
Arman Bagaswirya pria keturunan Ceko yang telah lama tinggal di Indonesia. Kedua orangtua dan adiknya- Bima Bagaswirya, lama menetap di New York. kedua orangtua Arman dan Bima memiliki usaha di kota terbesar dan metropolitan padat di Amerika Serikat itu.
Sepulang dari Club tadi malam, Arman tidak pulang ke rumah Ibu Gandari. Arman kembali ke Apartemen miliknya.
Arman Bagaswirya. laki -laki berwajah Charming yang mempunyai beberapa nama julukan seperti;
**Cassanova
DonJuan
PlayBoy
Buaya Darat
Penyuka Dan Penikmat Wanita**!?
Arman duduk di mini Bar, yang ada di dalam Apartemen mewah bergaya klasik Modern.
Tangan kanan nya memegang gelas yang berisikan Wine mahal yang ia cecap sedikit demi sedikit. Ingatan Pria keturunan Ceko itu, terus-menerus tertuju pada Perempuan cantik yang ketiga kali nya ia temui.
Cantik dan Menarik!
Batin Arman
Wajah cantik dan mata sayu nya terpatri dalam ingatan Arman Bagaswirya.
Aku berharap kita bertemu kembali. aku ingin merasakan dan mencicipi bibir kenyal dan merah muda milikmu!
Batin Arman sambil membayangkan bibir milik perempuan yang ia temui.
"Oh Shit! cuma membayangkan saja membuat adik kecilku terbangun" gumam Arman lalu beranjak dari mini Bar menuju kamar mandi.
Sang Cassanova mentuntaskan Hasrat nya, hingga adik kecilnya kembali terlelap.
.....
Sementara itu di rumah orangtua Ariana
Ariana berada di dapur sedang menyiapkan sarapan untuk dirinya dan kedua orangtua nya.
Avocado Toast menjadi pilihan menu sehat untuk sarapan pagi ini.
Ariana membawa tiga piring Avocado Toast dan tiga gelas susu Almond ke meja makan. dimana Ayah dan Ibu nya tengah duduk di sana dan berbincang.
"Ibu Ayah ayo sarapan dulu" ucap Ariana dan meletakan nampan yang berisikan menu sarapan pagi yang telah ia buat.
"Iya Nak. terimakasih" ucap ibu Retno.
Ariana memulai sarapan dengan lahap, saat mengunyah makanan, Ariana teringat Bima, yang menghubungi dirinya sewaktu di toko roti.
"Yah, Bu. nanti aku pamit mau pergi ya" ucap Ariana
"Pergi kemana?" tanya Pak Anwar
"Masih belum tau Yah" jawab Ariana
"Pergi sama siapa?" sahut Bu Retno
"Pergi sama Bima. kemarin Bima hubungin aku pas di toko. katanya- Bima di Indo, terus ngajakin aku pergi"
"Bima? Kakak kelas di sekolah kamu dulu 'kan?" ucap Bu Retno
__ADS_1
"Iya Bu" jawab Ariana
"Kalau pergi yang penting hati-hati Nak" ucap pak Anwar
"Iya Ayah"
.....
Kediaman ibu Gandari
Bima bersama ibu Gandari duduk di kursi meja makan, sedang menikmati sarapan yang di siapkan oleh Chef yang bekerja di rumah bergaya Eropa itu.
"Tadi malam kamu sama kakak pulang jam berapa?" tanya bu Gandari pada Bima
"Semalem aku sampai rumah jam 24 malam Ma. kalau Kak Arman entah lah" jawab Bima
"Kalian tadi malam pergi kemana?"
"Club"
"Pasti kakakmu menyewa ja lang lagi. Mama sangat berharap kakakmu itu bisa berubah dan segera menikah, Mama sangat ingin memiliki cucu. cukup kamu aja yang seperti ini Bima" ucap Bu Gandari dengan amarah yang ia tahan.
"Maaf Ma" ucap Bima
"Apa kak Arman tahu. tentang kamu selama di New York?"
"Tidak. Kak Arman tidak Tahu, aku juga belum siap bercerita"
"Mama harap kamu juga bisa berubah Bim. sebelum semuanya terlalu jauh"
"Tidak mungkin Ma. aku sudah bahagia dengan keadaanku yang seperti ini.
"Maaf Ma"
"Mama sudah memaafkan Nak"
Ibu Gandari bangkit dari kursi dan memeluk putra bungsunya.
Semenjak pergi dan tinggal di New York. Bima Bagaswirya memang berubah. pergi membawa luka tak berdarah karena patah hati, yang disebabkan oleh kesalahan nya sendiri.
