Pendekar Dewa Pedang

Pendekar Dewa Pedang
Ch. 224 - Kembali Berkultivasi


__ADS_3

"Apakah kau benar-benar telah merawat beberapa anak kecil?" Ling Xi bertanya dengan rasa ingin tahu.


"Ya." Fei Hung mengangguk puas dan berkata, "Di masa depan kau akan bertemu dengan mereka. Mereka adalah anak-anak yang sangat baik, terutama kedua gadis kecil itu yang selalu ingin mengikutimu ke mana-mana seperti Yiner, hehe." Sambil tersenyum lembut saat mengingat dua gadis kecilnya yang dulu selalu memeluknya saat mereka masih kecil.


"Em." Ling Xi lalu tersenyum sebagai tanggapan. Dia akan bersama Fei Hung selamanya, jadi dia ingin tahu segalanya tentang suaminya.


Ling Xi sekarang tampak seperti ibu rumah tangga yang muda dan cantik, dengan kegembiraan yang jelas dan dalam di matanya. Fei Hung juga melihat ekspresi yang sama ditunjukkan Lin Meng setelah mereka menyelesaikan permainan mereka.


Fei Hung lalu meraih tangan Ling Xi dan menggenggamnya.


Fei Hung ingin memanjakan Ling Xi, jadi dia akan menyiapkan sarapan mereka.


Ling Xi memperhatikan Fei Hung dengan senyum bahagia. Cincin yang Fei Hung berikan padanya tidak alan pernah dia lepaskan, dia berniat selalu menyimpannya untuk dirinya sendiri.


Fei Hung merasa bahwa setiap orang akan datang dan meminta untuk mencicipi makanannya, jadi tanpa ragu dia mulai memasak dan menyiapkan makanan dalam jumlah besar.


...


Satu jam kemudian.


"GURU..!" Teriakan gembira terdengar begitu Fei Hung dan Ling Xi mendengar pintu terbuka.


Huan Yin bergegas masuk seperti badai dan langsung mencari Fei Hung, lalu segera ​​​​memeluk Fei Hung erat-erat dengan senyum cerah.


"Yiner." Fei Hung mengangkatnya ke dalam pelukannya saat dia dengan lembut mencium pipi sikecil.


Huan Yin tertawa bahagia sambil memeluk Fei Hung dengan erat.


Ling Xi juga tersenyum gembira saat melihat Huan Yin di dalam pelukan Fei Hung.


"Hahaha, aku tahu saudara Fei Hung akan menyiapkan makanan untuk kita." Xin Tian masuk ke dalam rumah dan berbicara sambil tersenyum ketika dia melihat meja penuh dengan hidangan makanan enak.

__ADS_1


"Saudara Fei Hung. Adik Xi." Ling Yan juga masuk ke dalam rukah dan menyapa mereka berdua diikuti oleh yang lainnya.


"Sepertinya Fei Hung benar-benar bisa menyiapkan makanan enak. Bau makanan yang harum ini membuatku ingin makan banyak, hehe." Xin Zhi menutup mulutnya saat dia tertawa kecil ketika dia melihat jumlah makanan di atas meja.


Xin Wanying juga muncul dan menyapa Ling Xi dan Fei Hung sambil mencium pipi Fei Hung dan memeluk Ling Xi.


"Kakak Xi, kau terlihat sangat cantik hari ini!" Huan Yin berseru kaget dan ceria ketika dia melihat Ling Xi, menyadari bahwa Ling Xi terlihat jauh lebih cantik dari hari sebelumnya.


Semua orang memandang Ling Xi dan benar-benar berpikir dia terlihat jauh lebih cantik dari hari sebelumnya. Ling Xi sekarang memancarkan aura yang indah dan menyenangkan, yang membuat kecantikannya jauh lebih menonjol.


Xin Zhi memperhatikannya selama beberapa detik sebelum tersenyum bahagia. Sebagai wanita dewasa, dia tahu apa yang terjadi.


"Xi'er, sepertinya sesuatu yang luar biasa terjadi padamu sehingga kau bahkan memakai cincin yang indah." Xin Zhi melihat cincin di tangannya. Dia telah melihat kurang lebih jenis cincin berharga yang sama pada Lin Meng, jadi dia yakin bahwa Fei Hung adalah orang yang memberikannya kepada mereka berdua.


