Pembalasan Gadis Tertindas

Pembalasan Gadis Tertindas
Episode 7 :


__ADS_3

Episode 7 :


.


.


Hanya dalam waktu singkat, Lily telah diantarkan ke kediaman Levi, disana Levi sepertinya memang telah menunggu kedatangan gadis itu.


"Tuan ..."


Ben mengetuk pintu dan mengantarkan Lily ke ruangan kerja Levi.


Saat Lily sudah masuk kesana, pintu segera ditutup.


Lily mengepal tangannya di depan, dan nampaknya dia gugup sekali.


Dia menatap ke arah Levi, wajah lelaki ini memang benar-benar sangat tampan, jika di perhatikan ada tahi lalat kecil di bawah matanya.


Lily tanpa sadar memerhatikan wajah Levi dengan sangat teliti.


"Tuan, terimakasih sudah menyelematkan saya dan bahkan mengantarkan saya ke rumah sakit, jika tidak ada Tuan hari itu maka mungkin hingga sekarang aku pasti masih berada di rumah itu dan menderita kesakitan."


"Anda telah menyelamatkan saya,"


Seru Lily dengan sangat sopan, hormat dan penuh dengan rasa terimakasih.


"Hmmm?"


Levi yang tadi sibuk melihat nilai saham dan grafik perusahaan di sistem, pada akhirnya memerhatikan ke arah Lily.


Mata Levi menatap tajam, kemudian dia berpangku tangan, meletakkan alat seperti pulpen yang ia gunakan untuk menggerakkan layar komputernya.

__ADS_1


"Siapa namamu tadi? aku lupa!"


Seru Levi menatap Lily dari atas hingga bawah, senyuman ini masih terlihat jelas sekali.


Bagaimana Levi terlihat puas dengan penampilan Lily, bagi Lebih Lily akan menjadi aktris yang sangat terkenal.


"Nama saya Lily Tuan, maafkan saya mengganggu waktu anda."


Seru Lily lagi masih dengan gestur tubuh yang sangat sopan.


"Oh ya Lily, aku akhirnya ingat, kau yang memohon kepadaku untuk dijadikan aktris kan?"


"Lalu barusan kau mengatakan jika aku telah menyelamatkan hidupmu, begitu kan?"


Levi seolah hendak memperjelas apa yang sejak tadi dibicarakan oleh Lily.


"Benar Tuan ..."


"Dan kau merasa aku melakukan itu secara gratis? kau benar-benar polos sekali ya! Kemarilah, berdiri lebih dekat di sisiku,"


"Aku akan memberitahumu apa yang harus kau lakukan jika kau ingin mendapatkan apa yang kau mau."


Bisik Levi meminta Lily mendekat kearahnya.


Lily sedikit bingung sebenarnya, tetapi dia sudah berjanji pada dirinya sendiri jika dia akan melakukan apa saja demi bisa membalaskan dendam pada orang-orang yang begitu jahat padanya.


"Baik Tuan."


Seru Lily menurut sekali, dia mendekat lebih dekat sampai pada akhirnya ...


"Srak!"

__ADS_1


Levi menarik tangan Lily hingga dia duduk di pangkuannya.


"Tuan? apa yang anda lakukan?"


Seru Lily panik dan hendak bangkit dari pangkuan itu, Lily sangat syok dan dia benar-benar tidak siap untuk hal ini.


"Hmmm?"


Levi menyeringai tajam dan dia membisik dekat sekali.


"Aku tertarik kepadamu, aku ingin kau menjadi salah seorang simpanan ku, kau harus membayar dengan tubuh mu gadis muda!"


"Tidak ada yang gratis di dunia ini, kau harus menyerahkan dirimu barulah kau bisa mendapatkan apapun yang kau minta, itulah syarat dari apa yang aku katakan tadi."


Bisik Levi memainkan rambut Lily.


Lily terkejut sekali mendengar itu, matanya melebar dan dia membeku seperti patung, kedua jemarinya bermain satu sama lain menunjukkan dia benar-benar gugup sekali.


'Benar, tidak ada yang gratis di dunia ini, aku juga harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu! kali ini aku harus memberikan tubuhku demi mendapatkan apa yang aku mau ...'


'Tetapi dibandingkan tinggal di kediamannya orang-orang jahat itu, kembali ke kehidupan ku sebelumnya, membuatku merinding dan memilih mati saja!'


'Dunia ini memang sangat kejam! Aku tidak punya pilihan lain.'


Benak Lily kemudian mengangkat wajahnya, dia menatap ke arah Levi dengan tatapan pilu yang amat menyedihkan.


"Tuan, lakukan apapun yang kau mau, hanya saja aku ingin menjadi aktris terkenal, aku ingin membalaskan dendam ku dengan tanganku sendiri, aku tidak ingin menderita seumur hidupku!"


Bisik Lily dengan nada yang gemetaran, bola mata yang bulat dan polos itu, memperlihatkan betapa dia menderita dan putus asa.


Siapapun yang melihatnya sekarang pastilah akan merasa kasihan.

__ADS_1


__ADS_2