Penerus MahaKaisar Dewa Sang Kaisar Immortal Agung

Penerus MahaKaisar Dewa Sang Kaisar Immortal Agung
Misteri Gudang Sekolah


__ADS_3

Raizel Alex dan Kamimaru berjalan ke arah asrama laki-laki, beberapa penjaga sekolah yang melihat tampang Raizel hanya mendoakan kalau Raizel selamat dari siksaan para gadis yang sangat membenci pria tampan.


Raizel yang mendengar perkataan mereka hanya memasang muka datar seolah ia tidak mendengarkan apapun.


Setelah mereka bertiga sampai di asrama laki-laki, Raizel berpisah dengan kedua orang itu karena asrama mereka berada cukup jauh.


Raizel masuk dan melihat desain kamar yang simpel tapi modern.



Raizel pun membereskan semua barang-barangnya dan membersihkan kamar yang sudah cukup lama tidak di tempati.


Setelah selesai Raizel pun duduk dan menyeka keringat yang keluar karena saat itu cuaca panas. Setelah itu dia duduk sambil bersila dia menghembuskan nafas panjang dan menutup mata.


Baru beberapa menit Raizel menutup mata, tiba-tiba sebuah cahaya berwarna biru mengelilingi tubuh Raizel.


Ditambah suhu di asrama milik Raizel turun seketika.


10 Menit Raizel menutup matanya, diapun membuka matanya dan merenggangkan otot-ototnya dan segera menuju ke kamar mandi.


Selesai mandi dia hanya memakai sebuah kaos putih dan celana pendek kembali duduk bersila namun belum 10 detik dia duduk bersila. Raizel mendengar suara ketukan pintu.


“ Masuk. ”


Pintu asrama Raizel terbuka dan memperlihatkan dua pria yang sedang tersenyum pada Raizel.


Mereka tak lain adalah Alex dan Kamimaru.

__ADS_1


Mereka langsung mengerutkan keningnya saat melihat Raizel yang sedang duduk bersila.


“ Raizel apa yang kau lakukan? ” Tanya Alex.


Raizel membuka salah satu matanya dan sedikit terkejut saat melihat kedua teman barunya itu bertanya tentang apa yang ia lakukan.


“ Tidak. Aku hanya sedang berolahraga. ” Jawab Raizel mengelak. Tentu saja ia tidak mungkin memberitahukan kebenaran bahwa ia adalah seorang Mahadewa.


Alex dan Kamimaru hanya mengangguk dan berjalan mendekati Raizel.


“ Ohya Raizel bagaimana kalau kita pergi ke cafe? ” Kata Alex sambil duduk di kursi samping tempat tidur Raizel.


Raizel menjawabnya hanya sebuah anggukan kepala.


Mendengar hal tersebut membuat Alex sangat bahagia dan ingin memeluk Raizel. Raizel hanya menatap dingin kearah Alex dan seketika Alex membeku.


Kamimaru hanya tertawa kecil saat melihat Alex yang langsung berhenti saat mendapat tatapan dingin dari Raizel.


Mereka bertiga pun berangkat ke suatu Cafe, hari ini adalah hari minggu jadi mereka menggunakan hari libur ini untuk bersantai-santai sebelum memulai kehidupan di sekolah horor ini.


Tak ada pembicaraan di antara mereka bertiga sampai Alex tiba-tiba membuka mulut dan membuat Raizel ingat tentang suatu hal.


“ Ohya Raizel Kamimaru..Apa kalian sudah tahu kalau Sekolah yang elit ini memiliki sebuah misteri yang sangat menakutkan? ” Kata Alex sambil tersenyum aneh.


Mereka berdua hanya menggelengkan kepalanya.


Alex pun mulai bercerita tentang gudang sekolah yang dirumorkan banyak sekali meminta tumbal.

__ADS_1


Setiap bulan purnama gudang itu akan mengeluarkan suara yang sangat memilukan. Seperti suara tangisan, suara teriakan dan suara kesakitan yang berasal dari gudang itu.


Sebenarnya para murid ingin memastikan apa yang sebenarnya ada di dalam gudang tersebut, namun anggota OSIS selama 24 jam selalu menjaga area itu agar tidak di datangi oleh para siswi yang penasaran dengan suara misterius itu.


Para anggota OSIS secara diam-diam juga sebenarnya ikut penasaran dengan apa yang ada di dalam gudang itu, sampai salah satu diantara anggota OSIS yang secara tak sengaja mendengar perbincangan kepala sekolah yang bernama Liliana dengan seseorang yang bernada serak dan tinggi menghilang hingga saat ini belum ditemukan.


Bahkan setelah menghilangnya anggota OSIS itu juga sering sekali mendapatkan teror yang mengerikan yang dialami oleh keluarga anggota OSIS itu.


Kepala sekolah hanya bisa diam dalam mendengar banyak sekali keluhan dari orang-orang yang dekat dengan anggota OSIS yang hilang itu, sampai ketua OSIS pun akhirnya meminta polisi untuk mencari siapa pelaku di balik semua ini.


Namun bertahun-tahun lamanya mereka mencari dalang itu, tapi hasilnya nihil. Tentu saja mereka tak akan menemukannya karena sang pelaku selalu bersembunyi dan mengintai dari kegelapan.


**


Raizel yang mendengar cerita itu hanya diam tanpa mengeluarkan suara sepatah katapun.


Tapi di dalan lubuk hatinya terdalam dia merasa bahwa pelaku dari semua dalang ini tak akan mudah ditangkap.


Sampai akhirnya mereka sampai di Cafe itu dan masuk ke dalam.


Mereka duduk di samping jendela, mereka pun memesan tiga kopi susu dan makanan yang ringan.


“ Alex? ”


“ Hmm..”


“ Darimana kau mendapatkan berita itu? ” Kata Raizel sambil menikmati kopi susunya.

__ADS_1


“ Hmm...aku tidak tahu..yang pasti beberapa waktu yang lalu tiba-tiba seorang kakek bertudung mendekatiku dan mengatakan bahwa di gudang sekolah Hazarami ada sebuah misteri. ” Kata Alex sambil mengangkat bahunya.


“ Kakek tua? ” Gumam Raizel.


__ADS_2