
**Xia Meng yang merasa bersalah karena tidak bisa membantu Xiao Jie dia pun sangat khawatir dengan keadaan Xiao Jie,Dia takut kalau Xiao Jie sampai terluka
"Hei...Xia Meng kau seharusnya bertanya kepada ku,Kalau soal baik-baik saja atau tidak,..!"Timpal Ming Jie yang merasa kesal dengan ucapan dari Xia Meng
"Huuuuu....Kau pantas menerima semuanya,.!"Jawab Xia Meng dengan kesal
"Sudah-sudah...Aku ingin mendengar semua cerita mengenai kedua orang tua ku,.!"Timpal Xiao Jie mengingatkan Xia Meng dan Ming Jie
"Oh..Maaf kan kami tuan muda Xiao,.!"Jawab Xia Meng dan Ming Jie serempak
"Ya sudah lanjutkan cerita mu tadi,.!"Lanjut Xiao Jie mengingatkan Ming Jie
"Baik tuan muda Xiao,.!"Jawab Ming Jie
Setelah mengiyakan permintaan dari Xiao Jie,!Ming Jie pun langsung menceritakan semua yang dia ketahui dari ayahnya dia pun tidak menutup-nutupi apa saja yang dia ketahui dari ayahnya
Setelah mendengar cerita dari Ming Jie,!Xiao Jie pun tidak bertanya lagi,dia hanya tersenyum kecut mendengar semua yang Ming Jie ceritakan,Dia tidak menyangka bahwa salah satu dari kedua orang tuanya masih hidup.
Walau tidak pernah sekalipun menggunjing Xiao Jie,Dia paham dengan apa yang terjadi kepada kedua orang tuanya,.Tentu saja orang tuanya tidak ingin jika anggota keluarga Xiao mengetahui bahwa dirinya masih hidup jika tidak maka Xiao Jie lah yang akan mendapatkan himbasnya dari anggota keluarga Xiao.
"Dan juga di antara kedua orang tua mu yang masih hidup adalah,...!"Ucap Ming Jie yang sempat terhenti sejenak
"Adalah siapa... Jawab Ming Jie,.?"Tanya Xiao Jie yang merasa penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Ming Jie
"Dia adalah ayah mu, Jie'Er,.!"Jawab Ming Jie yang melihat Xiao Jie begitu ingin mengetahui siapa orang tuanya yang masih hidup
"Dan ayah mu juga berada di kerajaan Ming Utara ini,.!"Lanjut Ming Jie dan mengahiri ceritanya
"Sungguh....Ayahku masih hidup,.?"Tanya Xiao Jie yang merasa tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Ming Jie bahwa ayah nya lah yang masih hidup dan juga sedang berada di kerajaan Ming Utara
"Iya tuan muda Xiao,.!"Jawab Ming Jie singkat
"Baiklah kalau begitu,.!Dan juga desa ini desa apa namanya,.?"Tanya Xiao Jie yang sedari awal dia datang ke desa itu dia tidak tahu apa nama desa itu
__ADS_1
"Desa ini bernama desa** Mohosan tuan muda Xiao,.!"Jawab Xia Meng dan Ming Jie serempak
Desa Mohosan terkenal sebagai desa paling ramah di kerajaan Ming Utara ini,, Karena seluruh para penduduk desa Mohosan mereka selalu menyambut dan menyapa para pendekar dan juga para pedagang yang singgah di desa tersebut,, Sampai suatu hari desa tersebut kedatangan para pendekar yang menyebabkan kerusuhan di desa tersebut,Tapi sekarang desa tersebut sudah kembali seperti semula dan beraktifitas seperti biasa nya.
Mereka juga tidak lupa untuk saling tolong menolong dalam membantu yang membutuhkan, Karena kejadian yang lalu banyak bangunan rumah para penduduk yang hancur dan juga harta benda mereka semua sudah tidak mereka miliki lagi.
