PENDEKAR SERIBU PEDANG

PENDEKAR SERIBU PEDANG
Cha 79 PERTEMUAN DENGAN PANGERAN WANG LI


__ADS_3

Sudah berhari-hari Xiao Jie dan Xi Xia Ling menelusuri lembah itu,kini mereka berdua sudah berada di luar lembah itu kini terlihat lah luasnya lembah,jalan menuju ke sebuah desa,dan juga banyak para pendekar yang lewat,tidak hanya para pendekar saja akan tetapi banyak juga para pedagang yang melewati jalan itu,Xiao Jie dan Xi Xia Ling merasa sangat aneh darimana para pendekar dan para pedagang itu datang.??sedangkan di lembah itu hanya ada mereka berdua saja,Xiao Jie yang tidak ingin berpikir panjang lebar memilih untuk bertanya kepada para pedagang itu.


"Permisi tuan"


Ucap Xiao Jie


"Iya,ada apa.??"


Jawab pedagang itu dan bertanya


"Saya mau bertanya,tuan datang dari mana dan mau kemana tuan.??"


Tanya Xiao Jie


"Oohhh,kami dari desa sebelah dan ingin berdagang ke desa Ming hoa"


Jawab pedagang itu


"Oohh begitu,terimakasih tuan,saya permisi dulu"


Jawab Xiao Jie dan berpamitan


"Sama-sama pendekar muda"


Jawab pedagang itu


Setelah mendapat informasi Xiao Jie pergi ke arah Xi Xia Ling,tentu saja Xiao Jie ingin mengatakan sesuatu kepada Xi Xia Ling.


"Nona Xi,di arah barat daya itu adalah desa Ming hoa,nona Xi bisa pergi ke sana untuk melanjutkan perjalanan nona"


Ucap Xiao Jie sambil menunjuk ke arah barat daya.


Xi Xia Ling merasa tidak senang dengan perkataan Xiao Jie,akan tetapi Xi Xia Ling ingat dengan kata-kata yang dirinya sendiri katakan waktu itu,bahwa dirinya hanya mengikuti Xiao Jie sampai perbatasan lembah itu.


"Baiklah...Lalu kau mau kemana.??"


Tanya Xi Xia Ling


"Aku akan pergi ke desa sebelah,sebelum ke desa Ming hoa"


Jawab Xiao Jie sambil menunjuk ke arah tujuan nya.


"Jika begitu aku ikut dengan mu terlebih dahulu,sebenar nya aku juga punya urusan di desa sebelah"

__ADS_1


Jawab Xi Xia Ling yang tidak ingin jauh-jauh dari Xiao Jie


"Jadi lebih baik bersama-sama saja bukan"


Lanjut Xi Xia Ling


"Hmm...Terserah nona Xi saja,lagian juga nona Xi punya kaki sendiri untuk berjalan"


Jawab Xiao Jie dengan sedikit dingin,tentu saja Xiao Jie tau,kalau Xi Xia Ling hanya membuat alasan agar dirinya bisa ikut.


Setelah itu mereka berdua pergi ke desa sebelah,ya tidak dapat Xiao Jie bayangkan,jika ingin ke desa sebelah maka mereka harus menyeberangi sungai,dan menaiki sebuah kapal,di sana sudah banyak kapal yang berjejer rapi siap mengantar para penumpang yang ingin menyeberang,yang ingin ke hilir desa maupun desa yang lain.


"Aaaahhhhh....Tolong"


Teriak seorang gadis,dari anak seorang pedagang kaya,dari desa sebelah.


"Tolong tuan tolong tuan,lepaskan putri saya,tuan boleh mengambil semua harta saya,tapi tolong tuan lepaskan putri saya"


Pinta pedagang itu,yang lebih memilih kehilangan harta kekayaan nya,daripada kehilangan putri nya itu.


"Chuuuuiiiihhhh...Jagan kau harap pak tua bangka"


Jawab pendekar yang sekaligus perampok di perairan itu,sambil menendang bagian dada pedagang itu.


Pedagang itu yang mendapat tendangan terlempar cukup jauh sampai mengenai beberapa barang dan hancur,pedagang itu juga sampai muntah darah terkena tendagan pendekar sekaligus perampok itu.