Sesampai nya di New York Bima mendatangi Club malam, ia ingin melupakan sakit hatinya dengan minuman berakhol, tapi Na'as Club yang ia datangi tidak seperti Club pada umumnya.
.
.
.
11:00
Siang
Apartemen Arman
ssshhhh aaahhhhhh
Aarrrghhhhh Ooouuhhhh
Suara de sahan seorang wanita yang sedang menikmati perlakuan dari Boss nya
"Bagaimana bisa sebesar ini? apa ini asli!?" ucap Arman pada wanita yang duduk dipangkuan nya. sedangkan kedua tangan nya yang nakal sibuk memainkan dua benda padat dan kenyal.
__ADS_1
"Apa menurut tuan payu dara ku ini tidak asli?"
"Sepertinya"
Arman menyingkap Dress selutut yang dikenakan wanita di pangkuannya. tangan nya melepaskan panty bewarna biru, warna yang senada dengan Dress tersebut.
"Berdirilah Rena" ucap Arman dengan suara parau
Wanita tersebut Rena. yang tak lain dan tak bukan, adalah asisten pribadi, Arman Bagaswirya- Sang Cassanova dan pebisnis handal.
Arman membalik tubuh Rena. kedua tangan Rena perpegangan pada meja diruang kerja Arman di dalam Apartemen nya.
Bagian tubuh inti milik Arman melesak masuk ke dalam lubang kenikmatan. Suara hentakan demi hentakan menggema menyeimbangi suara de sahan Rena.
"Aaarrrrgggghhh Faaas..terrrr Tuu...aann"
"Aakkkhh saaayaa mau keluaaar"
De sahan Rena terdengar begitu merdu di telinga Arman.
"Keeluaar bersama Renaa"
Oouuggggghhh
Aargghhhhhhh
Suara de sahan keduanya mengakhiri permainan panas Boss dan asisten nya.
Arman mencabut tubuh inti dari lubang kenikmatan yang telah dibanjiri lahar panas itu.
"Ohh Shitt! aku lupa tidak menggunakan pengaman" ucap Arman lalu duduk di kursi kebesaranya setelah tubuh intinya terbebas dan terkulai lemas.
"Tidak masalah tuan. bukan masa subur saya" jawab Rena lalu melangkahkan kaki menuju tas miliknya yang tergeletak di atas sofa. Rena mengambil tissue basah dan tissue kering untuk membersihkan sisa lahar panas yang keluar dari li ang va gina nya.
"Kenakan lagi pakaianmu dan periksa saldo rekeningmu Rena. saya sudah mentransfer tips untuk hari ini"
"Terimakasih Tuan"
Rena mengenakan pakaian nya lalu pergi sambil membawa berkas yang telah di tanda tangani oleh Boss nya.
FLASHBACK
Arman telah selesai bersolo di dalam kamar mandi. ia menuntaskan hasrat yang tiba-tiba bangkit karena membayangkan bibir perempuan yang masih terpatri di ingatannya, lalu Arman membersihkan tangan yang penuh dengan busa sabun antiseptik yang beraroma lemon.
Merasa perutnya sangat lapar sang cassanova- Arman Bagaswirya mengambil dua lembar roti gandum dan diberi olesan selai kacang, lalu ia membuka microwave dan mengambil susu yang telah di hangat kan.
Arman membawa susu serta roti gandum selai kacang ke sofa ruang tamu dan meletakan di meja, lalu ia mengambil remot tv dan menyalakan tv berlayar besar yang terpajang di ruang tamu bergaya klasik modern itu. Arman mengambil roti dan memakan nya, di sela-sela makan terdengar suara bell pintu Apartemen. Arman meletakan roti di meja lalu beranjak membuka pintu Apartemen.
Pucuk di cinta Ulam pun tiba. senyum menyeringai menghiasi bibir Arman saat melihat orang yang berdiri di depan pintu Apartemen.
"Ada apa Rena? bukan nya hari ini libur kerja!?"
"Iya Tuan. tapi ini ada berkas penting yang harus Tuan tanda tangani, karena setelah anda bertemu dengan Ibu Gandari, anda tidak datang ke kantor tuan. maka nya saya datang kemari" jelas Rena
"Masuklah" ucap Arman lalu berjalan menuju ruang kerjanya
Sesampainya di dalam ruang kerja, Arman duduk di kursi dan mengambil pulpen di laci meja, sedangkan Rena berdiri di sebalah Arman dan membuka map yang berisikan berkas penting yang akan di tanda tangani oleh Arman.
Setelah tanda tangan selesai. Arman menarik Rena duduk diatas pangkuan nya. dan terjadilah kegiatan panas yang menguras peluh kedua nya!
FLASHBACK SELESAI
__ADS_1