
Setelah kembali lagi untuk perjalanan mencari mutiara di gunung linkaran putih, Sakapun melihat memakai teropong dari kejauhan ada kabut putih dan disebelahnya
ada gunung di depan kabut itu, Lalu saka bersiap siap untuk menurunkan jankar nya untuk berhenti sebentar di gunung itu, Karena teringat kata-kata peramal itu, Peramal itu menyuruh saka untuk berhenti di gunung tersebut. Setelah sampai di gunung itu sakapun menyuruh para kru untuk menurunkan jangkar.
"Cepat turunkan jankar, Berhenti disini sebentar"kata saka kepada krunya.
"Siap ketua"Kata kru.
Setelah kapal saka telah berhenti, Sakapun turun dari kapal memakai tanga yang ada di samping kapal, Sakapun sampai di tanah gunung itu dan kaki nya terasa panas dibawah kakinya saka, Sakapun menyuruh krunya untuk duduk diam disana.
"Kalian tungu aku disini, Aku akan mencoba masuk ke gunung ini"kata saka dari bawah kapal.
"Tapi tidak panas disana mungkin kami bisa membantu"kata kru kapal dari atas.
"Memang panas, Tapi kalian tak usah kesini, Di sini sangat panas tak baik untuk kalian"Kata saka dari bawah kapal.
Para krupun menyetujui perintah saka tetap diam dikapal sambil jaga kapal juga kalau terjadi sesuatu. Sakapun mencari pintu untuk masuk kedalam, Dan saka pun menemukan sebuah goa di gunung itu dan sakapun mencoba masuk kedalam goa itu, Saka menemukan tiga lorong di sana, Sakapun kebingungan nak masuk mana dulu.
"emm mana ya, Mungkin asal aja lah, Kanan dulu aja"kata saka di dalam hatinya.
__ADS_1
Sakapun masuk lorong kanan terlebih dahulu, Karena kanan selalu baik kata saka. Setelah melewati lika liku hidup, Eh salah yang benar. Setelah melewati lika-liku jalan yang ada digou itu, Saka menemukan sebuah teka - teki yang berisi kode Y, H, Dan I. Saka tidak mengerti apa maksud kode tersebut, Saka cuma mencatatnya di dalam pikirannya. Sakapun diperjalanan memikirkan apa maksud dari kode tersebut, Lalu saka menemukan sebuah pintu di depan, Pintu itu besar dan ditengah - tengah pintu ada lobang saka melihat kekanan, Saka melihat ada sebuah nomor ada 1345 berderetan berbentuk bulat, Dan di atas lobang itu bertuliskan bahasa kuno jaman dulu.
"Inikan bahasa kuno dulu, Utung aku diajaru ayahku dulu bahasa kuno ini dan artinya adalah. Kalau salah masukin nomor anda akan terjatuh ke lahar panas. Ohh, Apa jatuh kelahar panas"Kata saka kaget.
Sakapun memikirkan kode yang ia catat diotaknya. Saka berpikir keras diotak nya apa maksud dari Y, O, Dan I.
* * *
Di tempat lain di otak
"ayo cepat cari apa itu Y, H, Dan I"kata salah satu ketua otak.
"Bagai mana ini kebakaran, Tolong"
Maaf. Biar panjang aja ceritanya cok:v
* * *
Sakapun berpikir keras untuk memecahkan teka - teki itu. Saka memiliki ide untuk memecahkan teka - teki itu.
__ADS_1
"Y kan sama dengan empat"kata saka di dalam hati nya.
Sakapun mengambil batu yang nomornya adalah empat, Sakapun mengambil batu itu dan membawanya ke pintu besar itu, Lalu saka menaruh nya dilobang itu, Dan ketika saka menaruh nya pintu itu pun berharhasil di buka, Dan sakapun melanjutkan perjalanan saka untuk masuk ke goa itu untuk mencari kunci yang di suruh peramal.
Ketika saka masuk ada sebuah teka -teki lagi yang juga berbahasa kuno tapi saka bisa membacanya di teka - teki ini ada pilihan ganda. Dan isi soal nya adalah "siapa yang mengendalikan warna kuning"Dan ada tiga pilihan.
Satu: zeuz
Dua : udin
Tiga: HAH?
lalu disetiap samping jawaban ada tombol.
Sakapun berpikir lagi gimana caranya melewati ini.
BERSAMBUNG
hayo apa^o^^o^
__ADS_1