
Tiba - tiba datang seorang anak kecil.
" Tolong ibu ku. Ibu ku sakit tolong berikan daun itu untuk ibu ku " kata anak itu sambil menagis.
" Hai kau anak kecil ibu mu itu tidak penting apa kau mau merusak tanaman itu ha " kata ke tua desa itu.
" Hai kau, kenapa kau tidak tega dengan anak itu " kata saka sambil bertiak.
" Apa urusan mu dengan anak ini " kata sang ketua desa itu.
" Kalau kau bisa melawan ku akan ku beri anak ini daun itu " kata sanketua itu dengan meremeh kan saka.
" Baik lah aku akan terima tang tangan mu. bah kan akan ku bunuh kau " kata saka dengan semangat.
Saka dan ketua desa itu pun saling ber duel, saka pun menyerang duluan dengan pedang nya tapi sang ketua itu berlari ke belakang saka, dan hendak memukul tapi saka langsung melompat dan menhindari serangan sang ke tua itu, saka pun mulai menyerang dengan serius saka itu bukan mengangap remeh musuh selalu menyerang dengan sepenuh kekuatan nya. Saka pun berhasil memukul bagian pungun nya sang ketua itu pun mulai marah dan menhajar habis habisan saka, saka pun menyerang tapi tanpa sengaja dia membuat jurus baru ketika ia mengayun kan pedang nya langsun keluar angin dan menyerang san ketua itu sang ketua itu ter pelanting, sang ketua itu langsung sekarat dan tewas di tempat.saka pun kaget melihat jurus baru nya itu
" Yes aku punya jurus baru " kata saka sambil kesenangan.
__ADS_1
Dan warga desa itu pun ber sorak untuk saka, lalu para warga itu mengan kat saka dan berterima kasih ke pada saka. Saka pun mengambil daun itu dan memeberi kan daun itu ke anak tadi " Ni obat ti lah ibu mu " dengan wajah tersenyum saka memberikan daun itu kepada anak itu.
" Terima kasih " kata anak itu sambil ter senyum. Saka pun ingin pergi untuk mencari mutiara itu, dan saka pamit kepada orang di desa itu
* * *
Saka pun melanjut kan perjalanan nya mencari mutiara itu.
" Kata peramal itu aku harus ke pulau naga saki dulu ada apa di sana ya "
" Emm di utara ya " saka pun membelokan perahu nya ke arah utara, saka melihat ada pulau yang besar di depan perahu nya
" Pasti itu pulau naga saki " saka pun berhenti di pelabuhan.
Saka terkejut dia disambut dengan meriah di sana dan sebuah kuda dataang untuk memberi tumampangan ke pada saka untuk menhadap raja. Saka pun sampai ke tempat sang raja dan pra jurit datang untuk mendam pingi nya ke hadapan raja.
" Ayo tuan kesini " kata sang pra jurit itu.
__ADS_1
" Oh ya " kata saka sambil ragu ragu.
Saka pun datang ketempat raja dan sambil melihat seke liling.
" Bagai mana saka pen nyabutan yang meriah bukan " kata sang raja dengan ter senyum.
" Oh raja terima kasih atas penyambutan nya " kata saka sambil mem bungkuk.
" Sudah lah ayo duduk di sini bersama " kata raja sambil menunjukan tempak duduk berlapis emas.
" Baik raja " kata saka sambil mengikuti sang raja.
" Dah lah jangan pangil aku raja pangil saja aku rasya " kata raja.
" Baik lah rasya " kata sak sambil memberi hormat.
BERSAMBUNG
__ADS_1