
Flashback. On....
Dengan tarikan kasar tangan itu menjambak rambut naya karna ia tak mau menemui tunangannya yang datang ke rumah,saat ia tidur dan di bangunkan karna ada tamu di tengah malam,saat ia menolak menemui ibu sangat marah karna setiap tunangan nya datang naya selalu beralasan dan bahkan perna kabur dari rumah,
ibu kesal dan menjambak rambut naya hingga tak sengaja kepalanya membentur dinding,Ia masih ingat saat penglihatannya kabur setelah terbentur ke dinding,ibu melakukannya karna marah dan menganggap naya mempermalukan kelurganya di hadapan orang lain
Ibu menjambak rambut naya serta tangisan karna kesal naya semakin nakal dan tak penurut lagi.
Naya tak mengubris itu semua ia hanya diam dan menahan amarah nya,ia ingin sekali membalas namun ia tau itu ibu nya ia sayang ibu nya dan tidak ingin melulainya,naya bisa saja membalasnya,namun ia memiliki rasa syaang yang sangat besar pada ibunya dan ia masih memiliki pikiran bahwa orang tua harus di hormati,
Namun jika orang tua bersikap demikian apa masih harus di hormati.intinya naya tak menganggap semua itu terjadi.ia berkata dalam hatinya bahwa semua itu mimpi dan akan membaik saat ia bangun.
~kamu adalah pemimpin dalam hidupmu.
__ADS_1
Naya masih belum terpejam dan tetap pada pandangannya di sudut ruangan,sudah hampir 1 jam ibu pergi meninggalkannya dan menemui tamu,
malam itu naya tak berbikir apa pun tampa ia sadari ia mulai melakukan hal hal yang di perintakan oleh hatinya,mengunci kamar lalu dengan perlahan naya melompat dari jendela ia keluar rumah dan pergi meninggalkan rumah di malam yang gelap tampa alas kaki tampa jaket tebal,hanya mengenakan baju tidur tipis ia menerobos angin malam.
Tepat di depan rumah,ia melihat mobil putih milik tamu sialan itu dan dengan bersembunyi di balik pohon mangga di depan rumah ia mengambil batu besar dan melempar nya sekuat tenaga ke arah mobil tersebut ia lalu lari saat mendengar suara dari mobil tersebut,
dari kejauhan ia melihat pemilik mobil itu keluar dan marah-marah.
"Siapa yang melempar batu ini,apa kau tidak tau berapa harga mobil ini,cepat keluar,kau tidak akan bisa mengantinya meskipun dengan nyawamu" ucap sang pemilik mobil tersebut yang biasa di panggil arga oleh semua orang,
naya keluar dari persembunyian nya,ia mengambil krikil-krikil kecil lalu melempar nya ke arah mobil dan ada juga yang mengenai kaca rumah,dan membuat semuanya keluar lagi namun naya sudah berlari jauh hingga tak telihat.
Dengan kaki telanjang naya berjalan tak tau arah dan tujuan.ia melihat ada pasar malam di lapangan di pusat kota.karna rumahnya yang tak jauh dari pusat kota dengan berjalan kaki ia sudah sampai di sana,
__ADS_1
Ia memutuskan untuk masuk ke dalam krumunan orang.dan melihat-lihat,semua orang melihatnya dengan tatapan berbeda-beda ada yang melihat nya seperti memndang orang gila mungkin karna naya tak memakai alas kaki.ada juga yang menggodanya.namun naya tak peduli..
Saat sedang asik melihat-lihat kalung tiba-tiba sebuah tangan kekar menyeretnya ke tepian orang-orang yang sedang berdesakan di acara malam itu.
" lo gila ya,lepasin gue"ucap naya memberontak.
"Lo yang gila,ngapain lo di sini pakek baju kayak gini,ngk pinya baju atau ngimana"jawapnya sambil memakaikan jaket untuk naya.bukan apa-apa.
Selain cuaca dingin baju tidur yang di kenakan naya sangat tembus pandang,sangat terlihat jelas bentukan tubuh bagian atas naya,oleh sebab itu ia memberi jaket nya ke naya,
" tunggu di sini gue bakalan balik"ucap seseoramg ynng menyeretnya ke arah tepian orang,lalu meninggalkan naya di pingir tukang pancing ikan .
naya hanya melihat-lihat tamba berniat untuk mencobanya,karna ia tau ia tak membawa uang.setelah beberapa menit ia kembali membawakan sandal jepit untuk naya dan menyuru naya untuk memakainya.
__ADS_1
"Makasih" ucap naya pelan
Jangan lupa tinggalkan jejak,terimakasihh🌈