
Di sekolah Hazarami tepat di asrama laki-laki, seorang pemuda berambut putih ke-emasan-emasan secara tiba-tiba muncul di tengah keheningan kamar itu.
Laki-laki itu mengeluarkan semacam gulungan kertas yang sudah terlihat usang dan penuh dengan debu.
Pemuda itu adalah Raizel Kawasaki.
Raizel meletakkan gulungan kuno itu tempat kasur tidurnya dan langsung membuka baju serta seluruh pakaiannya.
Dia bergegas pergi ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang berkeringat.
SRAASSHHH...
Suara air dari shower membuat kamar Raizel yang awalnya hening berubah seketika menjadi sedikit ramai.
Di kamar mandi Raizel masih memikirkan tentang perkataan Yushiki.
Ia melamun sampai entah berapa lama, dia akhirnya tersadar dan segera keluar dari kamar mandi.
Dia sedikit terkejut saat melihat sebuah bungkusan berwarna biru tergeletak di meja Raizel. Dia segera menghampiri Bento itu dan melihat berbagai makanan yang mengiurkan tersaji disana.
Ditambah ia mengetahui bahwa makanan itu masih hangat, ia menduga kalau ada yang masuk ke kamarnya secara diam-diam saat dia sedang mandi.
Namun saat dia memeriksa lebih teliti di Bento itu, Raizel bisa merasakan bahwa masakan itu adalah buatan kakaknya.
Raizel hanya menggelengkan kepalanya dan memperlihatkan sedikit senyuman yang sangat menawan.
Diapun memakannya dengan sangat lahap setelah selesai ia membersihkannya dan langsung berbaring di kasurnya itu tanpa menyadari ada sesosok wanita berambut ungu gelap panjang sedang tersenyum saat melihat Raizel.
“ Kau benar-benar tak pernah berubah dari dulu ya~ Kucing kecil. ”
__ADS_1
**
Mentari telah menunjukkan ia kembali, cahaya jingganya terlihat sangat jelas.
Di asrama laki-laki Raizel bangun sambil mengucek-ngucek matanya yang masih lengket, dia akhirnya bangun dengan nyawa yang masih melayang entah kemana.
Dia segera pergi ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya dan kamarnya yang sedikit berantakan. Usai makan dan berbenah, Raizel segera memakai seragam sekolah dan membawa lima buku dan langsung memasukkan ke dalam tas.
Semua telah selesai Raizel pergi ke luar namun segera berhenti saat teringat Alex dan Kamimaru. Dia segera pergi ke asrama milik mereka berdua yang letaknya berada di tengah-tengah lorong.
Saat Raizel menginjakkan kakinya di lorong yang cukup gelap itu, dia merasakan hawa yang familiar baginya namun secara samar-samar.
Tanpa mempedulikan hawa itu, ia segera menuju ke asrama Alex dan Kamimaru. Raizel mengetuk-ngetuk pintu sampai terdengar suara terbukanya pintu.
“ Raizel sedang apa kau disini? ”
Kegiatan Raizel terhenti karena sebuah suara membuatnya sedikit kaget, dia menoleh dan melihat pria berambut cokelat sedang membopong sebuah tas selempang ( Kayak tas buat anak-anak SMA di Jepang).
Kamimaru hanya membentuk mulutnya dengan bentuk O, dia segera mendobrak pintu dengan sangat keras sampai-sampai penghuni kamar itu terjatuh dan berteriak dengan sangat keras.
“ Kamimaru dasar kau brengsek!!! Mimpi indahku jadi hancur gara-gara kau tahu!! ” Teriak penghuni kamar itu dengan urat syaraf yang terlihat dimana-mana. Sedangkan Raizel hanya diam membeku saat melihat tindakan Kamimaru yang membuatnya sedikit terkejut karena tampak Kamimaru yang halus namun memiliki sifat yang lain.
Seperti kepribadian ganda saja! pikir Raizel.
“ Tuan muda Alex saat ini adalah hari pertama kita bertiga, kalau kau sampai terlambat aku dan Raizel tidak akan membantumu. ” Ucap Kamimaru sambil tersenyum hangat namun bersifat sadis.
Alex bergidik ngeri saat melihat " Fake Smile " Kamimaru.
“ Ba-Baik! ”
__ADS_1
Alex bergegas menyiapkan segalanya, mulai mandi makan mempersiapkan peralatan sekolah dan memakai seragam sekolah dan langsung keluar dari asramanya.
**
Raizel Kamimaru dan Alex berjalan keluar dari lorong yang cukup gelap walaupun sudah pagi.
Alex yang melihat Raizel yang selalu melihat ke belakang merasa aneh dan akhirnya bertanya padanya.
“ Raizel kenapa kau selalu melihat kesana? ” Ucap Alex sambil mengunyah roti dengan selai nanas.
“ Alex apa kau selalu merasa ada yang mengawasi kalian saat kalian melewati lorong ini? ” Ucap Raizel tanpa menggubris pertanyaan Alex.
“ Hem...Kalau tidak salah beberapa hari yang lalu memang sih kami merasakan bahwa ada yang mengikuti kami. Tapi saat itu hanya terlalu lelah, jadi mungkin saja kami hanya berhalusinasi. ” Jawab Kamimaru.
Raizel tak menjawab dia masih melihat ke belakang dengan sedikit was-was.
“ Ternyata kepala sekolah ini memiliki banyak sekali rahasianya. ”
**
Raizel dan kedua temannya sudah berada di ruang guru, Kamimaru masuk lebih awal ketimbang Raizel dan Alex.
Kamimaru mendatangi seorang wanita berambut diikat kuda kebelakang sampai menyentuh bo****
memiliki mata biru langit dan pandangan dingin membuatnya semakin menarik perhatian.
“ Akira-sensei kami adalah tiga siswa yang di sebut oleh kepala sekolah Liliana. " Ucap Kamimaru.
Perempuan berusia 27 tahun yang bernama Akira itu menoleh dan kaget saat melihat Raizel sedang mengunyah permen karet. Tapi di dalam pikirannya Raizel juga terkejut saat melihat Akira.
__ADS_1
Akira sebenarnya adalah Ratu Neraka yang sedang menyamar sebagai seorang guru untuk mencari adiknya yang hilang setelah perang besar di dimensi Kultivator. Nama asli Akira adalah Nishiyama.
**