Ling Xi tersipu malu saat dia mendengarkan apa yang dikatakan Xin Zhi, semakin meningkatkan kecantikannya yang suci dan halus. Dia tidak bisa tidak mengingat momen spesialnya dengan Fei Hung sepanjang malam.


Pipi Xin Wanying sedikit memerah ketika dia menyadari apa yang dikatakan ibunya dan juga ketika dia melihat kegembiraan terlihat di mata Ling Xi.


Jantungnya mulai berdebar kencang saat melihat Fei Hung dan ketika Fei Hung uga berbalik untuk melihatnya juga dengan senyum yang sedikit nakal.


Zhang Yang juga datang bersamanya ada ibu, ayah, kakek, dan para tetua klan lainnya.


Lin Meng juga tiba dengan cepat bersama Ayah, kakek, dan seorang tetua.


Tatapan Lin Meng tertuju pada Fei Hung penuh dengan perasaan, kerinduan, dan cinta yang memalukan, karena dia juga tahu apa yang telah dilakukan Fei Hung dengan Ling Xim


Semua orang saling menyapa dengan gembira seolah-olah mereka adalah satu keluarga besar, membuat Fei Hung sedikit bingung melihat hal ini.


Fei Hung memiringkan kepalanya dengan bingung ketika dia menyadari bahwa setiap keluarga membawa beberapa koper, terutama Zhang Yang, Wang Ying dan Xin Wanying. Fei Hung bahkan merasa bahwa Lin Meng seharusnya membawa barang-barang juga, tapi jelas itu sudah disimpan di cincin spasialnya..


Fei Hung berpikir mereka membawa pakaian ganti, karena dia mengatakan kepada mereka kemarin untuk membawa beberapa pakaian ganti, karena penghilangan kotoran hitam dari tubuh saat berkultivasi, jadi dia tidak mengatakan apa-apa ketika dia melihat semua ini.

__ADS_1


Semua orang juga memperhatikan perubahan dan penampilan cerah Ling Xi, terutama para wanita yang melihatnya. Mereka tahu apa yang terjadi padanya setelah memikirkan hal itu secara mendalam.


Semua orang mulai makan dengan tenang. Anehnya, mereka semua tidak makan di rumah mereka sebelumnya sebelum datang ke sini, karena mereka tidak terlalu lapar dan memutuskan untuk datang cepat ke rumah Ling Xi sebagai gantinya.


"Ini benar-benar makanan yang sangat enak" Xin Zhi memuji makanan yang di masak Fei Hung.


Dengan cepat, semua orang dengan ganas melahap makanan mereka dan merasa puas makan pada akhirnya.


Setelah itu, semua orang berkumpul di halaman dan mulai berkultivasi.


"Yiner,, kristal dewa akan selesai kau serap hari ini, jadi itu akan memungkinkanmu untuk menerobos Tahap selanjutnya,?" Fei Hung berkata kepada Huan Yin.


"Ya!" Huan Yin mengangguk senang dan mulai berkultivasi, dengan kristal dewa di tangannya.


....


Waktu berlalu dengan cepat. Hari berganti hari dan tidak ada yang bisa memasuki Tahap Pertama Qi Gathering diantara semua orang kecuali Huan Yin yang menerobos. Fei Hung tidak benar-benar membuat mereka berkultivasi tetapi dia membuat mereka belajar dengan baik dan benar terlenih dahulu untuk melakukan siklus pada meridian mereka secara perlahan.


Fei Hung pertama-tama ingin memastikan bahwa mereka tidak akan kesulitan berkultivasi, sebelum dia memberi mereka kristal spiritual untuk meningkatkan kultivasi mereka dengan cepat. Tujuannya juga untuk mendorong mereka bersabar dalam kultivasi mereka.


Bang!


"Kau terlalu banyak menjulurkan kakimu saat menyerang seperti ini! Jangan pernah lakukan itu!"


"Kurangi jangkauan seranganmu!"


Bang!


"Sebarkan berat badanmu dengan baik di kedua kaki!"


"Jaga pusat gravitasimu tetap stabil!"

__ADS_1


Fei Hung dan Wang Ying sedang berlatih satu sama lain, karena Fei Humg memberikan saran untuk meningkatkan keterampilan bertarungnya.


"Haah. Aku benar-benar tidak tahu bagaimana Saudari Ying bisa bertahan begitu lama."


__ADS_2