
Pendekar itu pun sudah tidak sabar lagi karena sedari tadi Xiao Jie tidak merespon semua pertanyaan nya,,dia pun mulai menyerang Xiao Jie dari belakang dia menganggap Xiao Jie takut kepada dirinya Karena sedari tadi Xiao Jie tidak merespon,,tapi dia juga merasa ada sesuatu yang salah dengan sifat Xiao Jie yang hanya diam dan tidak merespon apapun yang dia katakan,tapi dia tidak ingin lagi memikirkan apapun yang dia pikirkan tentang Xiao Jie yang dia inginkan sekarang ini adalah untuk membunuh Xiao Jie di hadapan semua orang,tanpa basa-basi lagi dia pun mulai menyerang Xiao Jie sampai salah satu dari rekan Xiao Jie menegur dirinya.
"Sebaiknya kau Jagan mencari masalah dengan rekan ku ini,.!"Ujar Xia Meng, yang mengingatkan kepada Pendekar itu agar tidak mencari masalah dengan Xiao Jie jika dia memang masih ingin hidup lebih lama
"Huuuuu....Chuihhh.....Jangan merasa paling kuat kau,, apalagi rekan mu itu yang seperti orang bodoh saja sedari tadi hanya diam dan tidak mengatakan apa-apa,.!"Jawab Pendekar itu, yang merasa perkataan dari Xia Meng terlalu meninggikan kekuatan dari rekannya itu
"Jika aku menjadi kau,aku tidak akan mencari masalah kepada pemuda itu,sekarang terserah kau saja mau mendengarkan apa yang aku katakan atau tidak,tapi jika kau tetap saja ingin melawan dia maka kau tanggung sendiri akibatnya,.!"Ujar Xia Meng, yang merasa bahwa Pendekar itu sangat lah bodoh jika dia tidak mendengarkan apa yang dirinya sampaikan barusan
"Huuuuu....Banyak omong kosong kau... Sebaiknya kau memperingati rekan mu itu...Jika tidak Jagan salah kan aku,.!"Jawab Pendekar itu dengan begitu sombong,dia tidak percaya jika dirinya kalah dari pemuda yang begitu bodoh
"Terserah kau saja mau percaya atau tidak,.!"Timpal Xia Meng, yang merasa kasihan kepada nasib Pendekar itu
"Semoga saja kau tidak mati dalam sekejap mata saja,.!"Timpal Xia Meng lagi
Selesai Xia Meng berkata Pendekar itu pun langsung bergegas menyerang Xiao Jie yang sedari tadi hanya diam dan mendengarkan ocehan mereka.
"Rasakan ini bodoh,.?Hiiiaaaaaa....Jurus Tapak setan,.!"Teriak Pendekar itu, yang sedang berusaha untuk membunuh Xiao Jie
Sedangkan Xiao Jie,dia hanya berdiri tegak dengan begitu santainya dengan tangan dilipat di tengah-tengah dadanya dan menunggu Pendekar itu datang menyerang dirinya, tanpa di sadari oleh Pendekar itu bahwa disaat dirinya sedang menyerang Xiao Jie adalah hari terakhir dia melihat dunia ini lagi,Xiao Jie memang tidak mengeluarkan ilmu dan jurus apapun Xiao Jie hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja, tetapi walaupun begitu kekuatan fisik yang Xiao Jie miliki melebihi batas normal bagi orang-orang yang memang berlatih untuk menjadi seorang pendekar yang kuat,kini Xiao Jie sudah bersiap untuk menerima jurus dari Pendekar itu
"Kau...Kau yang meminta semua ini,.?jadi jagan pernah sekalipun kau menyesal karena telah memilih untuk menyerang ku terlebih dahulu,.!"Ujar Xiao Jie,dengan begitu dingin dan tersenyum penuh arti,.!Xiao Jie yang sedari tadi hanya diam kini sudah angkat suara tetapi jika Xiao Jie yang sudah berkata maka orang yang mendengarnya akan merasa sangat tertekan hanya dengan apa yang dikatakan oleh Xiao Jie saja
Duaarrrr Duaarrrr Duaarrrr Gubrakkk
