PENDEKAR SERIBU PEDANG

PENDEKAR SERIBU PEDANG
Cha:14..DESA MOHOSAN l


__ADS_3

Si Golok terbang (Xia Meng) tidak percaya bahwa dirinya di kalah kan oleh seorang anak muda,,Dia tidak percaya bahwa di luar kerajaan Ming Utara ini ada pendekar yang lebih hebat dari dirinya sendiri..Tapi si Golok terbang (Xia Meng) masih berusaha untuk melawan Xiao Jie dia yakin bahwa dirinya mampu membunuh Xiao Jie.


Tak terpikirkan oleh si Golok terbang (Xia Meng) bahwa dirinya akan mati di tangan seorang pendekar muda yang sangat misterius,,Dia tidak tau asal usul Xiao Jie yang kini sudah hampir melenyapkan nyawanya..Si Golok terbang (Xia Meng) sekarang hanya pasrah dengan keadaan dirinya sendiri dia tak mampu lagi untuk menahan semua serangan dari Xiao Jie


apa lagi Xiao Jie selama pertarungan antara dirinya dengan si Golok terbang (Xia Meng)


Xiao Jie menggunakan jurus pedang yang tidak pernah si Golok terbang (Xia Meng) tau.


"Apakah ini akhir dari hidupku,,"Batin si Golok terbang (Xia Meng)


"Aku tak pernah percaya bahwa diriku akan mati di tangan seorang pendekar muda ini,,"Batin si Golok terbang (Xia Meng)


Setelah Xiao Jie hampir membunuh nya dia


kaget bahwa Chang Yue datang untuk memohon agar Xiao Jie tidak membuh si Golok terbang (Xia Meng) itu.


"Jangan tuan muda Xiao,,"kata Chang Yue


"memang ada apa sampai kau menghentikan


aku..?"Tanya Xiao Jie kepada Chang Yue


"maaf tuan muda sebelum nya bukan masalah tapi..!"Jawab Chang Yue terhenti sejenak


"Tapi apa...?Jawab yang jelas??"Tanya Xiao Jie yang merasa jengkel dengan kedatangan Chang Yue yang menghentikan langkah Xiao Jie untuk membunuh si Golok terbang (Xia Meng)


"I...I...Ini..Tuan muda...Kita harus menanyakan dimana semua para penduduk berada...Dan juga desa ini apa nama desa nya tuan muda...!"Jawab Chang Yue yang merasa tertekan dengan pandangan Xiao Jie dan perkataan Xiao Jie


"Huuuuu....Kau tak perlu bertanya kepada dirinya,,"Apa kau tak sadar sedari awal si Golok terbang (Xia Meng) sudah mengulur waktu cukup lama,,"Jawab Xiao Jie yang merasa heran dengan sikap Chang Yue


"A..A...Apa...Tuan muda yakin dengan apa yang tuan muda katakan..?"Tanya Chang Yue yang merasa tidak mungkin apa yang di katakan oleh Xiao Jie benar


"Huuuuu...Kau mengakui bahwa dirimu sangat bodoh,,"Jawab Xiao Jie yang semakin jengkel dan dongkol karena ulah Chang Yue


"Tuan muda mohon maafkan Kaka saya,,"Ucap Chang Ye yang melihat raut wajah Xiao Jie yang semakin jengkel dan dongkol karena ulah Chang Yue


"Huuuu..."Xiao Jie hanya menjawab dengan dengusan kesal saja


Setelah Xiao Jie mendengarkan ucapan dari Chang Ye dia hanya maju dan melewati Chang Yue dan Chang Ye begitu saja,,Dia tidak ingin mendengar atau pun permohonan maaf dari empat saudara Chang itu.

__ADS_1


Kini Dia berdiri di hadapan si Golok terbang (Xia Meng) dan menarik pedang dari selongsong Pedangnya,,Dan membuat si Golok terbang (Xia Meng) dan empat saudara Chang begitu kaget melihat Xiao Jie yang semakin jengkel dan dongkol karena apa yang terjadi sebelum nya..


Mereka bisa merasakan tekanan yang di keluarkan oleh pedang milik Xiao Jie mereka tidak menyangka bahwa pendang milik Xiao Jie bisa mengeluarkan tekanan yang begitu besar dan menakutkan,,Apa lagi ini adalah pertama kalinya bagi Xiao Jie menarik pedang dari selongsong Pedangnya kini mereka mengerti kenapa Xiao Jie sedari tadi hanya menggunakan selongsong Pedang untuk melawan si Golok terbang (Xia Meng)


Padahal sedari pertempuran dengan si Golok terbang (Xia Meng) sudah mengeluarkan jurus andalan nya,,Ya itu jurus Golonk pencabut nyawa tapi sayang nya semua yang di harapkan oleh si Golok terbang (Xia Meng)


semuanya nihil,,Kini mereka semua haya bisa


terpaku dengan apa yang mereka lihat


Tentu saja mereka semua langsung terpengaruh dengan kekuatan yang di miliki oleh pedang milik Xiao Jie,,Pedang itu tak lain dan tak bukan adalah Pedang pertama yang di buat khusus oleh gurunya di saat berada di


Lembah Seribu Pedang dan nama pedang itu adalah pedang Fang Yu pedang yang mampu membelah ribuan gunung dengan sekali ayunan saja.


Kini si Golok terbang (Xia Meng) sadar tidak seharusnya dia mengusik atau menantang ke ingginanya Xiao Jie.


