PENDEKAR SERIBU PEDANG

PENDEKAR SERIBU PEDANG
Cha:35...KITAB PUSAKA SERIBU PEDANG ll


__ADS_3

"Kurang ajar...Dasar kau pendekar hina..."Teriak Chang Ye yang merasa kesal mendengar apa yang dikatakan oleh Pendekar itu


"Kau memang pantas untuk mati..."Teriak Chang Ye lagi, yang sangat tidak suka mendengar perkataan dari Pendekar itu,Chang Ye lebih suka jika itu adalah Xiao Jie yang mengatakan nya


"Huuuu...Jangan sok tidak menyukai apa yang aku katakan pada mu gadis cantik!"Jawab Pendekar itu, yang mendengar perkataan dari Chang Ye dia menganggap bahwa Chang Ye sedang tarik ulur untuk membalas menggoda dirinya


"Sebaiknya kau ikut pergi bersama dengan ku...Ku pastikan kau akan puas nantinya..."Ujar dia lagi yang semakin menggoda Chang Ye


"Kau....Kau sungguh sangat kurang ajar..."Teriak Chang Ye yang semakin jengkel dengan apa yang dikatakan oleh Pendekar itu


"Orang yang sangat kurang ajar seperti mu memang pantas untuk mati..."Ujar Chang Ye sembari dia menyerang Pendekar itu


Chang Ye pun tidak ingin lagi berbasa-basi untuk menyerang Pendekar itu,dia pun langsung menggunakan jurus andalannya untuk menyerang tanpa Pendekar itu sadari bahwa dirinya akan mati di tangan seorang pendekar wanita muda yang begitu cantik


"Jurus embun persik..."Teriak Chang Ye yang menyebutkan nama jurus andalan nya, yang membuat Pendekar itu tidak sempat untuk mengelak dari jurus yang diarahkan untuk dirinya


Duarrrrr Duarrrrr Duarrrrr Gubrakkk Gubrakkk Gubrakkk


Suara dentuman besar dari jurus yang Chang Ye gunakan yang membuat Pendekar itu terpental cukup jauh dari tempat dia melawan Chang Ye, dia tidak menyangka bahwa dirinya akan mati di tangan seorang wanita muda yang begitu cantik dia tidak percaya dengan apa yang terjadi kepada dirinya sendiri tidak mungkin dirinya kalah dari seorang pendekar wanita yang masih sangat muda itu


sebelum kematiannya benar-benar datang dia pun sempat mengatakan sesuatu yang tidak dia percaya.


"A...A...A...Apa...Tidak mungkin...Kau..."Ucap Pendekar itu dengan terbata-bata dan tidak sempat menyelesaikan ucapannya dia pun menemui ajal kematian dirinya


Sedangkan di sisi lain mereka yang melihat kejadian itu semua merasa tidak percaya dengan apa yang mereka lihat,tidak mungkin seorang pendekar wanita muda itu dapat dengan mudah nya membunuh seorang pendekar yang sudah berada di tingkatan langit akhir sedangkan dirinya hanya berada di tingkat langit menengah saja,tentu saja mereka tidak mengetahui bahwa Chang Ye sebenarnya tidak mampu membunuh Pendekar itu, Chang Ye yang memiliki kepintaran yang melebihi saudara-saudaranya itu tahu betul bagaimana caranya agar dirinya dapat membunuh Pendekar itu dengan sangat singkat tanpa lawan nya sadari bahwa mereka sudah masuk dalam jebakan yang sudah dirinya siapkan.


"Bagaimana mungkin...Gadis itu mampu membunuh Xuan Long?"Tanya Pendekar yang lainnya kepada rekan setimnya


"Xuan Long yang lebih kuat dari kita bertiga dengan sangat mudah di bunuh oleh gadis itu?"Tanya dia lagi yang merasa tidak percaya dengan apa yang dirinya lihat saat ini,dia tahu betul bagaimana kekuatan yang di miliki oleh Xuan Long tidak mungkin begitu mudah kalah dari seorang pendekar wanita yang masih sangat jauh dari tingkatan yang dimiliki oleh Xuan Long