Kini mereka semua sangat senang karena desa Mohosan tempat tinggal mereka sudah kembali seperti sedia kala, Walaupun banyak bangunan rumah yang hancur tetapi mereka tidak peduli, Karena menurut mereka hal yang paling penting adalah desa Mohosan sudah kembali seperti sedia kala karena desa Mohosan adalah tempat dimana mereka semua hidup dan berkerja begitu juga dengan dimana mereka merasa senang,Susah bersama
"Tuan muda,...!"Panggil salah seorang penduduk desa
"Tuan muda terimakasih atas semua bantuan dari tuan muda,.!"Lanjut dia lagi
"Iya tuan muda terimakasih atas bantuannya jika tuan muda tidak membantu desa kami...Kami tidak tahu jadi apa desa ini,.!"Timpal yang lainnya
Para penduduk desa Mohosan secara bergiliran berterimakasih kepada Xiao Jie yang telah membatu mereka menghadapi sekte Tengkorak hitam,, Mereka semua tidak percaya jika desa Mohosan bisa selamat dari bencana maut yang sedang berlangsung mereka pun tidak ingin berhenti sejenak untuk berterimakasih kepada Xiao Jie yang sudah mereka anggap sebagai pahlawan desa Mohosan,, Tidak sampai disitu saja para penduduk desa Mohosan pun langsung bergegas menyiapkan acara untuk Xiao Jie yang telah membatu mereka menghadapi sekte Tengkorak hitam
Setelah selesai mengikuti acara yang digelar oleh para penduduk desa Mohosan Xiao Jie pun pergi untuk beristirahat sejenak,, Karena dia ingin bergegas pergi untuk mencari ayahnya di esok hari.'Belum begitu lama Xiao Jie beristirahat terdengar suara ketukan pintu.
"Siapa,..?"Tanya Xiao Jie dengan dingin karena merasa terganggu dengan kehadiran seseorang yang sudah mengganggu waktu istirahatnya
"Ada apa kau kemari,..?"Tanya Xiao Jie dengan dingin dan malas
"Bolehkah saya masuk tuan muda Xiao,.?Saya ingin mengatakan sesuatu kepada tuan muda Xiao mengenai masalah yang saya lakukan tempo hari,.!"Jawab Chang Yue yang mendengar perkataan dari Xiao Jie yang begitu dingin dan malas untuk menemui dirinya
"Sudahlah... Besok pagi saja kau mengatakan nya,, Sekarang aku sangat lelah dan ingin beristirahat sejenak,.!"Jawab Xiao Jie yang memang masih jengkel dan dongkol karena ulah Chang Yue tempo hari
"Baiklah tuan muda Xiao,.!"Jawab Chang Yue yang tidak berani membantah ucapan dari Xiao Jie dia tidak berani lagi menggulang kesalahan yang sama dengan tempo hari yang membuat Xiao Jie sangat jengkel dan dongkol karena ulah dirinya
Setelah mendengar perkataan dari Chang Yue Xiao Jie pun langsung pergi untuk beristirahat sejenak,,Dia sangat lelah dalam beberapa hari terakhir dia tidak beristirahat dengan cukup,Kini dia hanya ingin beristirahat sejenak tanpa ada yang menggangu waktu istirahatnya..
Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat hari pun sudah mulai pagi dan suara para penduduk desa Mohosan yang sedang melakukan aktivitas yang di mulai dari petang hari sebelum hari benar-benar pagi pun terdengar begitu jelas.
Yang membuat Xiao Jie terbangun dari tidurnya, Dia begitu lelap tertidur dan tidak terasa hari sudah mulai pagi dia pun bergegas pergi untuk membersihkan diri dan bersiap-siap untuk pergi dari desa Mohosan,, Setelah selesai membersihkan diri dia pun pergi meninggalkan kamarnya dan memesan makanan untuk santapan pagi sebelum dia pergi meninggalkan desa Mohosan.
