
Hari yang di tunggu akhirnya tiba.
Karena ini untuk mengenalkan cucu bayi mereka ke kalangan kelas atas, ibu hans dan ayah hans sendiri yang turun tangan untuk menyiapkan semuanya.
Eerr... Lebih tepat nya ibu hans yang mengatur dan ayah hans yang setuju.
Pesta ulang tahun akan di adakan di sebuah hotel bintang lima milik hans group pada jam 3 sore. Dengan mengundang teman, pengusaha, walikota dan selebriti.
Karena ini adalah pertama kali keluarga hans mengadakan pesta, itu tentu saja di sambut dan menjadi perbincangan hangat di kalangan.
Apa lagi undangan adalah ulang tahun pertama nona muda keluarga hans.
Tentu saja mereka bertanya-tanya siapa nona muda keluarga hans.
Walaupun ibu hans masih terlihat muda, usia nya sudah hampir setengah abad. Itu mustahil untuk melahirkan.
Sedangkan putra mereka tidak terdengar kabar ada yang menikah.
Mungkin saja anak angkat, tapi untuk apa anak angkat mengadakan pesta besar pada usia satu tahun.
Walaupun penasaran tapi tidak ada yang menyelidiki kasus tersebut.
Setiap keluarga memiliki rahasia masing-masing.
Suasana ramai dari siang hari di depan hotel oleh para wartawan.
Karena keluarga hans hanya bermaksud mengenalkan baby cassie kepada kalangan. Ayah hans menolak keras media masuk ke dalam hotel.
Selain keluarga hans tidak suka di publikasikan. Demi keamanan baby cassie, ayah hans menjaga cucu bayi nya untuk profil rendah.
Walaupun media tidak di izinkan memasuki hotel, mereka menunggu di luar untuk mengambil gambar atau wawancara terhadap selebriti dan orang terkenal yang hadir.
Mobil mewah satu demi satu datang ke hotel. Dari walikota, pengusaha ternama, selebriti internasional dan berbagai kalangan lainnya.
Pesta semacam ini sangat bermanfaat untuk mencari kesempatan kerja sama, menjalin persahabatan atau pun mencari pasangan kaya.
Sehingga hampir setiap yang di undang datang atau mengutus perwakilan.
Banyak pula tuan muda dan nona muda yang datang.
Tepat jam 3 sore, hampir semua tamu sudah hadir.
Seorang pria tampan memasuki aula dengan wanita manis di sampingnya. Senyum mengembang di bibir mereka terlihat serasi.
Keduanya berjalan menuju panggung.
"ehmm... Selamat sore tuan, nyonya dan adik-adik sekalian. Suatu kehormatan bagi kami atas kehadiran anda semua. Perkenalkan, saya calvin hans putra ke dua keluarga hans dan pasangan saya xixi akan mewakili keluarga saya untuk menjadi pembawa acara hari ini."
Saat kevin bicara suasana hening. Hanya terlihat banyak nona muda yang menatap calvin seperti srigala lapar.
Hei.. Itu membuat xixi tidak bisa mempertahankan lagi senyum anggun. Bahkan melotot.
"baiklah, acara hari ini adalah untuk mengenalkan secara resmi putri kandung keluarga kami, cassandra hans. Mungkin banyak yang bertanya kenapa tidak ada berita tentang nona muda kami, itu karena sewaktu putri keluarga kami lahir mengalami nasib yang menyedihkan sehingga kami menunggu kesedihan di hati kami lebih sedikit."
__ADS_1
Calvin pun menegaskan kata putri kandung dan berkata dengan wajah sedih.
Kata-kata ambigu itu pun menyebabkan tamu undangan berfikir bahwa ibu anak itu pasti mati waktu melahirkan.
"karena waktu sudah mulai sore maka mari kita sambut pemeran utama kita hari ini, cassandra hans. tuan putri silahkan naik ke atas panggung. "
Saat calvin bicara, ayah hans berjalan memasuki aula menggendong baby cassy dengan satu tangan dan tangan lain nya untuk di gandeng istri tercinta.
Mereka mengenakan pakaian yang sudah di siapkan sebelum nya.
