Pendekar Dewa Pedang

Pendekar Dewa Pedang
Ch. 135 - Pertempuran Di Klan Xin


__ADS_3

Kediaman Klan Xin.


Groaarr!


"Cepat! Lindungi Nyonya dan Nona Muda!" Xin Nian berteriak saat dia menghadapi binatang iblis dan membunuhnya seketika.


Sedangkan Xin Wanying sedang berada di tengah serangan binatang iblis, menghindar dan bahkan kadang-kadang berhasil melakukan serangan balik. Gerakannya menunjukkan bahwa dia memiliki beberapa pengalaman dalam menghadapi binatang iblis.


"Nak, jangan gegabah!" Xin Zhi berteriak ketika dia melihat Xin Wanying telah dikelilingi setidaknya tiga binatang iblis.


Xin Zhi juga beberapa kali menyerang sambil berhasil mempertahankan diri dari berbagai serangan binatang iblis yang datang menyerang diarah lain. Meskipun kekuatan aslinya berada di tingkat Raja bintang tiga, dia hampir tidak bisa menunjukkan kekuatannya yang saat ini masih belum pulih yang hanya berada di tingkat Surga Besar.


Xin Nian dan beberapa penjaga bergerak dan berhasil membentuk lingkaran di mana mereka melindungi Xin Zhi dan Xin Wanying. Di antara mereka selain Xin Nian, hanya ada satu penjaga tingkat Raja bintang satu, sedangkan yang lainnya barada di Tingkat Surga dan Surga Besar.


Xin Wanying saat ini sudah terengah-engah saat mencoba mengatur napas. Dia memegang pedangnya dengan erat-erat di tangannya yang halus.


"Nak, apakah kau baik-baik saja?" Xin Zhi mendekati Xin Wanying, sambil memperhatikan seluruh tubuh putrinya dan memastikan dia baik-baik saja.


"Aku baik-baik saja, Bu. Hanya saja, aku merasa sangat lelah." Xin Wanying melihat sekeliling dan mengerutkan kening.


Tampaknya semakin banyak binatang iblis berkumpul.  Sekarang ada hampir lima puluh binatang iblis meskipun mereka telah membunuh lebih dari sepuluh binatang iblis.


"Nyonya, kami akan berhati-hati memblokir binatang iblis ini, jadi begitu kami membuat celah, kalian harus melarikan diri!" Xi Nian memperingatkan Xin Zhi dan Xin Wanying bahwa mereka harus melarikan diri dengan cara apa pun.


Xin Zhi tidak menjawab, ada eraguan ada di wajahnya. Dia tidak ingin meninggalkan orang-orang ini. Xin Wanying juga tidak menanggapi perkataan Xin Nian.


"Ayo bertarung sampai kita menghabisi semua binatang iblis ini!" Xin Wanying mengencangkan cengkeramannya pada pedangnya dan berkata sambil melihat semua binatang iblis yang telah mengelilingi mereka. Dia juga tidak akan meninggalkan orang-orang yang dekat dengannya.


Seolah menanggapi keyakinan Xin Wanying, binatang iblis meraung keras saat mereka melemparkan diri ke arah mereka.


Xin Nian dan para penjaga lainnya merespons dengan cepat, memblokir semua serangan yang masuk dengan pedang dan senjata mereka.


Xin Zhi dan Xin Wanying berada di belakang.


Xin Wanying kemudian bergerak cepat, seolah-olah mebuat tarian pedang yang elegan saat dia mengelak dan menyerang binatang iblis.

__ADS_1


Kekuatannya saat ini berada di tingkat peringkat Surga bintang Tiga, jadi dia masih bisa menangani beberapa binatang buas di sekitarnya dengan beberapa kesulitan.


Sretttt!!!


Xin Wanying berhasil dengan kuat memotong salah satu kaki binatang iblis sambil menari di tengah hujan serangan binatang iblis lainnya.


Grooaaarrre!


Binatang iblis itu meraung marah dan menerjang Xin Wanying tanpa mempedulikan hal lain.


Xin Wanying sudah siap dan dengan cepat mengelak. Dia kemudian meluncurkan serangan langsung lainnya ke kepala binatang iblis itu, menusuknya secara langsung dan membunuhnya.


Meskipun dia membunuh binatang iblis ini, tampaknya pertempuran dan pembunuhan belum bisa menyembunyikan tekadnya. Gerakannya yang halus dan elegan entah bagaimana membawa keanggunan dan kemuliaan dalam setiap serangan pedangnya.


Xin Zhi juga bergerak cepat, masih dengan beberapa gerakan kaku karena tubuh dan kekuatan dalamnya belum pulih sepenuhnya.


Dengan cepat, Xin Zhi menggerakkan pedangnya kesamping untuk memotong tubuh binatang iblis itu dan membunuhnya.


"Ada terlalu banyak biantang iblis ini ... Kenapa mereka semakin banyak?!" Xin Zhi dengan cepat mengamati sekelilingnya dan menemukan bahwa seiring waktu, binatang iblis yang datang itu semakin banyak.


