Pendekar Pedang Naga Putih

Pendekar Pedang Naga Putih
melewati dunia mimpi


__ADS_3

" Ada satu cara, yaitu kau harus melewati dunia mimpi terburuk mu " kata pemilik pedang naga ke saka.


" Apa kau yakin, sudah itu dimana tempatnya "


kata saka kepada pemilik pedang naga itu.


" Ya, aku yakin sekali kau harus menembus dinding dimensi lain sudah itu kau bisa keluar dari sini " kata pemilik pedang naga itu.


Sakapun menuruti perintah apa yang diberikan oleh pemilik pendekar naga itu. Sakapun diantar ketempat tujuan, diantar sama pemilik pendekar naga itu sendiri lalu waktu saka hendak masuk saka ingin bertanya satu lagi yang ingin ia tanya kepada pemilik pedang naga itu.


" siapa nama anda guru aku ingin tau " kata saka bertanya.


" suatu hari nanti kau tau namaku cepat atau lambat " kata pemilik pedang naga itu kepada saka.


" baiklah suatu hari nanti aku akan tau nama guru " kata saka.

__ADS_1


Sakapun masuk kedalm dunia mimpinya.


dunia mimpi


Sakapun terbangun di sesuatu tempat tangannya di ikat di belakang kursi saka mencoba nelepaskannya tapi tidak bisa karena tali ini kuat ikatannya. Sakapun mencoba melepaskannya tapi tak bisa - bisa


sakapun mendengar lankah kaki menuju ke tempat saka diikat.


Ada orang yang membuka pintu itu orang itu masuk saka terkejut ini benar - benar mimpi buruk nya saka *di culik dokter gila* saka mencoba melawan tapi tak bisa karena ikatan itu, dokter itu mencoba mengambil lidah saka untuk eksperimen mereka sendiri.


Saka terbangun di tempat tidur saka dirumahnya sakapun terkejut sampai teriak lalu membangunkan orang tua saka. Saka terkejut rupanya orang tuanya datang dan menanyakanakan ada apa di sini.


" Ada apa saka, apakah ada pencuri " kata ayah saka sambil memakai pedang peningalan kakek saka.


" Ada apa nak teriak - teriak " kata ibu saka.

__ADS_1


" tidak ada apa - apa kok aku cuma mimpi buruk saja " kata saka kepada orang tuanya.


" Oh begitu, ya sudahlah mimpi indah ya saka" kata ayah saka.


" Oh begitu tidurlah dengan nyenyak ya nak " kata ibu saka.


Ayah dan ibu sakapun pergi sudah itu saka tidur kembali tapi tergangu oleh keributan di luar sakapun pergi ke luar untuk mengecek ada apa di luar saka melihat raut wajah orang tua saka pucat dan ibu saka berkata.


" Lari nak dari sini cepat " kata ibu saka dengan panik.


Sakapun pergi di balik lemari karena nak melihat apa yang terjadi. Saka baru ingat kan ini akan ada penyihir jahat akan datang, sakapun melihat penyihir itu datang kepada orang tua saka. Sakapun mencoba keluar tapi badan saka tak bisa bergerak saka pun kebungungan.


Ini seperti dia dulu kaku hanya bisa melihat orang tuanya dibawa begitu saja. Sakapun tak suka dirinya yang dulu, yang tak bisa berbuat apa - apa. Nenek sihir itu pun mencari saka tapi tak bisa menemukan saka akhirnya para warga datang dan saka hanya bisa diam melihat ayah ibunya di bawa oleh penyihir itu.


Sakapun tak ingin penyihir itu membawa orang tuanya tapi mau gumana lagi saka tak bisa bergerak dan saka terjatuh di sebuah lautan bewarna hitam lalu datang...

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2