
Dihari Minggu yang cerah ibu Cintya pergi ke restoran untuk bertemu dengan teman teman sosialitanya, ternyata semua temannya sudah berada di sana semua, ada ibu Nita, ibu Sonia, ibu Maya dan ibu Ratna, ibu Cintya pun langsung menghampiri mereka
"maaf ya jeng, aku telat" tutur ibu Cintya ramah
" ia, gapapa jeng, lagian jeng gak lama, telat sedikit aja" ucap ibu Nita
" kebetulan semuanya sudah kumpul, kalian pesan apa aja terserah, biar aku yang bayar semuanya" tutur ibu Ratna
mendengar ibu Ratna mau mentraktir mereka semua tampak girang apa lagi ibu Cintya, karena gak harus keluarin uang
" wah wah ibu Ratna baik banget nih, dalam rangka apa nih mentraktir kita, tumben banget?" tanya ibu Sonia penasaran
ibu Ratna tidak langsung menjawab dan hanya tersenyum senyum membuat teman temannya semakin penasaran
"buk Ratna, kayaknya lagi senang banget, kayaknya dapet durian runtuh nih" timpal ibu Cintya juga penasaran
__ADS_1
"bukan durian runtuh, tapi berlian" jawab ibu Ratna sambil memamerkan jari manisnya yang terdapat cincin berliannya beserta kalung berlian, semuanya tampak kagum melihat cincin dan kalung berlian milik ibu Ratna, yang pastinya sangat mahal
" wah bagus banget buk Ratna, ini siapa yang beliin, pasti suami Buk Ratna ya" tebak ibu Sonia
"bukan lah buk, mana bisa suami saya belikan saya cincin dan kalung berlian, gaji suami sayakan cuma 25 juta per bulan, ini yang beli kan si intan menantu kesayangan saya" tutur ibu Ratna
" beruntung banget ya ibu Ratna punya menantu seperti intan, udah cantik, kaya juga sayang sama ibu Ratna, pintar banget si Bagas cari istri" puji ibu Nita
ibu Ratna hanya tersenyum mendengar pujian dari ibu Nita, sedangkan ibu Cintya seperti terbakar jenggot melihat kebahagiaan ibu Ratna, merasa kesal pada Rania yang tidak bisa memberikan nya cincin berlian seperti halnya intan menantu ibu Ratna.
...****************...
" ada apa sih buk, datang tiba-tiba marah ke dafa, memangnya Dafa salah apa? " tanya Dafa halus
"Dafa , ko kamu masih tanya ke ibu sih, udah jelas kesalahan kamu didepan mata tapi masih bertanya sama ibu " tegur ibu Cintya
__ADS_1
"memang nya salah Dafa apa buk?" tanya Dafa lagi
" salah kamu itu, karena memilih Rania" jawab ibu Cintya dengan nada tinggi sambil menunjuk kearah Rania
Dafa dan Rania sedikit kaget dengan jawaban ibu Cintya, yang masih sampai sekarang belum bisa menerima Rania sebagai menantu,
"Rania wanita yang baik buk, Dafa rasa Dafa gak salah memilih Rania sebagai istri" ucap Dafa membela istrinya
"Dafa sayang, kalau kamu cari istri cari yang seperti istri Bagas, si intan beliin ibu Ratna cincin dan kalung berlian gak kayak si Rania mana mungkin bisa belikan ibu cincin dan kalung berlian belikan ibu cincin emas saja gak bisa , dan hanya numpang hidup sama kita, coba saja kamu nikahnya sama Clara, pasti ibu bahagia" tutur ibu Cintya dengan ketus sambil melirik sinis pada Rania
kali ini Rania sungguh tersinggung dengan perkataan ibu mertuanya yang tidak bisa menghargai perasaan nya
"buk, Rania memang gak bisa belikan ibu cincin berlian, tapi bisa gak sih buk sedikit aja hargai perasaan aku, ibu memang gak punya hati" tegas Rania sambil menatap tajam ibu mertuanya dan langsung bergegas pergi meninggalkan mereka tanpa menoleh
...****************...
__ADS_1