Suara ledakan yang di sebab kan dari jurus Tapak setan dan kekuatan fisik yang berbenturan
Dan memang benar apa yang dikatakan oleh Xia Meng yang membuat para tamu yang ada di penginapan itu merasa tidak percaya dengan apa yang mereka lihat,hanya dalam sekejap saja pendekar itu pun sudah mati tanpa sedetik pun bisa bernafas untuk mengatakan apapun lagi,kini mereka semua tidak ada yang berani membuat Xiao Jie merasa tersinggung dengan apa yang mereka katakan, mereka semua sudah cukup ketakutan dengan apa yang terjadi kepada Pendekar itu yang hanya dalam sekejap saja sudah mati tanpa sedetik pun bisa bernafas dan mengatakan apapun lagi, mereka semua sangat tahu bahwa Xiao Jie belum mengeluarkan ilmu dan jurus yang Xiao Jie miliki mereka tahu bahwa Xiao Jie hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja untuk menerima jurus dari Pendekar itu, karena itu lah mereka semua tidak ada yang berani bersikap kasar seperti yang dilakukan oleh Pendekar itu.Sekarang mereka semua pun hanya bisa diam dan duduk di kursi masing-masing tanpa ada yang berani mencoba untuk berbicara lagi.
"Maaf untuk keributan yang baru saja terjadi,mungkin para pengunjung yang ada di sini merasa terganggu dengan apa yang terjadi barusan,.!"Ujar Xiao Jie, yang melihat seluruh pengunjung yang ada di penginapan itu terdiam Tanpa ada yang berani berbicara
"Aku tidak akan menggangu orang-orang yang tidak menggangu diriku tapi sebaliknya jika ada yang berani mengganggu ku maka aku juga tidak akan tinggal diam saja,.!"Ujar Xiao Jie lagi, yang berusaha agar para pengunjung tidak merasa ketakutan
"Tidak...Tidak apa-apa kami semua mengerti,apa yang Pendekar muda sampai kan,.!"Jawab salah satu dari para pendekar yang sedari tadi hanya diam dan melihat apa yang terjadi
__ADS_1
"Kami tahu bahwa Pendekar hanya membela diri dari para pendekar yang ingin menganggu Pendekar saja,jadi Pendekar tidak perlu meminta maaf kepada kami semua yang ada di sini,.!"Ujar Pendekar itu lagi yang tahu bahwa memang bukan Xiao Jie yang memulai pertarungan itu
"Terimakasih atas pengertiannya,.!aku akan menanggung semua biaya yang dikeluarkan oleh semua orang hari ini, termasuk juga kerusakan yang terjadi barusan,.!"Ujar Xiao Jie, yang merasa bersalah karena sudah membuat keributan di penginapan itu, lantas Xiao Jie pun langsung mengeluarkan beberapa keping emas untuk membayar biaya semua orang biaya kerusakan dan juga biaya untuk mereka menginap di penginapan itu
"Terimakasih Pendekar muda.... Karena sudah berkenan untuk membayar semua biaya untuk kami,.!"Ujar mereka semua serempak karena mereka sudah di bayar semua yang mereka makan dan minum di penginapan itu, setidaknya biaya yang harus dikeluarkan oleh Xiao Jie tidaklah sedikit
"Baiklah kalau begitu aku harus pergi untuk beristirahat sejenak,jadi kalian semua Silahkan memesan apa saja yang kalian inginkan, semua biaya aku yang akan membayarnya,.!"Ujar Xiao Jie Sebelum Xiao Jie pergi ke kamar nya untuk beristirahat sejenak
"Terimakasih Pendekar muda...Kami tidak akan sungkan-sungkan lagi,.!"Jawab mereka semua dengan serempak
Setelah itu Xiao Jie pun langsung pergi ke kamar nya untuk beristirahat sejenak sebelum Xiao Jie pergi untuk mencari ayahnya dan mencari tahu apa yang di inginkan oleh Xuan Liu dari kota Bilah patah ini.
