
Chap 3 (cerita malam itu..)
Setelah mengalami malam tanpa tidur, keluarga hans akhirnya berkumpul untuk sarapan sambil menggali cerita putra bungsu, kevin.
"adik ke tiga, ayo ceritakan bagaimana sampai terjadi ada bayi itu? " tanya kakak ke dua kevin sambil menyeringai.
"iya, mom juga ingin tau. Walaupun mom sangat bahagia memiliki cucu, tapi mom masih sangat kecewa. Kamu masih sangat muda dan masih kuliah. Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya."
"mom, aku tahu aku salah. Tapi aku juga bingung harus bagaimana mengatakan. Aku tidak tahu bagaimana ada anak itu, aku tidak ingat pernah itu."
"bagaimana mungkin kamu tidak ingat. Lalu apakah anak itu lahir dari halusinasi ibu nya." ibu hans berkata sambil melotot.
"aku tidak yakin, tapi memang pernah aku sewaktu pesta kelulusan sekolah mabuk dan pagi-pagi aku bangun di hotel tidak pakai baju. Aku pikir karena kebiasaan aku tidur ngga pakai baju jadi mana ada fikiran kesitu"
"lalu apakah kamu ingat wanita itu?"
"tidak. Waktu aku bangun, aku sendirian dan tidak ada jejak wanita. Errr.. Hanya wangi sedikit tapi ku pikir pengharum ruang hotel"
"lakukan penyelidikan menyeluruh dan tes DNA" bagaimanapun ayah hans adalah kepala keluarga. Walaupun dingin tapi tentu saja dia peduli dengan urusan putra nya.
"iya dad"
"suamiku, lalu apa yang harus kita lakukan jika anak itu putri kevin? Kevin ku masih terlalu muda untuk menjadi ayah.."
Ayah hans melirik putra bungsu
"biarkan dia bertanggung jawab"
"tapi dia masih terlalu muda, mom sangat khawatir dengan masa depan nya. Apa yang akan dipikirkan para gadis tentang dia, apa yang akan dilakukan cucuku jika dia punya ibu tiri jahat. Bagaimana kita harus mempublikasikan cucu bayiku. Aku tidak mau cucu bayiku jadi anak yang tidak sah.."
Ibu hans pun sangat khawatir dengan masa depan putra dan cucu nya.
"mom, kamu jangan banyak fikiran. Fokus saja bermain dengan cucu bayi mu itu. Masalah yang lain biar kita yang fikirkan"
Cavier sangat khawatir dengan kondisi ibu nya itu.
"benar mom, kamu harus istirahat" calvin pun terlihat khawatir dengan ibu kesayangan nya.
"iya mom. Kevin sama sekali tidak serius dengan wanita-wanita itu. Mom tenang saja, menantu mu pasti haruslah yang terbaik di dunia"
"baiklah. Mom kenyang. Mom akan istirahat dulu. Kalian juga harus istirahat"
Ibu hans akhirnya kembali ke m
Kamar ditemani bibi momo.
Para pria keluarga hans berkumpul di ruang kerja untuk menyelesaikan masalah baby cassie.
"kevin, apa kamu akan mengakui bayi itu"
Ayah hans hanya berani bertanya saat ibu hans tidak ada di sekitar. Atau kalau tidak, dia tidak akan di izinkan masuk kamar.
"akui. Bagaimanapun dia putri ku dan keluarga hans. Aku pasti akan menjaga nama baik keluarga kita" jawab kevin pasti
"baik. cavier, kamu selidiki semuanya. Calvin, kamu bertugas menyiapkan semua keperluan bayi. Kevin, kamu lakukan tes DNA"
Ayah hans memberi perintah kepada ke tiga putranya dengan tegas.
"iya " jawab mereka bertiga bersama secara serius.
Setelah pertemuan singkat, mereka akhirnya pergi dari ruang kerja.
Hanya menyisakan ayah hans yang melanjutkan membaca tumpukan dokumen. Cavier berangkat ke perusahaan untuk melanjutkan pekerjaan yang menumpuk dari kemarin.
__ADS_1
Calvin menjemput kekasih nya untuk diajak pergi ke perusahaan dekorasi rumah.
Kevin pergi ke kamar bayi dan akan membawa bayi pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan bersama bibi momo.
Tetapi pada akhirnya ibu hans memaksa untuk ikut. Dengan tanpa daya, akhirnya kevin mengajak ibu hans pergi juga.
Ibu hans yang masih sangat antusias dengan cucu bayi itu dan tidak melepaskan nya. Walaupun mereka membawa bibi momo.
Kevin melihat dengan tanpa daya. Dia mengalihkan pandangan pada bayi itu, semakin ia lihat bayi itu sangat manis.
Dia tidak meragukan bahwa itu adalah putri nya. Karena dia langsung merasa dekat dengan bayi itu saat pertama kali melihat nya. Tes
Sering kali ia iri kepada sahabat nya yang punya adik perempuan manis dan manja. Sekarang dia punya, dan bahkan benih nya sendiri.
Pasti nya putri nya adalah yang paling cantik di dunia.
Setelah sampai dirumah sakit, mereka pun di jemput sekertaris direktur rumah sakit menuju langsung ke kantor nya.
"nyonya hans, direktur sedang menunggu anda. Silahkan"
Sekertaris muda itu pun dengan sopan menunjukan jalan. Sambil sesekali mencuri pandang arah kevin yang mengedipkan satu mata dengan genit.
Setelah sampai di kantor sekertaris pun undur diri.
