papaku seorang idola

papaku seorang idola
chap 8 (pertemuan....)


__ADS_3

Di sebuah ruang kantor seorang pria tampan duduk malas dengan kaki di meja sambil membaca dokumen.


Wajah yang dulu halus seorang remaja, sekarang telah berubah menjadi keindahan tajam pria dewasa.


Rambut hitam lebat, alis tajam, mata seperti burung phoenix, hidung tinggi, bibir tipis dengan senyum iblis.


Badan tinggi 190cm, badan atletis.


Terlihat seperti seorang pria hanya 25 tahun. Tapi aslinya sekarang sudah mencapai 33 tahun.


Dia tentu saja, idola internasional dengan jutaan fans di seluruh dunia. Kevin hans.


"bos, jadwal hari ini tinggal menghadiri audisi drama terbaru perusahaan dan makan malam dengan nona anggelina. "


Seorang asisten pria terlihat cukup tampan, hanya tampan nya pudar bersama dengan pria iblis itu.


"oh. "


Kevin menjawab dengan acuh.


Asisten telah terbiasa dengan sikap dingin bos nya.


Setelah melaporkan, ponsel asisten bergetar.


"halo, oh oke. Nanti saya sampaikan ke ceo. "


Asisten mematikan ponsel lalu berdiri di depan bos nya.


"bos. Telepon dari pihak bandara. Sesuai instruksi bahwa ada seorang dengan nama cassandra hans telah melakukan penerbangan dan akan sampai satu jam kemudian. "


Kevin pun refleks berdiri dengan terkejut.


"benarkah? Bagaimana ini. Akhirnya dia pulang. Terimakasih tuhan."


Kevin pun mengguncang tubuh asisten dengan bahagia.


"iya bos. "


Asisten tentu saja bingung. Walaupun telah menjadi asisten begitu lama, tapi dia tidak tahu masalah pribadi bos.


Hanya tahu kevin adalah anggota keluarga hans.


"sampah, bagaimana bisa memberi tahu hanya tinggal satu jam lagi. "


Kevin akhirnya ingat bahwa waktunya tinggal satu jam lagi dan tidak ada waktu penyambutan.


"..." kemana bahagia tadi.


"cepat, pesan bunga, cokelat, boneka, perhiasan, baju. Kita lakukan penyambutan. "


"bos tidak mungkin. Kita hanya punya waktu satu jam. Bagaimana kalau bunga saja."


"bunga, cokelat, boneka. Tidak ada satu pun yang tertinggal. Aku menuju bandara terlebih dahulu. Sebaiknya kamu jangan sampai terlambat. Atau lupakan gaji bulan ini. "


"iya bos" T_T


Aku sungguh asisten kecil yang malang.


Setelah mengancam kehidupan kecil asisten nya, kevin dengan berbunga lari menuju tempat parkir perusahaan nya.


Dan menuju bandara dengan jantung berdetak kencang.


Sedangkan saat ini di pesawat, seorang gadis terlihat duduk malas, mengenakan pakaian olahraga dan celana olahraga serta penutup mata lucu.

__ADS_1


Dari bibir nya yang merah seperti ceri, hidung kecil yang tinggi dan pipi berlemak yang menggemaskan. Terlihat sangat imut.


Membuat siapa pun ingin meremas dan mencium nya.


Tentu saja pikiran itu akan ada jika tidak ada es beracun di sebelah nya.


Wanita di sebelah nya sangat menakutkan.


Berpakaian rapi serba hitam dengan wajah dingin dan tatapan tajam.


Terlihat seperti kecantikan galak.


Aura yang keluar akan membuat orang menjauh tampa sadar.


Mereka berdua sangat bertolak belakang. Satu seperti peri dan satu seperti setan.


Wanita peri dan wanita setan itu tidak lain adalah cassie dan pengawal nya feifei.


Setelah satu jam, pesawat akan mendarat.


"nona, kita akan segera mendarat. "


"saudari feifei, aku masih ngantuk. "


"kalau begitu tidurlah. Kita bisa sewa pesawat ini satu hari. "


Feifei bicara dengan tanpa ekspresi .


"..." apakah kau pikir beli ikan di pasar.


Cassie akhirnya turun dari pesawat sebelum citra sederhana nya akan di hancurkan oleh wanita batu ini.