__ADS_1
Setelah Xiao Jie sampai di ruang bawah penginapan dia pun bertemu dengan empat saudara Chang,Xia Meng dan Ming Jie mereka semua pun langsung bergegas menuju sebuah meja dan memesan makanan, Untuk santapan pagi mereka
"Tuan muda pagi sekali tuan muda bagun,,Apa tuan muda tidak tidur dengan nyenyak semalam,.?"Tanya Xia Meng yang mengira Xiao Jie tidak tidur dengan nyenyak melihat Xiao Jie yang Bagun begitu pagi
"Tidak paman Xia,,Aku tidur sangat nyenyak bahkan aku tidak sadar kalau hari sudah pagi,."Jawab Xiao Jie
"Oh..Bagus jika kau tidur dengan nyenyak Jie'Er,.!Ujar Xia Meng
"Tuan muda apa hari ini tuan muda akan pergi mencari ayah tuan muda,.?"Tanya Ming Jie yang sedari tadi pagi sudah bersiap-siap untuk pergi bersama Xiao Jie
"Iya...Aku akan pergi setelah kita menyantap hidangan yang akan kita pesan,."Jawab Xiao Jie yang membuat mereka sadar belum memesan makanan apapun
"Oh...Aku sampai lupa untuk memesan makanan,.!"Jawab Xia Meng yang merasa bersalah belum memesan makanan sedari tadi
Tidak lama kemudian mereka pun memesan makanan yang mereka inginkan dan tidak lupa juga Xiao Jie memesan arak terbaik di penginapan itu,Tidak lama kemudian seorang pelayan datang menghampiri mereka dan menanyakan apa saja yang mereka inginkan
Setelah pelayan itu pergi untuk mempersiapkan makanan dan juga arak Xiao Jie pun langsung bertanya kepada Xia Meng dan Ming Jie
"Paman Xia apakah paman Xia akan pergi juga dari desa ini,.?"Tanya Xiao Jie yang melihat Xia Meng sudah siap untuk pergi
"Iya Jie'Er,.!"Jawab Xia Meng singkat
"Paman Xia mau pergi kemana,.?Dan kenapa paman Xia pergi dari desa ini,.?"Tanya Xiao Jie yang merasa heran melihat Xia Ming ingin meninggalkan desa Mohosan
"Paman akan pergi kemana kau juga pergi Jie'Er,, Paman akan selalu mengikuti kemana pun kau pergi Jie'Er,.!"Jawab Xia Meng yang membuat Xiao Jie terdiam sejenak
"Kenapa paman Xia ingin ikut pergi bersama ku,.?"Tanya Xiao Jie yang penasaran dengan apa yang membuat Xia Meng ingin pergi mengikuti dirinya
"Paman tidak punya alasan untuk tidak pergi dari desa ini,,Dan paman juga tidak punya alasan untuk pergi bersama dengan mu Jie'Er"Yang paman tahu bahwa paman hanya akan pergi mengikuti dirimu Jie'Er,.!"Jawab Xia Meng yang membuat mereka semua yang mendengar menjadi terdiam sejenak
"Baiklah kalau itu yang paman Xia ingin kan,Paman boleh pergi bersama dengan ku,."Jawab Xiao Jie yang merasa senang dengan kehadiran Xia Meng yang ingin pergi bersama dengan dirinya
Tidak lama kemudian santapan yang mereka pesan pun sudah datang dan juga arak yang Xiao Jie pesan mereka pun langsung menyantap hidangan yang disajikan dengan sangat rapi di atas meja, Tidak butuh waktu lama bagi mereka semua untuk menghabiskan santapan yang ada di atas meja,Kini mereka semua sudah cukup untuk mengisi perut kosong mereka'Sekarang mereka semua sudah siap untuk pergi dari desa Mohosan dan mencari ayah Xiao Jie di kerajaan Ming Utara ini
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama mereka pun bergegas pergi dari desa Mohosan kini mereka sudah cukup jauh dari desa Mohosan dan pergi menuju sebuah kota yang cukup besar dan sangat dekat dengan kerajaan Ming Utara, Mereka semua tidak berhenti sejenak pun sedari mereka meninggalkan desa Mohosan karena mereka bergegas menuju ke kota yang terletak sekitar 4 jam perjalanan dari desa Mohosan
JANGAN LUPA LIKE KOMEN RATE DAN VOTE NYA JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK JUGA KAKAK SEMUA NYA 🙏🙏🙏 TERIMAKASIH BAGI YANG SUDAH MAMPIR AUTHOR JUGA AKAN MAMPIR BALIK KE KARYA PARA AUTHOR JUGA 🙏🙏🙏