Pemilik HATI Rasa Yg Tak Pernah ADA

Pemilik HATI Rasa Yg Tak Pernah ADA
Kena Imbasnya.


__ADS_3

Setelah mengucapkan salam,Raina dan suaminya serta fitri,boby,aliza,rio ,jasmin mereka pergi menuju life kampus dan sebelum life tertutup raina kembali menatap ke empat org yg sudah membuatnya naik darah.Mereka meninggalkan Leon ,Rudy dan be2rapa Body goard nya di kampus untuk menyelesaikan masalah yg ada.Dan sebagiannya untuk mengawal mereka pulang.


Lalu pandangannya beralih ke pada asisten pribadi dedynya yg akan menjadi asisten pribadinya nanti,


"Leon... Setelah ini,siapkan dokumen untuk besok,atur jadwal untuk pertemuan dgn perusahaan BITH aku ingin mengakhiri semuanya." printahnya.


" Baik nona muda." jawab leon sambil menunduk hormat.


Setelah kepergian Raina dan yg lainnya,semua pelajar menatap pada ke empat org yg sudah di geret keluar dari kedung kampus itu,Ada yg kasian,ada senang karna mereka mendapatkan balasan yg setimpal untuk kelakuan mereka selama ini yg suka mem bully pelajar lainnya.


Tak hanya itu,saat ampai lantai bawah,kepala yayasan juga di ringkus oleh bawahan Raina krn telah berani menghina raina.


Saat itu universitas di liburkan sampai be2rapa hari kedepan,dan semua yg terjadi saat itu di tutup rapat krna jika ada yg membocorkan pada media mereka akan berurusan dgn dua keluarga yg berkuasa di negara S.


÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷


Sesampainya di rumah,Raina meminta arif untuk membelikan makanan kesukaannya dan rujak buah di pinggir jalan menuju pantai pada saat mereka jalan2 ke pantai be2rapa minggu lalu.Namun arif sedikit keberatan krna akan memakan waktu cukup panjang.

__ADS_1


"Apakah gc terlalu jauh Yang.??


"Tidak.. aku maunya rujak buah yg ada di sana.,minta lah buah yg segar segar."rajuk raina.


" Tapi kan di sini ada juga Yang."


"Kalo gc mau ya sudah aku beli sendiri.."Kesalnya.saat ini mereka sedang duduk di ruang keluarga.


" Jangan biar aku yg beli ,tapi di sekitar sini ya.."bujuk nya.masih bersi kukuh untuk membeli rujak buah di sekitar rumah mereka.


"Baiklah baiklah aku yg pergi kamu diam di rumah." arif kelabakan melihat istrinya bangun.


"Sana berangkat,.'' ketusnya.


"Ya sudah kamu duduk gih lagi,jgn berdiri "..


"Aku mau ke kamar mau tiduran..'' masih dgn wajah cemberut.

__ADS_1


"Jadi kamu berdiri bukan mau berangkat beli sendiri,tapi mau ke kamar ya.?''


"Ya.kmu kira aku mau berangkat sendiri gitu!! Kalo itu mau mu baik aku berang..."belum selesai raina berucap arif kangsung menyelanya.


"Tidak tidak bukan gitu.."arif menepuk keningnya dgn telapak tangannya,menyadari ke bodohannya krna masih saja banyak bicara membuat istrinya malas."Baik aku berangkat aku berangkat."imbuhnya sambik menggaruk kepalanya yg tak gatal.


Dia tau jika istrinya marah maka dia harus menuruti semua ke inginannya jika tidak maka kesejahteraan AJ akan dalam masalah.Bisa bisa AJ harus puasa nanti..pikirnya.


"Baik aku berangkat.Assalamualaikum."pamitnya setelah mencium kening dan bibir istrinya.


Meski marah raina hanya bisa diam saja,membiarkan suaminya melakukan apa yg di ingin kannya sebelum berangkat membeli apa yg di idamkan.


"Waalaikum salam.." jawab raina melihat punggung suaminya ug semakin menjauh dan menghilang dalam mobil.


Raina jalan menuju rumahnya,dia menyapa setiap pembantu yg melihat ke arahnya,itulah ke biasaan raina.Ramah pada siapapun terkecuali pada org yg mencari masalah padanya.


Arif menggerutu dlam mobilnya., Niat hati pulang lebih awal dan datang ke kampusnya untuk mmebantu istrinya menyelesaikan masalah sudah ia lakukan namun niat yg lebih penting lainnya itu ingin menemani istrinya di rumah dan menengok calon anaknya yg masih berumur empat minggu itu.Namun apa lah daya!dia lupa jika istrinya sedang kesal maka dialah yg akan kena imbasnya,krna hanya dia yg ada di sisi istrinya pada saat itu.

__ADS_1


__ADS_2