
...1 minggu telah berlalu...
Raina menghabiskan waktunya dgn berjalan2
di skitar Apartemen.
Selain Jlan2 Raina jga mengisi waktunya dgn
berlatih Dancer dan bela diri.
Sedangkan Fitria dia sllu mengikuti
sahabatnya itu.
jika sahabatnya jlan2,, dia ikut..
di saat temannya latihan dancer dan bela diri..
dia hnya melakukan olahraga ringan menggunakan
alat2 olahraga di tempat itu.
Itu yg sllu mereka lakukan..
berbeda dgn Gadis2 seUsia mereka yg selalu
menghabiskan Uang untuk belanja ke Moll
dan bersenang2.
1 minggu lagi merwka akan memulai aktifitas
baru dgn menyandang mahasiswa dari tempat
kuliah terbaik di sna.
hanya saja tu tdakkan terjadi..
sebab formulir pendaftaran mereka untuk
memasuki fakultas perkulihan di Amerika sdah dicegat oleh
Dedy Raina.
Jam sudah menunjukan jam 9mlam (amerika)
sdangkan di Negara A msih jam 5 pgi.
*derrrt...derrt..
Hp Raina berdering dgn bersamaan
lagu MY LECON sbagai nada deringnya...
" Halo...
jawab raina dgnsuara serak dan bermalasan
krna dia sdah tertidur.. dri setengah jam yg lalu.
" Halo Ra..ini Dedy..
ucap seOrg pri paru baya di seberang telvon.
" heemz...y dadd ..knpa!! ni sdah mlem looh ded..!!
kata raina dgn keadaan mata tetep tertutup...
" 2 hri lgi kmu pulang y...! Dady , Momy dan Adik kmu
merindukann mu..Dedy yg mau k stu tidak bisa krna
Dedy masih bnyak pekerjaa Ra..Dan lagi pula kmu kan
lagi Libur kelulusan sebelum lanjut kuliah!."
pinta sang dedy..
" Ok...tpi aku gc bisa lama dedd di situ..soalnya
bentar lagi aku hrus masuk Kuliah dedy.."
" Baiklah..tidak apa..!!yang penting Putri tunggal
Dedy pulang. Jgn lupa Fitria juga di ajak ya.."
imbuhnya dgn Senyum kemenangan yg terpapar di
bibir laki2 paruh baya itu.
" Ok...y udh ..,aku lanjut tidur lagi..By dedd...
__ADS_1
ucap raina sambil memutuskan sambungan telvonnya.
***
Setelah Hanz menghubungi Putrinya dia
langsung menghubungi Fitri...
Untuk mengatakan kpada Fitria agar tidak
mengatakan maksud dari kepulangan mereka sbenarnya.
" Fitri...maaf dedy ganggu tidur mu ya nak..
Dedy cuma mau blang kalo tadi Dedy abis telvonan sma rara
dedy jga udah minta kalian pulang
Dan Rara sudah menyetujianya..nnti kalian
pulang 2 hri lgi..dady jga mau blang kalo rara
tidak tau klo kalian tidak akan kmbali lagi.
jadi kmu bersiap2lah ya nak.."
menghela nafas
" Jang langsung bawa semua barangnya biar rara
tdak curiga...,nnti sebagian barang di stu biar di bawa
kerumah yg ada di stu sma anak buah dedy..,
begitu jga dgn mobilnya..dan kalo Apartemennya..
biar di jual saja..."
"..Oh..Ok Om...
jawab Fitria.
'' Jangan panggil Om sayang..panggil dedy..
Kamu itu sudah Dedy anggap keluarga sendiri ,sudah
dady anggep anak sendri begitupun Momy kmu..dengar itu..."
pinta Hanz pada Fitria..
" heem baik dady..
dengan senyum dan mata yg berkaca2 karna terharu.
" iya sayang kami ini keluarga mu..
jadi mulai dari sekarang panggil momy dan dady ok..
Dan pulangnya hati2..kmi di sini menunggu kalian..
celoteh wanita paru baya yg bru duduk disamping
suaminya.
Ya wanita paruh baya itu Rania...Momy raina
yg tdak lagi muda.tpi paras dan kecantikannya
masih terlihat tidak berbeda dengan wanita2 yg
berumur 20an..
Begitupun Hanz dia sma sperti istrinya yg masih
terlihat Muda..
" Baik Mom Dad..klo bgitu udah dlu y...
bay..." ucapa Fitria..
sambungan telvonpun berakhir..
Fitria melanjutkan Tidurnya kembali..
Karna bsok dia berniat mengajak Rara
berbelanja buat Oleh2 keluarga Hanz..
***
Sedangkan kedua Paru baya itu berbaring masih
__ADS_1
dusuk di sofa dalam kamarnya..
" sayang...apa kamu yakin untuk menikahkan
putri kita yg msih berusia 19thun...?
tanya Rania pada suaminya.
" ya sayng ..biar putri kita itu tdak terlalu bebas
dan aku tkut putri kita malah terpengaruh anak2
jaman sekarang yg rusak tu..."
jawab Hanz
"eemz..apakah dia akan setu syang..
sedangka..."
belum selesai Rania mengatakan pendapatnya
bibirnya sudah dilumat Oleh suaminya..
Rania yg mendapatkan perlakuan lembut suaminya
itu menerima dgn senang hati..malah dia membalas
******* suaminya..
Meski kedua Org tua Rain sdah menikah lebih
dari 20thn , Tpi keromantisan mereka tdak
pernah berkurang ..malah Keromantisan mereka
makin bertambah di setiap harinya..
Entah sudah sejak kapan Mereka sudah berbaring
di atas ranjang mereka..
******* demi ******* mereka lakukan..
setelah Hanz puas dengan bibir istrinya dia
berpindah ke pada leher Jenjang rania..
Ciuman dan jilatan di bubui disana..
tidak lepas bibir Hanz menikmati leher jenjang
istria..Tangan kirinya membuka satu persatu kancing
baju istrinya..sedangkan tangan kanannya menjadi
tumpuan untuk menahan tubuhnya.
Kini keduanya sudah telanjang bulat..
erangan dan desahan keluar dari mulut keduanya..
yang awalnya hnya raina yg mendesah krna suaminya
Mencumbui gunung gembarnya dengan ciuman ,
jilata dan hisapan secara bergantian..
Kini mereka sma2 mendesah krna Kelakian Suaminya
sudah menerobos dan berdiam di dalam kewanitaannya..
Hanz mulai memaju mundurkan kelakiannya
dalam milik istrinya..
" heemmm...." lengunhan berhasil lolos
dari bibir indah rania.
Begitulah mereka habiskan Waktu pgi mereka
dengan adegan panas yg di lakukan sepasang
suami istri di pagi hari itu..
Sehabis melakukan pergulatan panas.
mereka sama2 tumbang dan merebahakan tubuh
merek yg tampa sehelai benangpun itu...
__ADS_1