PENDEKAR SERIBU PEDANG

PENDEKAR SERIBU PEDANG
Cha : 69 PERLAWANAN YAN YOU


__ADS_3

"Kalian semua benar-benar lelaki bejat,..!!"


"Kalian semua memang pantas untuk di musnahkan,.!!"


"Aku tidak sudi di sentuh oleh lelaki bejat seperti kalian,"


"Apa kalian pikir aku sudi...Aku lebih baik mati daripada di sentuh oleh lelaki bejat seperti kalian,!!"


Jawab Yan You yang sangat kesal mendengar perkataan dari mereka,tentu saja Yan You tidak suka karena dirinya sudah terbiasa melihat lelaki yang seperti itu.


"Gadis cantik...Semakin kau marah semakin manis saja,..!!"


"Kau benar-benar membuat ku semakin ingin menyicipi betapa manis nya tubuh mu itu,"


"Ayo gadis cantik...Aku akan bermain dengan sangat lembut,"


"Jadi kau tidak perlu merasa sakit...Kau akan merasa sangat nikmat,"


"Karena kita akan bermain dengan sangat nikmat,"


"Sampai-sampai membuat mu tidak ingin pergi,"


Jawab orang itu lagi,yang sambil menjilati bibir nya yang menandakan bahwa dirinya sangat bergairah melihat tubuh putih mulus dan sangat menggoda.


"Kau benar saudara ku...Kita akan bermain dengan sangat nikmat,"


"Bahkan lebih nikmat lagi...Dan itu akan membuat mu semakin mengigikan nya gadis cantik,"


Jawab salah satu nya lagi,yang sambil memegang dagu nya,dan melirik seluruh tubuh Yan You dan itu yang membuat dirinya semakin bergairah ingin melakukan semua itu.


"Dasar lelaki bejat...Lebih baik kalian mati saja,!!"


"Aku tidak sudi...Dan aku juga tidak tertarik,!!"


"Sebaiknya kalian berdua mati saja,!!"


Jawab Yan You dengan sangat marah,dan berlalu menyerang kedua pendekar itu,tentu saja Yan You tidak pernah suka terhadap lelaki yang selalu merendahkan semua wanita.


Duarrrrr Duarrrrr Duarrrrr


Suar benturan dari kedua senjata milik Yan You dan seorang pendekar itu.


Tentu saja itu yang membuat kedua pendekar itu sangat terkejut,mereka berdua tidak percaya bahwa Yan You akan menyerang mereka berdua terlebih dahulu tanpa mereka berdua sadari.


"Gadis cantik...Kau penuh dengan kejutan,"


"Aku sampai tidak sadar bahwa kau akan menyerang dengan tiba-tiba,"


"Tapi...Semakin kau seperti ini semakin manis dan cantik,"

__ADS_1


"Dan itu semakin membuat ku bergairah dan mengigikan diri mu,"


Ucap pendekar itu,yang semakin bergairah melihat Yan You yang semakin marah,tentu saja itu yang membuat kedua pendekar itu semakin mengigikan Yan You.


Tanpa Yan You sadari bahwa kemarahan dirinya adalah kelemahan terbesar dari dirinya sendiri,dan tentu saja itu yang tidak Yan You sadari sedari awal.


"Nona Yan...Tolong Jagan terpancing,"


"Jagan sampai nona Yan di pengaruhi oleh kemarahan,"


"Ingat pesan dari kepala Yan,.."


Ucap Yan Hui yang mengingatkan Yan You agar Yan You tidak terpancing dan terpengaruh oleh apa yang dikatakan kedua pendekar itu,tentu saja Yan Hui sangat mengetahui bahwa kedua pendekar itu sengaja memancing kemarahan Yan You.


"Diam kau Yan Hui...Aku tau apa yang aku lakukan,!!"


"Jagan kau ikut campur...Biar ini menjadi urusan ku,!!"


"Aku tidak membutuhkan belas kasihan mu,!!"


"Daripada kalian hanya bisa berbicara saja, sebaiknya kalian lawan yang satu lagi,!!"


"Aku akan mengurus orang yang terlalu banyak bicara ini,!!"


