Penerus MahaKaisar Dewa Sang Kaisar Immortal Agung

Penerus MahaKaisar Dewa Sang Kaisar Immortal Agung
Satu Titik Pengubah Segalanya


__ADS_3

Gelap sekali....dimana aku? kenapa disini dingin sekali?....Ayah...Ibu....aku sangat ketakutan!


Itulah tangisanku yang mungkin tak akan terdengar walaupun hanya dalam jarak 1 cm, aku tak bisa merasakan apa-apa semua gelap dingin dan sunyi, yang kudengar hanya rasa dingin dan rasa kesepian.


Aku tak tahu aku ada dimana? sampai aku secara samar-samar mendengar suara teriakan wanita yang memanggil namaku berkali-kali.


“ Raizel...Raizel... kumohon bertahanlah! ”


Aku tidak ingat! aku tidak tahu siapa? dan apa yang sebenarnya terjadi? apa ini yang disebut kematian? yah Sepertinya benar sebentar lagi aku akan mati!


“ Hai anak muda maukah kau menjadi penerusku? ”


Suara siapa itu?


“ Aku adalah seorang Mahadewa. Aku adalah penguasa alam Kaisar Immortal agung. ”


Mahadewa? Penguasa alam Kaisar Immortal agung? sebenarnya apa yang----


ARRGGHHHH!!!!!


Aku berteriak sangat keras karena tiba-tiba aku merasakan tubuhku seperti dicabik-cabik, organku seperti di seperti mendidih darahku seperti diserap.


Rasanya sangat sakit! kenapa ini?! entah berapa lama aku berteriak seperti tadi tapi aku mulai merasa nyaman, tubuhku terasa sangat ringan pikiranku yang semulanya kosong seketika jernih seperti sebuah embun air.


Aku mulai mengantuk dan akhirnya tertidur dan saat aku membuka mata aku akan memengangi takdir seluruh alam.


***


Di rumah sakit tempat di sebuah kota di negara Jepang, seorang wanita berambut putih keperakan dengan sedikit keungu-unguan sedang memengangi tangan seorang pemuda berusia 16 tahun.


Dia terlihat sangat cemas, sampai datang seorang wanita berusia 24 tahun datang dan menanyakan kabar tentang pemuda itu.

__ADS_1


“ Bagaimana keadaan Raizel? ” kata wanita itu dengan wajah dingin namun di dalam lubuk hatinya terdalam dia sangat khawatir dengan keadaannya pemuda yang ada di depannya itu.


Wanita itu hanya menggelengkan kepalanya sambil menaikkan kedua alisnya.


Wanita yang ada di belakangnya hanya menghela nafas berat, dia seperti terkena tekanan seberat berton-ton.


Sampai detak jantung pemuda itu secara tiba-tiba mendadak menurun! Mereka berdua panik sampai akhirnya mereka meneriaki dokter.


DOKTER! DOKTER!


Para perawat dan dokter datang berbondong-bondong saat mendengar teriakan wanita itu, mereka membawa alat-alat medis lainnya. Mereka dengan sigap langsung melakukan berbagai cara untuk bisa menstabilkan detak jantung pemuda itu.


Kedua wanita tadi dengan tubuh gemetar berusaha untuk tetap bersikap tenang namun kekhawatiran mereka terlalu besar sampai mereka tak bisa menahan air mata.


Sampai para dokter keluar dari tempat bangsal pemuda tadi dengan wajah yang lega, dia berusaha menenangkan kedua wanita itu.


“ Tolong kalian berdua tenang! pasien sekarang ini dalam keadaan stabil, hanya saja pasien saat ini hanya perlu beristirahat untuk beberapa hari. ” Kata dokter.


Setelah dokter dan para perawat undur diri, kedua wanita itu langsung masuk dan menciumi kening pemuda itu.


Sedangkan salah satu wanita disana sedang memengangi sebuah telepon dan dengan air mata yang tak bisa di bendung.


Sedangkan kedua wanita itu bernama Nayla dan Sakura.


Sedangkan pemuda tampan yang terbaring di kasur itu bernama Raizel Kawasaki.


**


Di sebuah gedung pencakar langit seorang wanita berambut ungu sedikit gelap sedang merenung menatap langit.


Dia seperti sedang menyesali sesuatu dengan tatapan kosong dan pikiran yang melayang kemana-mana.

__ADS_1


“ Apa dia mau memaafkanku? ” Gumam wanita itu.


Tok..


Tok..


Tok..


“ Masuk. ”


Setelah mengatakan itu seorang wanita berkacamata masuk dengan tumpukan buku-buku yang menjulang tinggi masuk dan langsung mengerutkan keningnya saat melihat wanita itu sedang melamun.


BRAK!


Hentakan keras buku itu membuat wanita yang sedang melamun itu kaget, dia menoleh dan melihat wanita berkacamata yang baru saja masuk menatapnya dengan tatapan kesal sekaligus marah.


“ Direktur mau sampai kapan anda terus menunda rapat?! para direktur-direktur yang lainnya saat ini sedang menunggu anda! terlebih lagi anda juga tidak menyelesaikan tugas-tugas yang seharusnya sudah selsai kemarin! ” Hardik wanita berkacamata itu dengan urat syaraf yang terlihat di pelipis pipinya.


Wanita itu terkejut dan sekaligus merasa sedikit takut dengan wanita berkacamata itu.


“ Sha...Shakira tenanglah...saat ini aku sedang memikirkan adikku makanya aku tidak datang ke rapat. ” Kata wanita itu yang bernama Stella.


Gadis berkacamata yang bernama Shakira itu menghembuskan nafas panjang, sebelum dia kembali melirik ke arah Stella dengan pandangan setajam elang.


“ Aku akan bilang pada direktur-direktur yang lainnya kalau anda saat ini sedang tidak ingin diganggu. Tetapi...ini adalah yang terakhir kalinya aku membela anda direktur jika anda kembali tidak melakukan tugas-tugas anda...maka aku akan bocorkan semuanya. Camkan itu! ”


Shakira pun pergi dan menutup pintu. Setelah merasakan bahwa keadaan telah stabil maka Stella kembali menatap langit.


“ Semoga dia baik-baik saja. ”


**

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote 🙏😘😊😍🤗


__ADS_2