Pemilik HATI Rasa Yg Tak Pernah ADA

Pemilik HATI Rasa Yg Tak Pernah ADA
TELVON DARI DEDY


__ADS_3

...1 minggu telah berlalu...


Raina menghabiskan waktunya dgn berjalan2


di skitar Apartemen.


Selain Jlan2 Raina jga mengisi waktunya dgn


berlatih Dancer dan bela diri.


Sedangkan Fitria dia sllu mengikuti


sahabatnya itu.


jika sahabatnya jlan2,, dia ikut..


di saat temannya latihan dancer dan bela diri..


dia hnya melakukan olahraga ringan menggunakan


alat2 olahraga di tempat itu.


Itu yg sllu mereka lakukan..


berbeda dgn Gadis2 seUsia mereka yg selalu


menghabiskan Uang untuk belanja ke Moll


dan bersenang2.


1 minggu lagi merwka akan memulai aktifitas


baru dgn menyandang mahasiswa dari tempat


kuliah terbaik di sna.


hanya saja tu tdakkan terjadi..


sebab formulir pendaftaran mereka untuk


memasuki fakultas perkulihan di Amerika sdah dicegat oleh


Dedy Raina.


Jam sudah menunjukan jam 9mlam (amerika)


sdangkan di Negara A msih jam 5 pgi.


*derrrt...derrt..


Hp Raina berdering dgn bersamaan


lagu MY LECON sbagai nada deringnya...


" Halo...


jawab raina dgnsuara serak dan bermalasan


krna dia sdah tertidur.. dri setengah jam yg lalu.


" Halo Ra..ini Dedy..


ucap seOrg pri paru baya di seberang telvon.


" heemz...y dadd ..knpa!! ni sdah mlem looh ded..!!


kata raina dgn keadaan mata tetep tertutup...


" 2 hri lgi kmu pulang y...! Dady , Momy dan Adik kmu


merindukann mu..Dedy yg mau k stu tidak bisa krna


Dedy masih bnyak pekerjaa Ra..Dan lagi pula kmu kan


lagi Libur kelulusan sebelum lanjut kuliah!."


pinta sang dedy..


" Ok...tpi aku gc bisa lama dedd di situ..soalnya


bentar lagi aku hrus masuk Kuliah dedy.."


" Baiklah..tidak apa..!!yang penting Putri tunggal


Dedy pulang. Jgn lupa Fitria juga di ajak ya.."


imbuhnya dgn Senyum kemenangan yg terpapar di


bibir laki2 paruh baya itu.


" Ok...y udh ..,aku lanjut tidur lagi..By dedd...

__ADS_1


ucap raina sambil memutuskan sambungan telvonnya.


***


Setelah Hanz menghubungi Putrinya dia


langsung menghubungi Fitri...


Untuk mengatakan kpada Fitria agar tidak


mengatakan maksud dari kepulangan mereka sbenarnya.


" Fitri...maaf dedy ganggu tidur mu ya nak..


Dedy cuma mau blang kalo tadi Dedy abis telvonan sma rara


dedy jga udah minta kalian pulang


Dan Rara sudah menyetujianya..nnti kalian


pulang 2 hri lgi..dady jga mau blang kalo rara


tidak tau klo kalian tidak akan kmbali lagi.


jadi kmu bersiap2lah ya nak.."


menghela nafas


" Jang langsung bawa semua barangnya biar rara


tdak curiga...,nnti sebagian barang di stu biar di bawa


kerumah yg ada di stu sma anak buah dedy..,


begitu jga dgn mobilnya..dan kalo Apartemennya..


biar di jual saja..."


"..Oh..Ok Om...


jawab Fitria.


'' Jangan panggil Om sayang..panggil dedy..


Kamu itu sudah Dedy anggap keluarga sendiri ,sudah


dady anggep anak sendri begitupun Momy kmu..dengar itu..."


pinta Hanz pada Fitria..


" heem baik dady..


dengan senyum dan mata yg berkaca2 karna terharu.


" iya sayang kami ini keluarga mu..


jadi mulai dari sekarang panggil momy dan dady ok..


Dan pulangnya hati2..kmi di sini menunggu kalian..


celoteh wanita paru baya yg bru duduk disamping


suaminya.


Ya wanita paruh baya itu Rania...Momy raina


yg tdak lagi muda.tpi paras dan kecantikannya


masih terlihat tidak berbeda dengan wanita2 yg


berumur 20an..


Begitupun Hanz dia sma sperti istrinya yg masih


terlihat Muda..


" Baik Mom Dad..klo bgitu udah dlu y...


bay..." ucapa Fitria..


sambungan telvonpun berakhir..


Fitria melanjutkan Tidurnya kembali..


Karna bsok dia berniat mengajak Rara


berbelanja buat Oleh2 keluarga Hanz..


***


Sedangkan kedua Paru baya itu berbaring masih

__ADS_1


dusuk di sofa dalam kamarnya..


" sayang...apa kamu yakin untuk menikahkan


putri kita yg msih berusia 19thun...?


tanya Rania pada suaminya.


" ya sayng ..biar putri kita itu tdak terlalu bebas


dan aku tkut putri kita malah terpengaruh anak2


jaman sekarang yg rusak tu..."


jawab Hanz


"eemz..apakah dia akan setu syang..


sedangka..."


belum selesai Rania mengatakan pendapatnya


bibirnya sudah dilumat Oleh suaminya..


Rania yg mendapatkan perlakuan lembut suaminya


itu menerima dgn senang hati..malah dia membalas


******* suaminya..


Meski kedua Org tua Rain sdah menikah lebih


dari 20thn , Tpi keromantisan mereka tdak


pernah berkurang ..malah Keromantisan mereka


makin bertambah di setiap harinya..


Entah sudah sejak kapan Mereka sudah berbaring


di atas ranjang mereka..


******* demi ******* mereka lakukan..


setelah Hanz puas dengan bibir istrinya dia


berpindah ke pada leher Jenjang rania..


Ciuman dan jilatan di bubui disana..


tidak lepas bibir Hanz menikmati leher jenjang


istria..Tangan kirinya membuka satu persatu kancing


baju istrinya..sedangkan tangan kanannya menjadi


tumpuan untuk menahan tubuhnya.


Kini keduanya sudah telanjang bulat..


erangan dan desahan keluar dari mulut keduanya..


yang awalnya hnya raina yg mendesah krna suaminya


Mencumbui gunung gembarnya dengan ciuman ,


jilata dan hisapan secara bergantian..


Kini mereka sma2 mendesah krna Kelakian Suaminya


sudah menerobos dan berdiam di dalam kewanitaannya..


Hanz mulai memaju mundurkan kelakiannya


dalam milik istrinya..


" heemmm...." lengunhan berhasil lolos


dari bibir indah rania.


Begitulah mereka habiskan Waktu pgi mereka


dengan adegan panas yg di lakukan sepasang


suami istri di pagi hari itu..


Sehabis melakukan pergulatan panas.


mereka sama2 tumbang dan merebahakan tubuh


merek yg tampa sehelai benangpun itu...

__ADS_1


__ADS_2