"Aku juga tidak tahu...Apa yang terjadi kepada Xuan Long?tapi lebih baik kita juga harus berhati-hati terhadap ketiga wanita muda itu!"Ujar salah satu dari Pendekar itu yang saat ini merasa ngeri melihat apa yang terjadi kepada Xuan Long dia berpikir pasti ketiga gadis muda itu juga sama liciknya dengan wanita muda yang telah membunuh Xuan Long


"Kau benar sebaiknya kita harus berhati-hati dalam melawan mereka!"Ujar yang lainnya yang mengiyakan apa yang dikatakan oleh rekannya itu


"Jurus Embun persik"Teriak Chang bersaudara dengan serempak, yang membuat para pendekar itu terkejut dan tidak siap untuk menerima jurus dari Chang bersaudara dan membuat mereka semua terlempar cukup jauh dan mengakibatkan kematian mereka dalam sekejap saja


Xiao Jie yang sedari tadi hanya diam dan bersantai-santai menonton pertarungan itu kini hanya berdecak kagum dengan kelicikan yang di tunjukkan oleh Chang bersaudara Xiao Jie yang meminta mereka untuk melawan para pendekar itu kini merasa tidak percaya bahwa Chang bersaudara bisa menggunakan kelicikan untuk mendapatkan kemenangan dan itu yang membuat Xiao Jie tidaklah suka dengan cara Chang bersaudara bertarung dengan kelicikan, Xiao Jie yang sebenarnya sangat tidak suka dengan kelicikan,kini Xiao Jie pun berpikir bahwa belum waktunya untuk mengajarkan ilmu dan jurus kepada Chang bersaudara jika Chang bersaudara masih menggunakan kelicikan untuk menghadapi semua lawan mereka.


Kini hanya tinggal seorang pendekar yang masih hidup dan Pendekar itu pun hanya diam dan tidak ada kata-kata yang bisa dia ucapkan, Pendekar itu tidak percaya bahwa semua rekan-rekannya sudah mati tanpa ada yang bisa dia lakukan kepada rekan-rekannya,dia tidak menyangka bahwa para gadis-gadis itu sangatlah kejam dan mengerikan dan bagaimana dengan para rekan-rekan dari para gadis-gadis cantik itu semua pertanyaan mengisi di dalam kepala dirinya,di saat dia masih memikirkan apa yang terjadi kepada rekan-rekannya itu dia pun dikejutkan oleh suara seorang gadis cantik yang tidak lain adalah Chang Ye.


"Apa yang kau pikirkan...Lebih baik kau bersiap-siaplah untuk pergi bersama dengan rekan-rekan mu itu!"Ujar Chang Ye yang membuat Pendekar itu terkejut dari lamunannya

__ADS_1


"Kau seorang gadis cantik... Kenapa kau begitu tergesa-gesa untuk menjumpai diriku!"Ujar Pendekar itu, yang malah memilih menggoda Chang Ye setelah melihat kecantikan paras Chang Ye yang sangat membuat para lelaki tergoda


"Huuuu....Kau sama saja dengan para rekan-rekan mu itu!"Ujar Chang Ye yang merasa kesal mendengar perkataan dari Pendekar itu


"Tetu saja aku berbeda dari mereka semua....Aku tidak ingin ketiga gadis itu...Aku hanya ingin kau seorang diri saja gadis cantik!"Ucap Pendekar itu yang semakin menggoda Chang Ye,dia memang tidak menginginkan ketiga saudara Chang yang lain nya tapi dia sangat menginginkan Chang Ye yang memiliki paras yang begitu cantik dan juga sangat menggairahkan


"Untuk apa aku menginginkan ketiga gadis itu... mereka semua tidak sebanding dengan kecantikan dan menggoda nya dirimu gadis cantik ku..."Ucap dia lagi yang semakin menginginkan Chang Ye,dia pun tidak sadar bahwa dirinya sudah berulang kali menelan air ludah karena menahan hasrat nya


"Kau....Kau sungguh seorang pendekar yang tidak memiliki pikiran yang jernih kau penuh dengan pikiran yang sangat kotor..."Ujar Chang Ye yang merasa sangat jengkel dengan sikap Pendekar itu yang semakin lama semakin berbicara kotor