Ucap pedagang itu dengan terbata-bata


"Hahahahaha...Kau pikir aku bodoh haahh,mana mungkin aku akan melepaskan gadis ini begitu juga dengan harta mu,hahahaha"


Jawab perampok itu,dengan sangat sombongnya


Sedangkan yang lain hanya menjadi penonton saja,bagaimana tidak mereka sudah tau tentang perampok yang sekaligus pendekar itu,tidak lain adalah Huo Ji,...Huo Ji adalah perampok di sungai itu Huo Ji yang dulu adalah seorang jendral dari sebuah kerajaan Ming dia yang waktu itu akan di hukum gantung karena ulah nya yang meniduri selir dari raja Ming,akan tetapi sebelum esok hari nya di mana dia harus di gantung di alun-alun kota Ming,Huo Ji sudah melarikan diri dari kerajaan Ming,sedangkan raja Ming yang mengetahui bahwa Huo Ji sudah melarikan diri raja Ming pun langsung menurunkan titah bahwa Huo Ji menjadi buronan kerajaan Ming.


Dan bagi siapa saja yang mampu melawan Huo Ji dan membunuhnya,dia akan mendapatkan seribu keping emas sebagai hadiah atau imbalan karena jasanya telah membunuh Huo Ji,seorang buronan dari kerajaan Ming,selama 5 tahun banyak para jagoan dari kerajaan Ming yang ikut serta dalam kompetisi itu,akan tetapi bukan Huo Ji yang terbunuh melainkan para pendekar itu yang terbunuh dengan sangat sadis nya,Huo Ji yang dikenal sebagai perampok bringas kejam tak memiliki ampun,itu yang membuat banyak orang yang tidak berani melawan nya.


"Heeeiiiiiii kau Huo Ji,jagan hanya berani melawan orang yang lemah saja,cari lah lawan yang sesuai dengan mu Huo Ji"


Teriak salah seorang pendekar,yang tidak tahan melihat sikap sombong dari Huo Ji,bagaimana tidak,selama ini tidak ada yang berani melawan Huo Ji.


"Kau tidak usah ikut campur,jika kau tidak ingin mati sia-sia"


Jawab Huo Ji dengan sangat sombongnya

__ADS_1


"Kau terlalu sombong Huo Ji,aku akui kalau aku memang tidak mampu melawan mu,tapi jagan kau pikir kalau kau tidak terkalahkan"


Ucap pendekar itu,walaupun dia sangat tau bahwa dirinya tidak akan bisa menang melawan Huo Ji.


"Hahahaha...Kau cukup bernyali besar,hmm....Siapa namamu pendekar muda.??"


Jawab Huo Ji dengan tertawa dan bertanya.


"Aku hanya orang biasa,dan nama ku adalah Wang Li"


Jawab pendekar muda itu,dengan memperkenalkan diri.


"Hahahahaha....Tuan muda Wang Li dari keluarga Wang,bukan kah ayah mu bernama raja Wang Lee.??"


Jawab Huo Ji dengan tertawa lepas,dan bertanya.


"Anda benar tuan Huo Ji"


Jawab Wang Li


"Huuuuuu... Cuiiihhh,kalian keluarga Wang sangat suka ikut campur"


Jawab Huo Ji sambil meludah


"Kau sebaiknya mati saja"


Lanjut Huo Ji dan berlalu berlari ke arah Wang Li dan tiba-tiba saja langsung menyerang Wang Li.


Wang Li yang mendapat serangan tiba-tiba dari Huo Ji dirinya sangat kewalahan menghadapi mantan jendral kerajaan Ming itu,pantas saja banyak dari para pendekar yang tidak ingin berurusan dengan Huo Ji,karena setiap pukulan yang Huo Ji berikan sangat mematikan,karena Huo Ji selalu menyelimuti tangan nya dengan tenaga dalam,dan itulah yang membuat Huo Ji bisa melawan para pendekar itu,Wang Li sangat berhati-hati,karena Huo Ji sangat menginginkan dirinya mati.


_


_


_


_


_


_


_

__ADS_1


_


_


__ADS_2