Pemilik HATI Rasa Yg Tak Pernah ADA

Pemilik HATI Rasa Yg Tak Pernah ADA
MAIN2


__ADS_3

Siang itu mereka menuju pantai dan mengahabiskan waktu bersama di pantai sampai malam hari.tampa mereka sadari mereka di ikuti oleh angel and the gangs.


Raina dan arif menikmati waktu mereka berdua.meninggalkan sahabat dan adiknya,.Mereka ingin berdua..berpadu kasih dgn ke romantisan2 di waktu seja hari di pantai yg membuat mereka tidak ingin melupakan saat2 ini.Sampai waktu menjelang malam mereka kembali ke hotel di mana tempat mereka me2san kamar untuk ber istirahat.Dan pada mlam hari jam 8malam mereka makan malam di restoran sebelun pulang.


Kegiatan mereka tidak luput dari pandangan angel ,sesil dan kayla.Sehingga membuat engel naik pitam krna marah melihat ke romantisan arif dan raina.Diapun menyuruh be2rapa preman untuk mengganggu perjalanan mereka.Dan pada saat rombongan arif pulang.merek beranar2 di ikuti oleh org2 suruhan engel.namun untungnya yg membawa mobil adalah raina,fitria dan rio yg bisa melajukan mobil dgn kecepatan tinggi setara dgn pemabalap profesional.Yg membuat para pengejar tidak dapat mengejarnya lagi.


Adegan kejar kejaran pun terjadi,tpi kejadian itu tidak butuh waktu lama.Para suruhan angel sudah di tangani oleh bawahan Raina dan fitria yg sejak dlu selalu mengikuti kemana perginya boos mereka pergi.


... 🌹🌹🌹🌹🌹...


Be2rapa minggu pun telah berlalu sejak adegan kejar2 di jalan raya.Kini raina ,arif dan semua nya sudah beraktifitas seperti semula.


Di pagi hari sampai siang hari raina,fitria,aliza ,jasmin dan rio mereka menghabiskan waktu merek di kampus.setelahnya mereka menghabiskan waktu kadang hanya duduk di resto,jalan2 di moll, atau seperti saat ini yg memutuskan pulang kerumah masing2.


...Sedangkan arif!! dia sering berada di kantor meski dia se2kali datang ke kampus untuk mengikuti mata kuliahnya,namhn setelah itu dia kembali ke kantornya....


Berberda dgn raina yg akhir2 ini mulai sering datang ke kantor dedynya untuk membantu pekerjaan dedynya.Memang sebagai putri tunggal dan tertua dia harus bisa mengelola perusahaan ayahnya itu,perusahaan nomer satu di Negaranya.


Seperti hari2 biasa jika raina memasuki gedung pencakar langit itu.Dia selalu di sambut dgn hormat oleh para pegawainya.dan seperti biasa pula,body gourd selalu berjejer di depan gedung dan dlam gedung untuk berpartisipasi jika adanya org2 yg tak di inginkan datang ke kantor besar itu.


'' Selamat siang nona muda..!!'' sapa para pegawai sembari membungkuk hormat.


'' Siang...'' tersenyum sembari terus berjalan menuju ruangan kerja ayahnya yg akan menjadi miliknya suatu saat nanti.


Saat ia sampai di ruangan kerja sang ayah..dia tidak menemui keberadaan sang ayah.diapun melangkah menduduki kursi Presdir untuk me2riksa dokumen2 yg berada di sna.


Selang be2rapa menit kemudian..


Tok tok tok..


Suara ketukan membuyarkan konsentrasinya.


'' Masuk..'' printahnya pada se2org di luar


'' Nona muda... ini minuman nya..'' ucap se2org yg taklain adalah seorg sekretaris dedynya.


'' Letakkan saja di meja sofa itu kak Vi..'' ucp raina sopan pada sekretaris ayahnya yg bernama silvi.


'' Baik nona muda.'' ucpnya sembari melangkahkan kakinya menuju meja di tengah2 sofa.


'' Owh ya kak vi!! Apkah masih lama dedy melakukan pertemuan.? tanyanya.


'' Tidak nona..sebentar lagi beliau akan selesai..''

__ADS_1


'' Dengan perusahaan mana dedy melakukan pertemuan?


'' Itu nona..dari perusahaan BITH..perusahaan yg di putus kontrak dgn perusahaan suami nona..''


'' Mksud mu perusahaan milik keluarga Sofia bith.?? tanyanya memastikan


'' Ya nona muda..''sembarik mengangguk kecil


'' Heeeeem...bisa aku gunakan untuk balas dendam.'' sembari tersenyum licik,membuat si sekretasis itu bergidik ngeri. '' Apakah dedy sudah menanda tangani dokumen kerja samanya.? tanya lagi.


'' Seperti nya belum nona muda.krna ini baru pertama kalinya perusahaan tersebut mengajukan pertemuan dan kerja sma.''


'' Ok kalo gitu..untuk pertemuan selanjutnya aku yg akan mewakili dedy.'' degn senyum kemenangan di wajahnya.


'' Kalo begitu saya permisi undur diri nona..''


'' Baik..tapi kak Vi!! jgn terlalu sopan begitu, aku ini lebih muda dri mu kak vi..''


