
Di saat aliza telah menceritakan smua
yg menimpanya be2rpa waktu lalu pada
kekasihnya..matanya yg sdah bercaka2
menahan airmatanya sedaritadi akhirnya
butiran bening itupun..
lolos membasahi pipi mulusnya.
" Maaf seharusnya aku tdak mengabarimu
di waktu malam seprti ini..."
terka Rio..yg merasa bersalah krn kejadian
yg menimpa keasihnya.
..." Seharusnya dia tidak memberikabar kekasihnya...
...di waktu mlam hri atas kecelakaan yg menimpanya.....
...* bodony aku.."...
...gerutu hatinya...
" ..Maaf liz...seharunya aku.."
seblum rio menyelesaikan perkataannya..
liza memotong perkataan rio dan berkata..
" Ini udh takdir Rio..dgn masalah tdi aku bisa
mengngambil hikmahnya dan dgn kejadian tdi
aku bisa kenal dgn Rara dan fitri..
ucap liza kepada rio smbil memprkenalkan
tman barunya..
" Aku jadi punya sahabat baru yg baik
tidak memanfaatkan aku... Malah dia melindungi ku"
imbuh aliza..pada rio..
Sedangkan ketiga org yg mendengarkan
perkataan itu ,,hny memanggut2 saja tanda
mengerti maksud dri perkataan aliza..
" Apa loe udh menghubungi keluarga loe al ."
tnya fitria..
" Tampa mereka di hubingi sebentar lgi mereka
akan datang stelah mendengar kabar dari polisi."
jawab aliza dgn muka kecut..
Dia tkut kalo kluarganya marah padanya,,
__ADS_1
krna dia pergi sndirian dan mengakibatkan
insiden berbahaya itu.
Apalagi dia pergi terburu2 krna kekasihnya
yg kecelakaan...
pasti keluatganya akan memarihi kekasihnya..
terutama kakak useknya itu.tdak lain adalah Arif!!
Bukan tidak stuju dgn hubngan aliza dan rio..
hanya saja mereka msih labil..bisa di blang anak2
ingusan,ank alay dan anak yg masih bau kencur..
begitulah...
" Oowh begitu..baguslah..kalo bgitu kami
pamit pulang dulu..."
pamit raina pada aliza dan rio..yg dibuntuti
oleh fitriadi belakang raina..
Aliza dan rio tersenyum sembari mnggukan kepalanya.
" Trimakasih sdah menolong aliza.."
ucap rio sbelum raina dan fitria pergi..
" Ya sma2..sdah kewajiban kita sebagai
jgn meminta dia keluar mlam2 apali sendirian.."
ucapa rainan smbil memperingati.
" Dan loe al...loe hrus pkek supir atau bodyguard
jga biar sllu aman.."
pinta raina..
" ia makasih..dan tenang sja gue gc bkalan ceroboh lagi.."
jawab aliza smebari bangun dari duduknya dan
memluk raina dan fitri..
Setelah raina yg di ikuti fitria keluar dari kamr
rawat Rio..
mereka langsung melangkahkan kaki mereka
menuju parkiran mobilnya rumah sakit..
Di parkiran Raina dan seorg laki2 dewasa
berpapasan di jlan hanya sja keduanya tdak
saling terlihat ..
Pria dewasa itu tidak lain adlah Arif yg berjalan
__ADS_1
cepat menuju resepsionis untuk menanyakan
keadaan adik kesayangannya itu yg di ikuti oleh
papa dan mama arif..
boby jga ikut berama.krna boby sudah menganggap
aliza adiknya sendri..
Arif melangkah menuju kamar rawat Rio..
krna dia tdak menemukan daftar pasien atas
nama aliza,,hnya ada nama rio di sna jadi dia
langsung menuju kamar rio.
Pintu kamar rawatpun terbuka..
terlihatlah gadis yg di cari2 oleh arif dan keluarganya
sedang duduk di kursi samping ranjang pasien.
Dan seorg pria sedang berbaring di rajang
rumah sakit..
Gadis itu menole dan mendapati smua kluarganya.
Gatis itu berdiri dan menghambur dalam pelukan
kakaknya.
di usapnya pucuk kepala adiknya untuk menenangkan
adiknya..
Laiza pun beralih memeluk kedua org tuanya..
" kmu tdak apa2 syang...?" kta kdua org tuanya..
Lisa hnya menggukan kepalanya.punggungnya di
elus dari smping oleh boby..
" Di mna org yg membantumu syang..?
mama sma papa ingin mengucapkan trimakasih."
kata papa arif
" Iya buru pulang be2rpa menin yg lalu Om.."
jwab rio untuk mewakili aliza yg masih se2gukan krna
tangisnya.
" Iya pa..di baru saja pulang,,spertinya dia
baru pulang dari luar negri..Namanya
raina pa..RAINA ALMAIDA FIKRI.."
jawab aliza..
" Apa..!! dia sudh pulang..??"
__ADS_1
jawab mama dan pap aliza kompak..