
Saka pun hampir pergi tapi.
" Tungu dulu nak,di belakan mu itu apa kah pedang pendekar " kata sang peramal.
" Ini, ya benar " kata saka.
" Kamu hebat anak muda setau saya tidak ada yang pernah mendapat kan nya " kata sang penyihir.
" Sini, dipedang itu ada lobang di bawah nya " kata sang peramal.
" Ok " saka pun duduk dan menyerah kan nya ke peramal.
" Ah ini " Kata peramal. apa yang dia liat.
* * *
__ADS_1
" Makasih ya perhu nya " kata saka sambil melambai ke peramal. Saka pun melanjut kan perjalanan nya ke gunung linkaran putih.
" Untung aku ke desa itu " kata saka.
" Emm aku harus ikuti kata sang peramal "... Saka pun mulai lapar dan ingin makan. Sakapun mampir ke pulau tepencil dekat dia berlayar untuk makan. Di pulau itu saka pun berburu
" Yes ada rusa " kata saka sambil semangat. Lalu saka menerkam nya dari belakang tapi rusa itu tau dan langsung lari terjadi lah kejar kejarn.....
" Huh capeknya cuma nangkap rusa " dengan mengeluh ia berkata.
" Kakak! " kata saka sambil terkejut.
Rupa nya kakak nya ada di kapal itu sedang ber tarung, saka pun kembali ke tempat kapal nya, lalu pergi ke tempat kakak nya yang bernama raka. Saka pun sampai, tapi di serang sama prajurit kapal itu lalu saka menyerang balik saka menang dan kakak nya pun menyerang saka tepat di mata kiri nya sampai ter gores
" Kakak kenapa kau berbuat begitu " kata saka sambil berteriak.
__ADS_1
" Ehmm kau jangan gangu aku aku bukan lagi kakak mu " kata kakak nya dengan wajah dingin.
" Kakak "
Raka atau kakak nya pun pergi meningal kan saka di situ sendirian saka pun pergi ke hutan itu dan meninju pohon di dekat nya.
" Kenapa kakak berubah sih " kata saka sambil menangis.
" Aku harus kuat aku akan mengejar kakak nanti aku harus mengalah kan penyihir lalu buat kakak sadar " Kata saka sambil menuju perahu nya. Saka pun melanjut kan perjalanan dengan hati teringat kakak nya. Di pertengahan jalan hari pun hampir gelap, sakapun berhenti ke pulau yang ada di dekat nya sekitar beberapa menit.
" Akhirnya sampai, aku harus buat kasur " saka pun mulai ke hutan mencari bahan untuk perlengkapan nya untuk tidur tak segaja dia menemukan tombak yang patah.
" Kok perasan ku dak enak ya dah lah lanjut aja " Saka pun membuat tempat tidur dan dia tidur. Setelah bebe rapa lama saka pun mendengar langkah kaki dan ada tombak yang hampir menusuk nya saka pun melihat siapa itu dan ingin membela dirinya tapi dia terperankap oleh jebakan yang orang misterius itu yang masang nya dan saka pun di tangkap dengan tangan kaki di ikat lalu saka melihat pedesan yang tampak orang itu di siksa dengan ketua kelompok di desa ini dan di situ ada tumbuhan ber kelopok 7
" Ini kan tumbuhan yang bisa mengobati segala penyakit " kata saka di dalam hati tiba tiba datang..
__ADS_1
BERSAMBUNG