'' Maaf nona..tapi meski bagai mana pun anda adalah atasan saya,sudah sewajarnya saya berlaku seperti itu..''


'' Terserah kak Vi deh.namun itu berlaku di dlam kantor,jika di luar kantor kak vi tidak boleh bersikap seperti ini..'' ucpnya


'' Akan sya usahakan nona..saya permisi..'' ucpnya sembari membungkuk dan pergi.


Raina merenggangkan otot2 tubuhnya,krna dia sudah lamayan lama duduk me2riksa dokumen2 di meja sang dedy.dan semuanya tidak ada kesalahan sedikit pun.


Raina mengeluarkan ponselnya.menghubungi sang dedy..


'' Halo ded assalamualaikum...'' serunya di saat sambungan telfon terangkat.


'' Waalaikum salam sayang.. ada apa nak..?''


'' Aku ada di ruangan dedy me2riksa semua berkas2 di sni,semuanya tidak ada yg salah, jadi nanti dedy tinggal membri tanda tangan saja.!!


'' Baiknya putri dedy!!'' serunya di seberang sana sembari tersenyum. '' Lalu, itukan memnag harus kamu kerjakan.!!Dan kenapa kok tumben2nya telfon dedy cuma ngomong masalah dokumen!! ini tidak seperti kamu loh sayang.!'' tanya sang dedy yg masih berada di meja restoran, bersama dgn kliennya yg tak lain sofia dan ayahnya.


'' Dedy tau aja..'' bergumam '' Apakah dedy sudah memutuskan kerja sama dgn klien yg dedy temui??'' tanyanya..


'' Belum sayang! kenapa.??'' tanyanya sembari melirik pada kliennya.


'' Boleh kah aku yg menghendel kerja sama dgnnya dedy..?? pintanya


'' Boleh..!! apakah ada sesuatu yg dedy tidak ketahui sayang ..? curiganya.krna ini pertama kalinya sang putri meminta untuk menghendel sebuah proyek kerjasama yg tidak terllu menggiurkan bagi putinya.setaunya.

__ADS_1


'' Heeem...aku hanya ingin main2 saja dedy..'' jwabnya yg di sambut senyuman oleh dedynya di seberang sana. '' Boleh kah aku mengamburkan be2rapa juta untuk proyek ini dedy..? tanyanya lagi..


'' Boleh..kenapa hanya be2rapa juta!! kenpa tidak milyaran?? tanyanya yg di sambut kaget oleh keempat org satu mejanya.asistennya serta sofia dan ayahnya.Asisten nya hanya tersenyum sembari mengeleng2kan kepala..dia tau persis dgn atasannya yg selalu memanjakan keluarganya itu.


'' Itu tidak perlu dedy...ya sudah hanya itu saja..yg ingin aku omongin sama dedy..jadi udahan dulu ya..'' ucpnya..


'' Ya..jangan kemana2 dulu tunggu dedy di ruangan dedy. Sebentar lagi dedy udah selesai ini..''


'' Ok siap dedy..''Sambungan telfonpun berakhir..


Setelah menghubungi dedynya raina menghubungi fitria untuk melakukan sesuatu tentang kerja samanya dgn perusahaan Bith yg akan membuat perusahaan bith merugi dan drop secara perlahan.


restoran


"Apakah itu putri anda tuan..? tanya ayah sofia


'' Ya..'' jawabnya singkat..


'' Sya dengar tadi anda bilang bahwa putri anda berada di kantor anda!! bukannya putri anda berada di luar negri tuan?? tanyanya sofia dgn senyum menyum menggoda


'' Ya dulu dia berada di luar negri.Namun be2rapa bulan yg lalu dia kembali dan melanjutkan kuliahnya di sni sambil membantu ku mengurus perusahaan.Dan dia juga sudah menikah..''


'' Apa..sudah menikah..?? kagetnya.. '' Tapi saya tidak mendengar tentang pernikahan dari keluarga anda tuan.? tanyanya lagi


'' Ya karna kami melakukan pernikahan dgn acara sederhana dan org2 yg datang adalah keluarga dan org2 terdekat kami..'' jelasnya..


Perbincangan pun berlasung dgn lumayan lama.dan setelah itu mereka menyudahkan pertemuan tampa kesepakatan kerja krna sang presdir di perusahaan nomer satu itu belum menyepakati krna permintaan sang putri tercintanya.


DALAM MOBIL..


'' Tuan..apakah anda akan bekerja sma dgn perusahaan yg mengandalkan tubuh seprti mereka..? tanya sang asisten pribadi pada dedy raina.Yg merasa risih melihat penampilan sofia yg memakai baju kekurangan bahan tadi..


'' Tidak..bukannya kamu tau sendiri kalo tadi saya tidak langsung menyetujuinya.''


'' Iya tuan besar...


'' Kamu tau kenapa aku tidak memyetujuinya..!!


'' Mungin salah satunya krna penampilan putri nya tuan bith tuan '' seru sang asisten.


'' Salah satunya itu.dan alasan yg lainnya krna putri ku ingin main2 dgn mereka..jadi aku akan membiarkannya..''.


Sang asisten hanya menggut2 mengerti sja..

__ADS_1


__ADS_2