Sedangkan di sisi lain kepala prajurit itu yang sudah mengirimkan beberapa Pendekar untuk mencari tahu apa yang di sampaikan oleh para penjaga gerbang kota kini sudah kembali dan membawakan informasi yang kepala prajurit itu ingin kan,para pendekar itu pun langsung menyampaikan informasi yang mereka dapatkan dari mengintai lokasi yang biasanya digunakan oleh para kelompok itu untuk menghentikan orang-orang yang ingin memasuki kota Bilah Patah.
"Tuan apa yang di sampaikan oleh para penjaga gerbang kota itu memanglah benar,.!"Ujar Pendekar itu, yang menyampaikan informasi yang mereka dapatkan dari mengintai lokasi yang biasanya digunakan oleh kelompok itu
"Apa....Apa kalian sungguh mengatakan yang sebenarnya,.?"Tanya kepala prajurit itu, yang merasa tidak percaya dengan informasi yang dia terima dari penjaga gerbang dan Pendekar yang dia kirimkan
"Tapi..Apa...Katakan yang sebenarnya apa yang terjadi di sana,.?"Tanya kepala prajurit itu sambil berteriak, yang merasa sangat penasaran dengan apa yang terjadi kepada kelompok itu
"Baik tuan,.!Tapi kelompok itu sepertinya sebuah sekte besar tuan,.!"Ujar Pendekar itu, yang merasa sulit untuk menceritakan semua yang dia lihat
"Lanjutkan,.!"Perintah kepala prajurit itu dengan singkat dan meminta Pendekar itu untuk menceritakan semua nya
"Baik tuan saya akan menceritakan semua nya apa yang terjadi di sana,.!"Jawab Pendekar itu yang tidak ingin membuat kepala prajurit itu menuggu lagi
_
_
_
_
__ADS_1
_
_JANGAN LUPA LIKE KOMEN RATE DAN VOTE SEIKLAS NYA SAJA DAN JUGA TINGGAL KAN JEJAK ππππ
nov Chen:eh...nov jie Lo kaga kasian apa liat para pembaca Lo nungguin Lo up lama banget πππ
nov jie:Lo diem aja bisa kaga sihπππ
nov jie:gw juga udah up kan sekarang jadi Lo diem ajaππ
nov Chen:dasar Lo ye di kasi tau malah sewotπππ
nov jie:eh...ape Lo bilang gw sewot...Lo kali yg sewot ππ
nov Chen:nah...tu...Lo sewot kan?gw cuma ingatin Lo Jagan sampe para pembaca Lo nungguin Lo up lama banget tau kaga Lo ππππ
nov jie:iye iye iye dasar Lo ya saudara kaga pengertian banget dah πππ
nov Chen:klo gw kaga pengertian...kaga mau gw negor Lo bilangin Loπππ
nov jie:iye iye iye...dasar bawel Lo π€π€besok" gw akan usahain buat up tiap hari dahππgini ok kanππ
nov Chen: terserah Lo aje dahππlagian gw kaga yakin Lo bisa up tiap hari ππππ
nov Chen:lagian kan Lo yg author nya ππgw cuma bisa kasi Lo saran aje sihππklo Lo mau terima ya syukur klo kaga ya kaga papa kaliππ
nov jie:Udeh ah...gw capek denger Lo cerewet banget dah hari ini ππgw mau up dulu nih novel gw,,mending Lo pulang sana gih Jagan ganggu gw dulu yeππ
nov Chen:ya udah gw juga males ngadepin sodara kaya Loππbye-bye gw cussss
nov jie:bagus deh klo Lo pergiππ
nov jie:maaf bagi para pembaca Jagan dianggap ya perbincangan hangat antara dua saudara di atas yaπππharap maklum saking hangat nya gini lah jadi nyaππ
__ADS_1