisa bicara dan memanggilku 'MA MA'. Tapi itu tidak mungkin........(masih sisa dua lembar)


"mom, aku tidak tahan lagi membacanya. Isinya penuh omong kosong. Kita lanjut yang lain saja ya... "


Kevin dengan wajah hitam mulai sakit kepala dan curiga, siapa diantara keluarganya yang memili selera terhadap wanita seburuk ini.


"..."


"..."


"..." tiba-tiba mereka kasihan terhadap bayi memiliki ibu seperti itu dan bersyukur membawa bayi pada mereka.


*Untuk keluarga papa bayi.


********, kamu tidak tahu betapa menderitanya aku.


Saat itu aku baru pertama, aku beru berusia 16 tahun. kamu membuatku kesakitan sampai hampir mati.


Saat aku tahu aku hamil, aku bingung, takut, marah. Tapi saat aku mendengar detak jantungnya, aku tidak bisa menggugurkan nya. Aku harus memderita dan berbohong kepada keluarga untuk melahirkan anak itu.


Kalau kamu sampai tidak mencintai anak kita, aku akan mengutuk itu kamu dimakan anjing. Ingat KEVIN!!*


"..." kevin sangat terkejut hingga kertas ditangannya jatuh dan merasa sangat tidak percaya dengan yang baru di baca.

__ADS_1


"..."


"..." kedua pria lain hanya bisa berkeringat dingin untuk anak bungsu setelah melihat surat sambil merapatkan kaki mereka.


"..." ibu hans hampir jatuh, utung saja ayah hans langsung mendukungnya.


Saat suasana mencekam dan mengerikan, cavier yang membeli susu pun pulang.


Melihat keheningan keluarganya, dia sedikit terkejut.


"apa yang terjadi?" cavier bertanya bingung pada pandangan kosong semua orang.


Cavier pun maju meletakan susu di atas meja dan mengambil surat. Membaca satu per satu dan terkejut.


Semua pandangan pun mengalih ke putra bungsu itu.


Ibu hans tidak tahan dan menangis, memberikan bayi kepada suaminya dan menampar kevin.


"plakk.... ********, katakan pada ku, siapa wanita malang itu. Kamu baru berusia 19 tahun. Bayi itu sudah berusia 4 bulan. Ibu bayi itu bahkan mungkin masih dibawah umur. Aku ibu yang gagal mendidik anakku sehingga kelakuan binatang seperti itu. Apa yang harus aku lakukan. Menantuku yang malang, oh cucuku yang malang juga. Huhuhuuuu... "


Ibu hans tidak tahan kejutan yang terjadi dan jatuh pingsan, untung saja cavier selalu disamping dan menangkap tepat waktu..


"mom"


"mom"


"mom" teriak tiga putranya.


Ayah hans langsung menghampiri ibu hans, menyerahkan bayi kepada kevin dan menggendong ibu hans ke kamar.


"apa yang kalian pikirkan. Panggil dokter! " ayah hans berteriak dingin tapi panik.


"baik"


Cavier pun langsung memanggil dokter.


"renungkanlah dan beri penjelasan besok" kata dingin pak hans.


Kevin yang masih bingung dan terkejut tidak menghiraukan rasa sakit dan bengkak pada pipinya. Hanya menatap bayi imut dipelukan nya dengan tidak percaya. Tubuhnya kaku, takut untuk bergerak dan menyakiti bayi.


Malam itu adalah malam tanpa tidur di keluarga hans. Ayah hans dan tiga putranya setia menunggu ibu hans, sedangkan bayi diberikan kepada pengurus rumah yang lebih berpengalaman.


"kamu bangun" ayah hans menatap dengan dingin tapi lembut.


"mom bagaimana perasaanmu? "


"mom tenangkan dirimu oke"


"mom maaf, aku salah" T_T kevin terlihat seperti anak anjing yang ditinggalkan


"dimana cucu ku" ibu hans mengabaikan semua, hanya melihat sekeliling.


Bibi momo, pengurus rumah tangga keluarga hans membawa bayi masuk.