"Tu...Tu...Tuan muda...Tolong jangan bunuh saya,,Saya akan melakukan semua yang tuan muda ingginkan,,"Pinta si Golok terbang (Xia Meng) kepada Xiao Jie


"Memang nya apa yang bisa kau lakukan jika aku tidak membunuh mu..??"Tanya Xiao Jie kepada si Golok terbang (Xia Meng)


"Sa...Sa..Sa..Saya akan melakukan semua yang tuan muda ingginkan dan apapun itu tuan muda,,"Jawab si Golok terbang (Xia Meng)


Si Golok terbang (Xia Meng) sangat ketakutan


dengan apa yang akan di jawab oleh Xiao Jie


dia tidak bisa menebak apa yang sedang di pikirkan oleh Xiao Jie,,Dia merasa bersalah atas tindakan ceroboh yang dia lakukan kepada Xiao Jie..Kini dia mengerti kenapa Xiao Jie mengatakan bahwa dia tidak akan membiarkan siapapun yang berani menantang dan juga mengganggu orang-orang yang tidak bersalah.


"Apa kau pikir aku ini memiliki hati untuk melepaskan seorang penjahat,,"Jawab Xiao Jie dengan datar


"Kini kau bisa merasakan bagaimana rasanya


di saat kau tidak berdaya bukan,,"Timpal Xiao Jie lagi


"Apa kau masih berpikir bahwa para warga desa yang kau jajah tidak merasakan apa yang kau rasakan sekarang,,"Lanjut Xiao Jie


Kini tak seorang pun yang berani menjawab apa yang dikatakan oleh Xiao Jie,, Mereka semua hanya diam dan tak berdaya mereka tau apa yang dikatakan oleh Xiao Jie itu adalah benar adanya.


"Tuan muda... Seperti nya ada kesalahpahaman di antara kita,,"Jawab si Golok terbang (Xia Meng) yang langsung memecah keheningan yang sudah cukup lama

__ADS_1


"Huuuuu....Apa yang salah paham dengan kita...?"Tanya Xiao Jie


"Sebenarnya tuan muda... Saya bukan musuh dari desa ini,,"Jawab si Golok terbang (Xia Meng)


"Lalu,,"Lanjut Xiao Jie


"Saya hanya ingin menjaga desa ini dari para bandit yang selama ini selalu bikin rusuh di desa ini,,"Jawab si Golok terbang (Xia Meng)


"Para bandit itu mereka merupakan salah satu dari sekte hitam,,Yang selama ini di pimpin oleh seorang Tetua yang sangat bengis dalam melakukan semua kekejaman yang sangat mengerikan,,"Lanjut si Golok terbang (Xia Meng)


"Lanjutkan semua cerita mu,,"Ujar Xiao Jie


"Baik tuan muda,,"Jawab si Golok terbang (Xia Meng)


Tak menunggu waktu lama si Golok terbang (Xia Meng) pun mulai menceritakan semua yang terjadi kepada Xiao Jie.


"Waktu itu desa ini sangat tenang dan damai tidak ada yang merasa was-was karena mereka semua sangat ramah terhadap tamu dari luar,, Mereka pun langsung pergi untuk menyapa para pendekar atau pedagang yang mampir ke desa ini,,"Kata si Golok terbang (Xia Meng)


"Lalu pada suatu hari desa ini kedatangan tamu yang tidak pernah sekalipun mereka tau dan tidak pernah sekalipun mereka lihat,,Tapi para penduduk desa ini tetap seperti sebelumnya..!Sampai saat yang tidak pernah mereka duga terjadi kepada beberapa para penduduk desa ini,,"Lanjut si Golok terbang (Xia Meng)


"Apa yang terjadi kepada para penduduk desa ini...?"Tanya Xiao Jie yang sedari tadi hanya diam dan mendengarkan cerita dari si Golok terbang (Xia Meng) kini dia bisa merasakan amarah dari si Golok terbang (Xia Meng)


"Beberapa dari para penduduk desa ini mereka di jajah oleh para tamu yang datang dari luar itu,, Mereka di hajar sampai ada yang kaki atau tangan yang patah tidak sampai disitu saja mereka juga mengambil harta benda dan juga para anak gadis,,"Lanjut si Golok terbang (Xia Meng)


"Para gadissssss........"Teriak Xiao Jie yang sangat dongkol mendengar cerita tentang para gadis itu juga menjadi incaran para pendekar hitam itu


"Iya tuan muda,,"Jawab si Golok terbang (Xia Meng) yang melihat raut wajah Xiao Jie yang sangat dongkol seperti sudah siap untuk menghancurkan semuanya.


"Dan nama sekte hitam ini adalah...?"Lanjut si Golok terbang (Xia Meng) yang terhenti sejenak


"Sekte tengkorak hitam.."Lanjut si Golok terbang (Xia Meng)


"Mereka mempunyai beberapa markas juga tuan muda,,"Lanjut si Golok terbang (Xia Meng)


"Baiklah aku mengerti...Lalu desa ini,, Apa nama desa ini..?"Tanya Xiao Jie


"Desa ini bernama desa.!!"Jawab si Golok terbang (Xia Meng) yang belum sempat selesai dia katakan karena mendengar suara panggilan dari seorang anak kecil.


"Paman....Xia....Paman.... Xia...Cepat pergi dari sini,,Gawat paman cepat pergi dari sini,,"Ucap seorang anak kecil yang sangat terburu-buru meminta paman Xia nya segera pergi dari desa ini.

__ADS_1


MOHON DUKUNGAN NYA CUKUP KOMEN RATE LIKE DAN VOTE JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK 🙏🙏🙏


__ADS_2