Jawab Yan You yang sudah terlarut dalam emosi dan kemarahan dirinya,Yan You sangat yakin bahwa dirinya mampu melawan pendekar itu.


Selesai berbicara Yan You pun kembali menyerang pendekar itu,dan tentu saja dengan amarah yang sangat besar,dan itu yang membuat Yan You semakin tidak sadar bahwa itu adalah kelemahan terbesar dirinya,dan itu juga yang membuat Yan You berulang kali masuk jebakan dari pendekar itu.


"Uuuhhhh...Kau membuat ku semakin bergairah,"


"Apa kau tidak merasakan nya,?? betapa nikmatnya sentuhan ku ini,??"


"Kau akan semakin menyukainya,jika kita bermain-main terlebih dahulu,!!"


"Uuuhhh...Ini sungguh nikmat...Rasanya aku sudah tidak sabar ingin memakan ini,!!"


"Buah ini pasti sangat nikmat bukan...Sepertinya belum pernah di sentuh bukan,??"


"Karena rasanya...Sangat luar biasa...Aku semakin tidak tahan,!!"


Ucap pendekar itu,yang sambil memeluk tubuh Yan You,dan tentu saja pendekar itu tidak lupa untuk menikmati menyentuh bagian dada milik Yan You dan itu yang membuat dirinya semakin bergairah untuk sesegera mungkin menikmati tubuh Yan You.


"Kauuu...Kau benar-benar membuat ku sangat marah,"


"Lepaskan...Jagan kau sentuh sembarangan,"


Teriak Yan You,yang tidak percaya bahwa dirinya bisa masuk dalam jebakan pendekar itu.


Sedangkan untuk rekan-rekannya mereka semua sudah terjatuh pingsan,dan kini hanya tinggal Yan You seorang diri harus melawan dua pendekar itu,dan itu yang membuat Yan You tidak bisa percaya bahwa semua rekan-rekannya sudah kalah dan terjatuh pingsan.

__ADS_1


"Saudara ku...Jagan kau nikmati dia sendirian,"


"Aku juga ingin merasakan buah itu...Yang saat ini sedang kau sentuh dengan sangat nikmatnya,"


"Sebaiknya kita bawa gadis cantik ini ke markas kita berdua,"


"Kita akan menikmati nya berdua,"


"Di sana tidak ada yang akan menggangu kita berdua untuk bersenang-senang menikmati gadis ini,"


Ucap salah satu dari pendekar itu,yang sudah tidak sabar ingin segera menikmati seluruh bagian tubuh milik Yan You.


"Kau benar saudara ku...Ayo kita bawa gadis cantik ini ke markas kita,"


"Kita nikmati dia di markas saja...Kau rasakan saja betapa nikmatnya buah ini,"


"Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi,"


"Ayo saudara ku kita kembali ke markas,"


Jawab salah satu nya,kini mereka berdua pun langsung bergegas pergi dan membawa Yan You kembali ke markas milik mereka berdua,tentu saja tidak perlu waktu lama bagi mereka sampai di markas.


"Hahahaha...Mari saudara ku kita nikmati gadis cantik ini,"


"Buang semua yang menutupi semua ke indahan tubuh gadis cantik ini,"


"Hahahaha... Benar-benar sangat indah,"


"Aku sudah tidak sabar lagi,"


"Ayo saudara ku,"


Ucap salah satu dari pendekar itu,yang sambil merobek semua pakaian milik Yan You,dan itu yang membuat seluruh tubuh Yan You terlihat dengan jelas.


"Kurang ajar....Kalian berdua berani-beraninya menyentuh ku,!!"


"Akan aku bunuh kalian berdua,!!"


Ucap Yan You,yang sudah tidak bisa bergerak lagi karena dirinya sudah terkena serbuk pelumpuh dari ke dua pendekar itu.



NAMA : YAN YOU


USIA : 16 TAHUN


SIPAT : MUDAH MARAH,KERAS KEPALA,BAIK HATI.


Ini saja dulu ya gaess.

__ADS_1


Selamat membaca dan Terimakasih.


__ADS_2