"nyonya hans silahkan duduk, hei. Kamu tidak banyak berubah, masih terlihat cantik dan awet muda.. "
Dokter albert adalah dokter paruh baya dengan kacamata, terlihat bahwa fitur-fitur wajahnya adalah ketampanan sewaktu masa muda. Dia melihat ibu hans dengan senyum.
"kamu.. Hohohoooo... Benarkah, tentu saja aku terlahir cantik. Emm.. Rambut kamu sudah mulai memutih, xixixi.."
"hei kamu pulang ke negara ini dan tidak memberi tahu ku. Huhh.. "
Ibu hans mulai menggoda dokter albert dengan tertawa kecil dan terlihat akrab.
Dokter albert menghela nafas dan melihat teman masa SMA nya itu.
"hei, sudah umur berapa masih memikirkan masa SMA..."
"oh iya ini..??" dokter albert mengalihkan pandangan ke kevin.
"ini putra bungsu ku. Kevin, 19 tahun masih kuliah.
Aku masih punya dua putra lagi. Yang tertua bernama cavier, 25 tahun dan sekarang mengambil alih perusahaan daddy nya. yang ke dua bernama calvin, 22 tahun dan baru lulus kuliah"
Ibu hans tersenyum dengan lembut memperkenalkan putra-putra nya.
"lalu bayi itu apakah anak mu juga. Kamu.. "
Dokter albert menatap ibu hans dengan bingung.
"hohooo.. Apa yang kamu bicarakan. Aku setua ini punya anak lagi. Ini cucu ku cassie. Lihat, dia sangat cantik benar?"
Ibu hans mulai memamerkan cucu nya dengan bangga.
"aku pikir dia tampan.. "
Jawab dokter albert dengan mendapatkan tatapan dingin dari ayah dan nenek bayi.
"kamu mau mati! tentu saja cucu ku yang paling cantik. Huh"
Geram ibu hans.
"iya iya, baby cassie secantik bunga. Oh iya, bagaimana kabar pabrik cuka itu?"
__ADS_1
"oh dia, dia lebih mencintai dokumen dari pada aku. Huh.. Kamu juga ingat kan betapa mendominasi dia waktu mengejar ku. Dia berkata aku adalah segalanya. Faktanya setelah menikah tentu saja berubah. "
"hei, harusnya kau memilih ku waktu itu."
Goda dokter albert.
"omong kosong. "
Ibu hans menatap dokter albert dengan jijik dan dokter albert hanya tersenyum tanpa daya.
#di ruang belajar kediaman hans. Ayah hans tiba-tiba bersin. Dengan wajah hitam memikirkan nama istri dan teman istri nya.
Ibu hans dan dokter alber berbicara panjang lebar hampir dua jam. Kevin mulai kesal.
"mom, sudah siang. Daddy memberi pesan untuk cepat pulang atau dia akan datang ke sini. "
"oh... Albert cepat lakukan tes DNA cucuku. Aku ingin hasil tercepat keluar. "
"baiklah."
Dokter alber sudah di ceritakan tentang masalah keluarga hans. Awal nya terkejut. Dia pikir bayi itu adalah putri dari anak pertama teman nya itu. Ternyata adalah putra bungsu. Wow..
Setelah melakukan proses untus tes DNA, keluarga hans pun pulang ke rumah. Hasil akan di ambil besok lagi.
Saat sampai di rumah, ayah hans telah menunggu di ruang keluarga dengan wajah hitam.
"suamiku, apakah kamu bertemu dengan pencerahan? Kamu akhirnya keluar dari tempat itu tanpa aku bicara.. " O_O
"kevin, apakah mereka berdekatan?"
"..." oh ayolah jadi gunung es sejati, kenapa harus pakai cuka. Batin kevin sambil memutar mata.
"hei sayang, apa kamu masih cemburu sudah setua ini? Xixixi... "
Ibu hans menggoda suami pabrik cuka dengan tanpa daya.
Akhirnya ibu hans berbicara panjang lebar agar suami nya dapat pulih dari wajah hitam itu.
Pada malam hari keluarga berkumpul. Cavier pun membawa hasil investigasi adik nya itu.
"cavier, bagaimana. Apakah sudah terdeteksi wanita itu? "
"mom, dari data kita tidak bisa menemukan. Karena pada waktu itu kamera cctv hotel seperti sengaja di rusak."
"aneh sekali.. "
Ke esokan harinya kevin mengambil hasil tes dari rumah sakit.
Karena ayah hans seorang pabrik cuka.
Ibu hans pun dengan tanpa daya tidak ikut pergi ke rumah sakit lagi. dengan patuh menunggu di rumah sambil bermain bersama baby cassie.
Saat tiba dirumah, kevin membuka hasil tes tersebut dengan gugup.
*99,9% hubungan ayah dan anak*
Saat hasil keluar, tidak ada rasa kecewa di hati kevin karena menjadi ayah di usia yang muda, malah ada rasa bahagia.
Tentu saja yang paling bahagia adalah ibu hans.
Dengan mencurahkan semua pikiran untuk masa depan baby cassie membuat suami nya cemburu dan sakit kepala. Setelah putranya besar, istriku harus di ambil lagi oleh cucu nya.
Akhirnya wanita misterius itu tidak terungkap. Keluarga hans memutuskan untuk tidak memikirkan itu. Sekarang fokus pada bayi.
__ADS_1
Berita cucu keluarga hans di putuskan akan di publikasikan saat baby cassie berusia 1 tahun.