"oh cucuku sayang... " ibu hans dengan antusias ingin berdiri


"mom"


"mom"


"mom, kamu masih lemah. Berbaringlah"


"oh, bibi momo bawa cucuku kesini" akhirnya ibu hans bersandar di ranjang. Bibi momo meletakan bayi itu disampingnya.


"kevin, mom akan tanya kamu nanti. Sebaiknya jawab yang sebenarnya. Sekarang mom ingin kalian memikirkan nama untuk cucu bayiku. Bagaimana kalau Kio, Kris, atau kenzo?? " mata ibu hans berbinar dengan harapan.


"..."


"..."


"..." seperti biasa selera memberi nama ibu sangat buruk.


"itu bagus" melihat yang lain diam, ayah hans angkat bicara


"..."


"..."


"..." apa-apaan selera mereka.

__ADS_1


"mom bagaimana kalau kita yang memberi nama? " calvin tidak tahan lagi dan kasian untuk masa depan keponakan ini.


"oh silahkan" ibu hans berkata sambil bermain dengan bayi yang sedang mengoceh bahasa bayi itu.


"tunggu nyonya, tuan, tuan muda" bibi momo yang sedari tadi diam dan bingung akhirnya angkat bicara.


"katakan bibi momo? "


"sebenarnyaaaa...... Uhh.. Emmm... Nyonya tolong maafkan saya. Tapi dia seorang wanita. Tolong jangan suruh nona muda menjadi pria. Dia memang terlihat seperti tuan kevin. Tapi bibi yakin besar nanti dia akan secantik nyonya. Dan bibi yakin uhh.. ukurannya juga tidak kecil. Bagaimanapun dia keturunan nyonya yang cantik dan sexy"


"..." O.O apa yang besar


"tunggu dulu, bibi momo, tadi apa yang kamu katakan. Siapa nona muda?" ibu hans bingung


"iya, nona muda seorang perempuan asli"


"apaaaaa.... " O_O


"..."


"..."


"..."


"..."


Ibu hans pun langsung membuka popok bayi, dan benar saja itu tumpul.


"oh cucuku yang malang, maafkan nenek tidak tahu bahwa kamu perempuan. Sungguh kamu tentu saja sangat cantik. Jangan salahkan nenek oke. Salahkan saja kakek. Aku ingin seorang putri selalu dikasih putra" T_T seketika mata ibu hans berkaca-kaca.


"..."


"..."


"..."


"..." haruskah selalu menyalahkan orang lain


"apa yang kalian bengong, cepat pikirkan sebuah nama untuk cucuku yang cantik"


"bagaimanapun adik ketiga adalah ayahnya, biarkan dia memberi nama"


"aku.. Baiklah, namai saja dia mawar atau melati"


"apa kamu mau mati"


geram ibu hans. Teringat surat ibu bayi. Membuatnya mual.


"calvin kamu saja yang memberi nama, mom percaya padamu. Semangat "


"beri saja dia nama cassie, cassandra hans"


"calvin memang yang terbaik.. Hei mulai sekarang kamu adalah cassandra hans. Cucu bram hans dan liu lili"


Bayi cassie dengan gembira mengoceh bahasa bayi..


"apakah kamu senang, uh cucuku sayang.. Cavier nanti temani mom belanja untuk bayi cassie, calvin cari perusahaan dekorasi. Mom ingin kamar bayi yang mewah dan cantik"


"mom kamu masih lemah, kita bisa belanja besok-besok oke"


"tapi cucuku. Dia bahkan tidak punya baju dirumah ini. Kalian kakek, paman dan ayah yang tidak berperasaan... Hei bayi nenek jangan sedih oke, nenek akan ngambek sama mereka"


"..."


"..."


"..."


"..." aku tidak bicara apa-apa (suami yang selalu salah)


"biarkan aku suruh asisten membawa banyak baju untuk cucumu oke"


"oke, perbanyak warna pink, jangan lupa baju pesta yang cantik"


"mom dia masih bayi"


"diam! Apa yang kamu tahu"


"baiklah-baiklah" pasti mau pamer, pikir cavier sambil memutar mata

__ADS_1


__ADS_2