"Sebaiknya kau mati saja...dasar Pendekar kurang ajar..."Lanjut Chang Ye yang lantas berlari menyerang Pendekar itu


"Datanglah gadis cantik ku...Aku sudah menunggu mu sejak tadi untuk datang ke kamar ku malam ini"Ujar Pendekar itu yang semakin menggoda Chang Ye,dia sangat senang melihat gadis itu marah-marah yang membuat dirinya semakin ingin mencicipi seluruh tubuh gadis itu


"Kurang ajar..."Teriak Chang Ye yang semakin jengkel dengan apa yang dikatakan oleh Pendekar itu


Prangkkkkk prangkkkkk prangkkkkk prangkkkkk


Suara dua senjata yang berbenturan


"Wah...Sungguh sangat lembut"Bisik Pendekar itu yang berhasil menangkap pinggul Chang Ye


"Kau...Kau sungguh kurang ajar..."Teriak Chang Ye yang berhasil melepaskan dirinya dari Pendekar itu


"Sungguh sangat kurang ajar... Rasakan ini...Jurus Embun persik..."Teriak Chang Ye yang sangat jengkel dan dia pun langsung menggunakan jurus andalan nya


Duarrrrr Duarrrrr Duarrrrr Gubrakkk Gubrakkk Gubrakkk


Suara dentuman besar dan suara pepohonan yang hancur karena terkena dari jurus yang Chang Ye keluarkan


"Hmmm....Sangat lumayan... Bagus-bagus inilah baru gadis cantik ku..."Ucap Pendekar itu yang berhasil menangkap Chang Ye untuk yang kedua kalinya


"Apakah kau juga seganas ini jika di malam hari cantik..."Bisik Pendekar itu yang sedang kembali merangkul pinggul Chang Ye


"Kau...Kau bagaimana mungkin bisa lolos dari jurus ku?"Tanya Chang Ye yang merasa heran melihat Pendekar itu bisa lolos dari jurus yang diarahkan untuk dirinya


"Kenapa kau begitu terkejut... Bukankah jurus mu ini adalah jurus dari lembah bunga persik!"Jawab Pendekar itu yang sedari tadi mengelus pipi mulus Chang Ye yang membuat dirinya semakin tidak tahan untuk mencicipi seluruh tubuh Chang Ye


"Kau...Kau bagaimana mungkin tahu kalau jurus ku ini adalah jurus dari lembah bunga persik?"Tanya Chang Ye yang semakin heran dari mana Pendekar itu mengetahui asal usul jurus nya itu


Sampai-sampai membuat Chang bersaudara yang lainnya pun merasa sangat heran mendengar apa yang dikatakan oleh Pendekar itu,selama ini tidak ada yang mengetahui bahwa jurus yang selama ini mereka gunakan adalah jurus dari lembah bunga persik

__ADS_1


_


_


_


_


_


nov Chen:Lo up kaga hadir iniπŸ™„πŸ™„πŸ™„


nov jie:Gw up ko hari ini 😌😌Lo tenang aja dah😌😌


nov Chen:yaudah klo Lo up hariπŸ™„πŸ™„gw off dulu ya πŸ™„πŸ™„


nov jie:Eh... Lo mau kemana ko off mulu sih dari kemari😣😣😣


nov Chen:Gw off mau mabar duluπŸ™„πŸ™„


nov jie:Lo Mabar Mulu dah 😣😣kaga ngajak" gw lagiπŸ™„πŸ™„


nov Chen:Bomat dah ma Lo πŸ™„πŸ™„gw off okeh bye-bye Lo up aje tuh novel nya Lo πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’


nov jie: Astoge gini amat dah klo punya sodare yg Lo gw end dah😣😣😣


nov jie:yaodah deh bye-bye 😌😌😌


_


_


_


_


JANGAN LUPA LIKE KOMEN RATE DAN VOTE SEIKLAS NYA SAJA DAN JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK JUGA πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰OH IYA JUGA,, MOHON MASUKKAN NYA JUGA JIKA DALAM PENULISAN NYA ADA YANG SALAH


_


_

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA SEMUA NYA πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_2