Hanya ada 40 binatang iblis pada awalnya dan bertambah menjadi 50. Tapi sekarang, jumlah mereka semakin bertambah dan banyak.


"Bagaimana binatang iblis ini bisa memasuki kota?"


Setiap anggota klan Xin bertanya-tanya ketika mereka melihat bahwa situasi mereka sekarang tidak membaik.


Trang.. Trang...


Groarrrr!!


Raungan sekarat terdengar diikuti oleh suara benturan senjata..


Xin Wanying berhasil membunuh binatang iblis lain saat dia menghunus pedangnya dan bergabung kembali dengan anggota keluarganya.


Napasnya menunjukkan bahwa dia berada pada batasnya. Menghadapi beberapa binatang iblis sangat sulit. Gaunnya penuh dengan kotoran dan di beberapa tempat orang bisa melihat kainnya robek karena cakar binatang iblis itu hampir menyentuh tubuhnya, jadi dia tidak bisa mencegah pakaiannya robek sedikit pun.

__ADS_1


"Apa yang harus kita lakukan?" Xin Wanying bertanya sambil melihat keatas langit, seolah ingin mendapatkan jawaban dan ada solusi karena binatang iblis yang banyak telah mengelilingi mereka. Jarak antara mereka dengan biantang iblis yang mengelilingi mereka tinggal beberapa langkah lagi. 


Bintang iblis ini hanya tinggal menyerang kapan saja.


Tiba-tiba...


"Xin Wanying! Jika kau setuju menjadi wanitaku, aku akan menyelamatkan hidupmu!"


Sebuah teriakan terdengar di tengah pertempuran.


Xin Wanying terkejut dan mencari sumber teriakan suara ini. Semua anggota Klan Xin menoleh untuk melihat juga dari mana asal suara itu


Semua orang terkejut ketika mereka melihat tuan muda kedua dari keluarga Luo di belakang binatang iblis. Seolah-olah dia dikelilingi oleh semua binatang iblis itu, tanpa ada dari mereka yang melakukan apa pun padanya.


Xin Wanying membuka matanya dengan tak percaya saat melihat Luo Feng. Dia tahu pemuda inilah yang meneriakkan kata-kata itu barusan.


Tapi teriakan dari sebelumnya tidak masalah baginya. Yang membuat Xin Wanying bertanya-tanta adalah bagaimana Luo Feng ini bisa aman berada di antara semua binatang iblis itu.


Luo Feng lalu menggerakkan tangannya dan binatang iblis menyerbu kembali anggota klan Xin.


Semua penjaga Klan Xin memberi perlawanan dengan keras, mendapatkan sedikit lebih banyak cedera saat mereka mencoba untuk mengusir gerombolan kecil binatang iblis ini.


Xin Wanying kesal dan semakin mengayunkan pedangnya, berhasil melukai dan bahkan membunuh beberapa binatang iblis di tempat.


Luo Feng hanya mencibir pada upaya anggota keluarga Xin ini. Dia tidak akan membunuh Xin Wanying karena menginginkannya, jadi jika mereka menolak, dia akan mrmbantai mereka semua kecuali membiarkan Xin Wanying hidup-hidup untuk menjadi istrinya.


"Jika kau setuju menjadi wanitaku, aku tidak akan membunuh keluargamu." Suara Luo Feng terdengar lagi. Wajahnya memiliki senyum arogan saat dia menatap Xin Wanying dengan penuh n4psu, menunggu jawaban. Dia yakin wanita ini akan menyerah dan kemudian memeluknya di bawah kakinya, membuatnya menikmati tubuhnya dan melayaninya sebagai pelayan.


Xin Wanying tidak menanggapi dan hanya menatap Luo Feng dengan jijik dan benci. Dia tidak menyukai orang seperti ini. Dia lebih baik mati daripada menjadi wanita bajingan seperti itu


Tapi kenyataannya selalu berbeda. Semua anggota keluarga Xin yang tinggal menjaga kediaman Klan Xin karena sebagian besar pasukan serta patriark mereka sedang meninggalkan klan untuk bergabung memburu gerombolan binatang iblis di luar Kota Tinyun. Sekarang merwka yakin mereka akan mati hari ini.


Xin Wanying mendekati ibunya, jika dia akan mati, setidaknya dia akan mati bersama ibunya. Xin Zhi dengan penuh kasih memeluk putrinya. Keengganan bisa dilihat dalam dirinya, tetapi tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan.


Saat Luo Feng hendak membuat binatang iblis menyerang lagi, sebuah suara datar terdengar.

__ADS_1


"Huftt !!! Aku benar-benar tidak tahu kenapa selalu ada bocah bodoh sepertimu di mana-mana..."


Suara malas dan acuh tak acuh terdengar diudara, jelas berbeda dari nada suara Luo Feng.


__ADS_2