"hoammm.... Ngantuk sekali. "


"aku gendong. "


Feifei adalah pengawal yang cassie selamatkan saat usia nya tujuh tahun. Saat itu usia feifei baru 17 tahun.


Saat di temukan di sungai, kondisi nya sangat parah. Tidak mau bicara dan bahkan wajah nya hancur. Tapi yang paling aneh adalah wajah tanpa ekspresi. Seolah tidak sakit sama sekali.


Cassie menggunakan tabungan nya sendiri untuk memberi wajah baru dan kehidupan baru untuk nya.


Di ruang tunggu, kevin dan asisten nya telah berdiri tegap dengan cemas. Di belakang mereka ada 5 pengawal badan kekar memegang bunga, boneka, coklat serta poster manis.


Selamat datang cassie.


Membuat orang memandang aneh grup ini.


Kevin dan asisten tentu saja membawa bunga, boneka dan cokelat.


Kevin berulang kali bertanya tentang penampilan nya hari ini. Membuat asisten sakit kepala dan tidak percaya.


Kemana pergi nya bos malas dan dingin itu. Dari mana anak anjing ini berasal.


Setelah menunggu tidak lama akhirnya pandangan kevin terkunci pada gadis kecil cantik terlihat malas mengenakan baju olahraga.


Mereka benar satu gen.


Selain wajah cantik, bahkan sikap sangat mirip.


Putri bayi ku kembali.


Kevin menjadi sangat antusias, mata berkaca-kaca tapi bibir tersenyum bahagia. Saat melihat gadis itu menatap ke arah nya, tersenyum, lalu berlari ke arah nya.

__ADS_1


Jantung kevin berdetak kencang. Tanpa sadar merentangkan tangan nya. menunggu pelukan hangat.


"paman cavier, aku sangat merindukan mu, bibi xixi, paman calvin. Cassie rindu kalian. "


Cassie pun bergantian memeluk mereka seperti gadis kecil manja.


"..."


Asisten berkeringat dingin untuk bos nya. Untung saja ada pengawal. Jika bos berantem, mereka bisa memisahkan.


"..." aku di abaikan.


Kevin dengan tangan hampa berbalik melihat bayi manis nya melewati nya dan memeluk kakak nya.


"putri ku, paman juga merindukan kamu. "


"sayang, bibi xixi sangat rindu padamu."


"putri malas ku sudah dewasa dan cantik"


"siapa putri kalian. "


Tiba-tiba pria aneh dengan pakaian jas rapi, mengenakan topi, kacamata hitam, masker hitam berteriak marah.


"..." bos, jika menyukai seseorang jangan berteriak pada keluarga nya. Lagi pula bukankah wanita itu masih sangat muda. Bahkan dada nya masih jauh dari standar mu.


Tentu saja asisten hanya berfikir.


"maaf, siapa ya? "


Cassie pun memandang paman tertutup itu dengan aneh.


"Jangan tinggalkan papa lagi oke. Papa tau itu salah. Biarkan papa menebus kesalahan papa. "


Kevin menarik cassie ke pelukan nya dan berkata dengan sedih.


"..." ternyata papa ******** nya itu.


"ehm... cassie ayo kita pulang. "


Cavier akhirnya mencairkan suasana.


"oke. "


"tidak. Kamu harus pulang sama papa. Kalau tidak, papa tidak akan melepas mu sampai mati."


"..." siapa aku, dimana aku. Putri, papa. Apakah aku bermimpi. Bos masih muda. Sebenarnya punya putri sebesar ini.


Hati kecil asisten hampir tidak tahan dengan pukulan ini.


"oke oke, aku ikut. Cepat lepaskan, kamu ingin memeluk ku sampai aku kehabisan nafas. "


"oke, ayo jalan. oh ini bunga dari papa untuk baby. ada boneka dan cokelat. "


Melihat boneka dan bunga warna warni, cassie menjadi sakit kepala. Dia melanhkah maju diikuti dengan yang lain nya.


"tunggu, kenapa kalian mengikuti kami? "


melihat kakak nya mengikuti, kevin menjadi kesal.


"jangan pelit, kita ingin mengantar keponakan kita tercinta. aku takut dia di tindas. "


"benar. "

__ADS_1


"..."


akhirnya mereka semua menuju kediaman kevin di sebuah perumahan mewah.


__ADS_2