
Setelah Justin mengantar aku ke cafe kencana, aku pun berterima kasih pada nya dan dia pun hanya membalas dengan anggukan lalu dia pun berpamitan pergi, setelah itu aku pun masuk ke cafe kencana dan nyapa mba Rena yg selaku bos di tempat kerja ku, mba Rena dengan aku sangat Akrab karna mba Rena adalah orang yg pernah aku tolong waktu dia sedang di tarik oleh preman, mba Rena itu cantik, baik, lemah lembut dan juga tegas hanya saja dia sangat dingin serta cuek dengan sekitar tetapi dia sangat lemah lembut serta baik kepada orang yg dia sayang termasuk aku.
Flashback on
2 hari yg lalu
Aku sedang dalam perjalanan dari bandara ke arah menuju tempat tinggal ku yg baru, saat aku sedang asik melihat lihat orang berlalu lalang, aku tak sengaja melihat ke arah gang yg sedikit sepi di sana aku melihat seperti ada seorang perempuan yg sedang di tarik oleh 2 orang preman.
Di sana aku bisa melihat jika perempuan itu sangat susah payah untuk bisa melepaskan diri dari ke 2 preman tersebut, dan aku juga melihat jika mereka itu bisa di sebut seperti orang suruhan, aku melihat mereka juga melakukan kekerasan, aku yg sudah emosi pun bergegas keluar mobil lalu berlari untuk menyelamatkan perempuan tersebut.
Saat sudah sampai di sana aku pun bisa melihat jika mereka yg ada di sana sangat terkejut terlebih melihat ku yg sedang menatap dengan raut wajah polos, aku pun memberanikan diri untuk bertanya dengan hati hati.
"Om, om kenapa mukul kakak ini?"tanya polos ku terhadap laki laki di depan ku.
"Bukan urusan mu!"sentak nya.
"Ini urusan aku juga karena om udh kasar"ucap ku membela diri.
"Ga usah banyak tanya !!! Serang !!!"perintah nya lalu di angguki oleh anak buah nya, mereka pun mulai menyerang, dan aku pun dengan mudah nya menyerang kembali, dan buum mereka sudah tepar di tanah, dan mereka yg melihat pun hanya bisa melongo dan hanya bisa menggerutu di dalam hati.
Aku melihat mereka lengah pun bergegas untuk memukul satu persatu dari mereka dan pada akhir nya aku yg menang dan mereka yg kalah, aku pun mencoba untuk melihat perempuan yg sempat di tarik mereka dan aku bisa melihat jika di muka perempuan tersebut banyak sekali taplak 5 jari atau bekas tamparan, aku hanya bisa meringis.
"Mba, muka mba Harus di obatin, sini mba aku obatin dulu bntr aku ke mobil om aku dulu"ucap ku lalu berlari ke arah mobil om ku dan berujung om ku mengomeli ku, aku pun menceritakan semua nya dan om ku pun hanya bisa menghela nafas panjang dan dia pun mengambil ku P3K.
Setelah itu aku pun berlari lagi ke arah perempuan itu dan langsung saja aku mengobati semua luka yg ada di muka perempuan itu, dan disitu lah kami bertemu dan saling akrab satu sama lain.
__ADS_1
Flashback off
Back to story
"Haloo mbaa Rena"sapa ku lalu tersenyum manis.
"Halo juga Reina"jawab mba Rena.
"Ydh mba aku permisi mau ganti baju"ucap ku lalu pergi untuk mengganti seragam sekolah dengan seragam kerja.
Setelah sudah selesai aku pun bertanya kepada Kanya, Kanya adalah salah satu teman ku di tempat kerja, dia dan aku adalah teman yg terbilang sangat akrab di pertama pertemuan, dan di mana di pertama pertemuan dia terkesan sangat friendly serta cepat membuat lawan bicara nya nyaman, termasuk aku.
"Hai Anya"sapa ku.
"Haii juga Rei, oh ya ini ada pesanan di kursi nomer 14, anterin gih"ucap nya lalu menyerahkan pesanannya ke tangan ku dan aku pun mengangguk lalu pergi mencari kursi nomer 14 dan setelah aku menemukan nya aku melihat di sana ada 7 orang laki laki yg bisa di bilang muka nya cukup tampan dan aura nya cukup menyeramkan.
"Kalau begitu saya permisi"ujar ku lalu pergi dari tempat mereka dan mulai mengantarkan pesanan pesanan yg lain.
