Pelangi Harapan

Pelangi Harapan
episode 14


__ADS_3

~Ciuman pertama,..


"Lepasin gue,dasar orang gila" teriak naya namun ta di gubris oleh arka,arka tetap mengendong naya,tak pedulidengan pukulan dan cakaran naya arka tetap pada posusinya mengendong naya,menaiki tangga menuju atap sekolah,


"Gila lo" umpat naya pada arka,naya yang sudah turun dari gendongan arka berbalik untuk pergi dari atap,namun dengan cepat arka menarik tangannya dan memeluknya,naya memberontak dan mendorong-dorong tubuh arka yang mendekapnya,


namun meski naya mendorong kuat-kuat tubuh arka,dekapan itu tak melongar malah semakin erat,


"Lepasin gue kurang ajar....lo" belum sempat kalimat naya tuntas sebuah ciuman membuatnya bungkam,arka mencium naya dengan kasar,saat nay memalingkan wajahnya,arka dengan cepat memegang kepalanya dengan tangan kanannya,

__ADS_1


"Dengerin aku,aku tau kamu ngk suka perjodohan ini,aku tau apa mau kamu,aku bakalan bantu kamu,aku janji,aku bakalan bahagiain kamu,aku janji" ucap arka dengan suara lembut,arka mencium naya lagi dan naya seperti tersihir dan mengikuti permainan arka,


Cukup lama mereka berciuman sampai arka hilang kendali,ia mulai merabah punggung naya,naya pun tiba-tiba ingin membuka kancong arka,keduanya hilang kendali,namun arka tersadar dan melepaskan saat ia merasakan sesuatu sudah berdiri di bawah sana lalu sedikit menjauh dari naya,naya juga binggung kenapa ia seagresif ini,tak tau kenapa naya mengingginkan lebih naya kini malu dan keduanya kini canggung,naya diam tak bergerak sedikit pun,arka yang merasa kikuk tak tau harus berbuat apa,


'Ahhhh kenapa aku gugup dan kau junior sialan,kau selalu membuat ku terpojok'gumam arka dalam hati,


"Emmmm masuk la ke kelasmu,aku aku akan je kelasku" ucap arka gugup,naya hanya menganggukkan kepala,lalu berbalik untuk pergi,namun tiba-tiba arka memeluknya dari belakang,


"Ti tidak pp,aku mengerti,maaf itu juga ciuman pertamaku" ucap naya gugup,mendengar pernyataandari naya bahwa itu ciuman pertama buat naya,arka merasa sangat senang namun juga sangat kacau,di ciuman pertamanya dengan naya ia melakukannya dengan begitu bruntal,apa naya tak marah,itu menjadi beban pikirannya,

__ADS_1


namun lagi-lagi momen yang membahagiakan itu terputus saat naya merasakan di bawah sana ada yang menonjol,dan itu membuat arka segera melepaskan pelukannya,


" kau pergilah ke kelas,"ucap arka setelah melepaakan pelukannya,dan saat itu juga naya berjalan meninggalkam atap tampa berbalik ia sudah sangat malu,ia tak mungkin bisa melihat wajah arka saat ini,


"Tuhann ini kebahagiannku setelah cukup lama aku tak sebahagia ini...trima kasih tuhan,aku hanya ingin naya tuhan" ucap arka tersenyum memperlihatkan lesung pipinya pada langit siang itu.


"Tapi momen romantis itu harus berhenti karna ulah junior sialan,kenapa kau sangat aneh,saat mona duduk di pangkuanku kau tak bereaksi,saat aku melihat bagian atas tante friska kau juga tak bereaksi,tpi kenapa saat dengan naya kau sangat liar,kau benar-benar membuat ku malu" ucap arka kesal pada juniornya.


"Tenanglah,tunggu dia lulus sekolah,dan tinggu aq mengucapkan janji suci dengannya baru kau akan kupuaskan" ucap arka kesal,

__ADS_1


terima kasih karna stay bersama ku,jangan lupa tinggal kan jejak🌈🌈


__ADS_2