Hanya sekarang lebih formal karena semua di tata rapi dari ujung rambut ke ujung kaki.
Baby cassy untuk pertama berada di kerumunan orang asing tidak terlihat malu atau takut sama sekali.
Malah melihat penasaran dengan mata bulat nya.
Di belakang ayah hans dan ibu hans ada dua pangeran tampan. Satu acuh tak acuh, satu lagi tersenyum dan menyapa wanita cantik yang ia lewati.
Para tamu menyapa ayah hans dan cavier dengan sopan.
Ayah hans hanya mengangguk sopan.
Cavier sebagai penerus tentu saja harus menyapa yang lebih tua.
Wanita muda melihat kevin dengan antusias. Walaupun keluarga hans rendah hati, tapi tidak dengan pria tampan satu ini.
Dia sangat terkenal di kampus. Banyak wanita maupun pria mengidolakan.
Saat kevin melihat sekeliling dan melihat seseorang, senyum pun perlahan menghilang.
"ini dia putri kecil keluarga kami, cassandra. Hei sayang, ayo katakan halo pada semua. "
Senyum calvin sangat lembut kepada keponakan ini.
"oh, halo. "
Baby cassie pun menyapa dengan suara anak-anak yang lucu.
"hanya itu saja, hei.. ayo katakan lebih banyak"
"halo. Halo. Halo"
"— _—" bukan seperti itu juga. Ah sudahlah.
"ahahahhaa.. Baiklah, sekarang waktunya untuk tiup lilin. Baby, apakah kamu siap? "
"ya"
"prok...prok...prok"
Calvin bertepuk tangan dan kue tingkat setinggi setengah meter di dorong pelayan ke tengah panggung.
"oke, sebelum tiup lilin, apakah baby ada permintaan atau harapan? "
__ADS_1
"tidak"
"bagaimana mungkin tidak. Ayo pikir lagi apa yang kamu ingin. Akan paman kabulkan. Ayolah sangat jarang untuk menjadi murah hati."
"jangan gigit bibir saudari xixi, baik. "
Baby cassy menatap xixi dengan sedih.
"..." apa yang harus ku jawab.
"pft.... Hahaahaa... " para tamu menjadi tertawa.
Hanya calvin dan xixi yang canggung.
"oh sayang, kamu harus melindungi aku mulai sekarang oke"
Xixi pun pura-pura menyedihkan di depan cassy.
"oke"
Cassy pun menepuk dada nya dengan semangat pahlawan.
"..." keponakan, harusnya aku yang kau khawatirkan oke T_T
Setelah drama paman dan keponakan. akhirnya tiba meniup lilin.
"ayo kita tiup bersama ya. 1...2...3...
Huff.. Huff... Huff... "
"prok.. Prok.. Prok.. "
Setelah tiup lilih lalu potong kue. Baby cassie memberi makan kepada keluarganya. Setelah itu adalah memberi hadiah dari keluarga dan tamu.
Setelah selesai di lanjutkan acara dansa. Ibu hans dan ayah hans menjadi pembuka dansa. Dilanjutkan calvin dan pasangan nya.
Lalu tamu lain dengan pasangan mengikuti selanjutnya.
Setelah acara hadiah selesai, kevin menghilang. Baby cassy di bawa cavier untuk menyapa mitra bisnis dan yang lain nya.
"dia sangat manis dan mirip kamu. Kamu masih muda, pasti bisa melewati ini semua. Jangan terlalu hanyut dalam masa lalu. "
Setiap tamu salah paham bahwa cassy adalah anak cavier.
Tapi cavier tidak menolak ataupun menjelaskan.
"terimakasih"
Dengan senyum kecil cavier menjawab. Membuat semua berfikir dia sedang bersikap tegar.
Hanya saja memang masa lalu nya cukup menyedihkan bukan. Di tinggal menikah oleh kekasih nya T_T.
Untung saja baby cassy tidak berkata apapun.
__ADS_1
Kevin setelah memberi putri nya sebuah mahkota berlian, dia menuju balkon dimana ada orang yang dia lihat sebelumnya.