Setelah beberapa jam aku mengantarkan semua pesanan tak terasa jam pun menunjukkan pukul 18:00 waktu nya untuk sholat magrib, aku pun pergi untuk menuju ke masjid yg ada di samping cafe ku, di sana cukup banyak orang, ada karyawan dari cafe dan ada juga karyawan yg ada di kantor yg cukup terkenal yaitu L.Y company perusahaan terbesar yg ada di Indonesia, salah satu cabang dari perusahaan orang tua ku, ya begitulah mereka sempat ingin mendaftar kan ku di perusahaan itu tetapi aku menolak karna aku juga tidak mau di perusahaan yg sudah kenal dengan nama dan muka ku.
Aku pun masuk ke dalam masjid dan mereka para jamaah pun langsung menunaikan shalat, dan setelah shalat aku pun kembali untuk bekerja dan di sana juga pelanggan semakin banyak yg berdatangan, jadi hari ini aku harus lembur karna pelanggan yg sangat banyak, aku senang sangat sangat senang karna bisa lembur lumayan uang nya bisa aku beli untuk kebutuhan dapur serta kebutuhan sehari-hari, dan untuk sisa aku akan menabung nya agar bisa aku belikan sesuatu yg aku ingin kan.
Setelah beberapa menit berlalu dan jam sudah menunjukkan pukul 21:30, aku pun memilih untuk pulang karna sudah sangat malam dan keadaan nya juga sudah sangat sepi, aku pun berpamitan dengan teman teman kerja ku, aku sempat di beri tumpangan oleh Kanya tetapi aku tidak enak karna jarak rumah ku dan Kanya sangat jauh, dan aku pun menolak dengan halus agar Kanya tidak kecewa dan dia pun hanya mengalah lalu pulang meninggalkan aku yg sedang menunggu taxi online.
Sudah cukup lama dan hari pun sudah cukup malam aku pun bergegas untuk keluar cafe karna aku melihat jika taxi online ku sedang tiba, di dalam mobil hanya ada keheningan, dan sopir pun hanya fokus ke depan, aku melihat lihat jalanan yg sangat indah dan juga sedikit ramai karna banyak yg menghabiskan waktu yg sudah terampas oleh kegiatan masing masing.
__ADS_1
Aku pun tidak sengaja melihat sesuatu yg bisa di bilang mirip dengan anak kecil setelah aku meneliti yups benar sekali di sana aku bisa melihat ada seorang anak laki laki yg sedang menangis sendirian sembari memeluk boneka beruang dan dia pun sepertinya menahan sakit di daerah kaki nya, aku melebarkan mata ku ketika melihat anak kecil yg menangis tadi jatuh pingsan dengan keadaan kaki mengeluarkan banyak darah.
Tanpa basa basi aku pun menyetopkan taxi nya lalu membuka pintu dan berlari ke arah anak kecil yg pingsan tadi, aku pun segera menggendong anak tersebut dan langsung menuju taxi tersebut dan aku pun menyuruh sopir nya untuk mencari rumah sakit terdekat di daerah sini dan kebetulan sekali ini sangat dekat dengan rumah ku, setelah melihat jika ada rumah sakit yg dekat aku pun bergegas membayar dan langsung membawa anak kecil beserta boneka nya di dalam.
"Dokter !!! Suster !!! Tolongin saya !!!"teriak ku menggema di lorong rumah sakit tersebut.
"Mari baringkan di brangkar" ucap suster tersebut.
'ya Allah siapa yg tega ngebiarin anak sekecil dia keluar malem malem' batin ku. 'semoga saja dia tidak apa apa aamiin' batin ku kembali lalu berdoa untuk anak kecil yg aku selamat kan.
Setelah beberapa menit dokter pun keluar dari ruang rawat anak kecil tersebut.
Cleckk
"Dengan keluarga pasien?" Tanya dokter muda yg sangat tampan bisa di perkirakan dia berumur 20 tahun.
"Ya saya ibunya dok"ucap ku berbohong karna aku juga tidak tau dorongan apa yg bisa membuat aku berbicara seolah olah aku adalah orang tua anak kecil tersebut.
"Oh baiklah jadi gini, luka di kaki nya tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu berbahaya dan juga seperti nya dia blm makan dari pagi dan itu menyebabkan maag nya kambuh dan sepertinya juga dia punya trauma kegelapan, jangan sampai dia di tinggalkan dengan keadaan gelap, itu membuat trauma nya kambuh dan bisa membuat daya tahan tubuh nya menurun."tutur penjelasan dari dokter yg bername Tag 'Farrel'.
"Baik dok terimakasih untuk informasinya saya boleh menjenguk anak saya di dalam?"tanya ku dengan nada khawatir.
"Boleh silahkan"jawab nya lalu pergi dari ruangan tersebut.
'ya Allah sayang sekali kamu, padahal kamu sangat tampan tapi kenapa orang tua kamu tega sekali menelantarkan anaknya nya' batin ku sangat sedih dengan keadaan anak kecil di depan nya ini
__ADS_1
___________